Jenis Bahan Bingkai Kacamata dan Tips Memilih yang Tepat

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jenis bahan bingkai kacamata sangat menentukan kenyamanan, daya tahan, dan tampilan estetika kacamata yang Anda gunakan. Pemilihan bahan bingkai tidak hanya soal gaya, tetapi juga fungsionalitas.
Oleh karena itu, memahami karakteristik tiap jenis bahan akan membantu Anda menemukan kacamata yang cocok baik untuk kebutuhan visual maupun gaya hidup.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Apa Saja Jenis Bahan Bingkai Kacamata yang Umum Digunakan?
Bingkai kacamata umumnya dibuat dari logam, plastik, atau polimer. Namun, ada juga beberapa kacamata yang bingkainya terbuat dari bahan alami seperti kayu, atau gabungan logam dan plastik.
Bahan Bingkai Kacamata dari Logam
Berikut beberapa bahan logam yang umum dijadikan sebagai bingkai kacamata menurut Vision Council of America dan All About Vision.
Stainless Steel: Bahan logam paling umum untuk bingkai kacamata karena sifatnya yang kuat, ringan, dan tahan karat. Cocok bagi pengguna yang menginginkan tampilan minimalis dan daya tahan tinggi.
Titanium: Pilihan premium untuk bingkai kacamata. Sangat ringan, kuat, serta antialergi, sehingga nyaman dipakai seharian. Ideal bagi mereka yang mengutamakan kenyamanan jangka panjang.
Aluminium: Banyak digunakan pada kacamata bergaya futuristik atau sporty. Bahannya ringan dan tahan karat, namun kurang fleksibel dibanding logam lain.
Bahan Bingkai Kacamata dari Plastik
Essilor USA menyebutkan, berikut beberapa jenis bahan plastik atau polimer yang umum dijadikan sebagai bingkai kacamata.
Acetate (Zylonite): Bahan plastik berbasis tumbuhan yang populer karena pilihan warna dan motifnya sangat beragam. Sering digunakan untuk kacamata fashion karena tampilannya yang menarik dan bobot yang ringan.
TR-90: Bahan termoplastik yang sangat fleksibel dan tahan banting, menjadikannya pilihan ideal untuk kacamata anak-anak atau aktivitas olahraga.
Nylon: Awalnya digunakan untuk kacamata olahraga berkat daya tahan dan fleksibilitasnya. Kini juga dipakai pada kacamata outdoor dan safety glasses.
Bagaimana Memilih Bahan Bingkai Kacamata yang Tepat?
Berikut beberapa faktor yang perlu Anda pertimbangkan dalam memilih bahan bingkai kacamata yang tepat:
Aktivitas sehari-hari. Untuk mobilitas tinggi, pilih TR-90 atau titanium.
Gaya pribadi. Acetate menawarkan banyak varian warna dan bentuk.
Sensitivitas kulit. Gunakan bahan hypoallergenic seperti titanium atau kayu.
Harga. Bahan plastik seperti acetate dan TR-90 cenderung lebih murah daripada logam premium.
Kebutuhan khusus. Untuk anak-anak, bahan ringan dan lentur seperti TR-90 lebih aman.
Kesimpulan
Pemilihan bahan bingkai kacamata sangat penting karena memengaruhi kenyamanan, ketahanan, dan gaya. Secara umum, bahan bingkai terbagi menjadi dua kategori utama, yaitu logam dan plastik/polimer, dengan masing-masing memiliki karakteristik unik.
Bingkai logam mencakup stainless steel (kuat dan tahan karat), titanium (super ringan, kuat, dan antialergi), serta aluminium (tampilan sporty, namun kurang fleksibel).
Bingkai plastik meliputi acetate (warna dan motif menarik, cocok untuk fashion), TR-90 (lentur dan tahan benturan, ideal untuk anak dan olahraga), dan nylon (ringan dan tahan lama, cocok untuk outdoor).
Dalam memilih bahan, pertimbangkan aktivitas harian, gaya pribadi, sensitivitas kulit, harga, serta kebutuhan khusus seperti keamanan anak.
Baca juga: Jenis-Jenis Kacamata Berdasarkan Fungsi yang Perlu Diketahui
(NDA)
