Konten dari Pengguna

Hujan Terlama di Dunia yang Pernah Terjadi, Ini Lokasinya

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hujan. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hujan. Foto: Unsplash

Hujan bisa berlangsung dengan durasi yang bervariasi tergantung pada iklim dan kondisi geografis suatu wilayah. Bagi sebagian orang, hujan selama beberapa hari saja sudah terasa mengganggu. Namun, rupanya di beberapa tempat pernah mengalami hujan terlama di dunia. Hujan turun tanpa henti selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Artikel di bawah ini akan membahas tentang di mana saja hujan terlama pernah terjadi menurut laporan dari laman The Weather Channel dan World Meteorological Organization (WMO).

Daftar isi

1. Pedesaan Maunawili di Pulau Maui, Hawaii

Hawaii dikenal sebagai wilayah yang memiliki curah hujan tinggi. Salah satu lokasi dengan hujan terlama tercatat di pedesaan Maunawili, Pulau Maui. Pada tahun 1939–1940, hujan di Maunawili tercatat turun selama 331 hari berturut-turut. Penyebabnya karena angin pasat bertiup membawa uap air yang menuju pegunungan, sehingga menyebabkan hujan turun hampir tanpa henti.

2. Desa Honomu Maki di Pulau Oahu, Hawaii

Rekor hujan luar biasa lainnya juga datang dari Pulau Oahu, Hawaii. Sebuah kawasan di Desa Honomu Maki pernah mengalami hujan selama 881 hari berturut-turut antara akhir tahun 1913 hingga awal 1916. Fenomena ini menjadikan wilayah tersebut sebagai salah satu daerah dengan hutan tropis yang lebat.

3. Otis, Oregon, Amerika Serikat

Di wilayah pesisir barat laut Amerika Serikat, tepatnya di Otis, Oregon, curah hujan ekstrem juga pernah terjadi. Pada tahun 1997–1998, daerah ini mengalami 79 hari hujan terukur secara berturut-turut. Kawasan ini dikenal memiliki hutan hujan beriklim sedang, dengan musim dingin yang basah yang membantu menyuburkan pepohonan besar, sementara musim panasnya cenderung lebih kering.

4. Hujan di Cherrapunji, India

Cherrapunji di negara bagian Meghalaya, India, juga memiliki curah hujan paling ekstrem di dunia. Pada 15–16 Juni 1995, wilayah ini mencatat curah hujan mencapai 98,15 inci (sekitar 2.493 meter) hanya dalam waktu 48 jam. Ini menjadi rekor dunia untuk durasi dua hari. Tidak hanya itu, Cherrapunji juga memegang rekor dunia untuk hujan terlama yang turun dari Agustus 1860 hingga Juli 1861.

Yang menyebabkan wilayah ini begitu basah adalah kelembapan tinggi dari angin muson Teluk Benggala. Massa udara lembap tersebut meluncur melewati dataran rendah Bangladesh, lalu menabrak dataran tinggi Cherrapuji. Ketika udara naik ke atas perbukitan, terjadi proses pengangkatan orografis, yang memicu hujan deras terus-menerus.

Baca Juga: Ciri-Ciri Hujan Lokal vs Hujan Frontal yang Bisa Diperhatikan

(SA)