Kapan Sebaiknya Anak Mulai Tidur Sendiri? Ini Panduan untuk Orang Tua

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Keputusan untuk membiasakan anak tidur sendiri sering kali menjadi dilema bagi orang tua. Tidur bersama memang memberikan rasa nyaman dan memudahkan pengawasan, tetapi jika berlangsung terlalu lama, hal ini dapat menghambat kemandirian anak. Lalu, kapan waktu yang tepat bagi anak untuk tidur sendiri? Simak informasi selengkapnya berikut ini.
Kenapa Anak Harus Tidur Sendiri?
Menurut Heaven Sent Sleep, membiarkan anak tidur di kamar sendiri dapat membantu mereka tumbuh lebih percaya diri, mandiri, dan merasa tenang saat waktu tidur tiba. Kebiasaan ini juga melatih anak untuk mengatasi rasa takut sekaligus membentuk rutinitas tidur yang lebih teratur dan sehat.
Waktu Ideal Anak Mulai Tidur Sendiri
Dikutip dari laman MedicineNet, sebagian ahli merekomendasikan transisi dimulai saat anak berusia 6 hingga 12 bulan, karena pada usia ini bayi sudah bisa tidur lebih lama di malam hari tanpa perlu sering disusui.
Sementara itu, Huckleberry menyebutkan bahwa beberapa keluarga baru memulai proses ini ketika anak berusia 2 hingga 3 tahun, karena pada usia tersebut mereka sudah bisa memahami arahan dan memiliki kontrol emosi yang lebih baik.
Tanda-tanda Anak Siap Tidur Sendiri
Mengutip laman Huckleberry, ada beberapa hal yang menandakan anak sudah siap tidur sendiri, yakni sebagai berikut:
Anak mampu tidur sepanjang malam tanpa sering terbangun.
Anak bisa menenangkan dirinya sendiri saat terbangun.
Anak mulai menunjukkan sikap mandiri, misalnya ingin melakukan aktivitas tanpa ditemani.
Jika tanda-tanda ini sudah terlihat, maka orang tua dapat mulai melakukan transisi secara bertahap.
Cara Melakukan Transisi Anak Tidur Sendiri
Proses transisi tidak bisa dilakukan secara mendadak. Menurut Heaven Sent Sleep, orang tua bisa melakukannya secara bertahap dengan mengikuti langkah-langkah berikut:
Mulai dengan tidur siang di kamarnya sendiri: Ini akan membantu anak merasa familiar dengan lingkungan baru.
Dampingi di awal: Duduk di sampingnya sampai ia merasa aman, lalu kurangi kehadiran Anda sedikit demi sedikit.
Gunakan benda yang menenangkan: Berikan boneka atau selimut favorit agar anak merasa lebih nyaman.
Tetapkan rutinitas tidur: Membaca buku, mendengarkan musik tenang, atau doa sebelum tidur dapat membantu anak merasa rileks.
Tips agar Anak Mau Tidur Sendiri
Supaya anak tidak rewel saat tidur sendiri, berikut beberapa tips praktis yang bisa diterapkan:
Ciptakan kamar yang nyaman dengan pencahayaan redup dan suhu yang sesuai.
Berikan pujian atau reward sederhana ketika anak berhasil tidur sendiri, misalnya mainan baru.
Konsisten dengan aturan dan hindari membiarkan anak kembali tidur bersama hanya karena ia menangis sebentar.
Kesimpulan
Membiasakan anak tidur sendiri adalah langkah penting untuk mendukung kemandirian dan pola tidur yang sehat. Lakukan transisi secara bertahap, ciptakan suasana nyaman, dan tetap konsisten agar anak merasa aman. Dengan cara ini, tidur sendiri akan menjadi kebiasaan positif bagi tumbuh kembangnya.
Baca Juga: Tips agar Popok Tidak Mudah Bocor saat Malam Hari
