Konten dari Pengguna

Karakteristik Kerak Bumi yang Perlu Diketahui dan Peran Pentingnya

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kerak bumi. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kerak bumi. Foto: Unsplash

Kerak bumi merupakan lapisan terluar dari planet yang menjadi tempat berpijak seluruh kehidupan. Karakteristik kerak bumi terbagi menjadi dua bagian utama, yaitu kerak benua dan kerak samudra, dengan sifat yang berbeda. Memahami lapisan bumi ini dapat memberi wawasan seputar proses geologis yang terjadi di permukaan bumi. Simak penjelasan selengkapnya pada uraian berikut.

Daftar isi

1. Lapisan Terluar

Kerak bumi menutupi seluruh permukaan planet, baik daratan maupun dasar lautan. Lapisan ini bersifat padat, tersusun dari batuan, dan menjadi tempat manusia tinggal, pepohonan tumbuh, serta hewan hidup.

2. Relatif Tipis

Lapisan kerak bumi umumnya lebih tipis dibandingkan lapisan mantel. Dalam buku Pengantar Teknik Geofisika oleh Muhammad Syukri, disebutkan bahwa ketebalan kerak bervariasi baik di daratan maupun dasar laut. Berikut perbedaan ketebalan lapisan di kerak bumi.

  • Kerak benua: 30-70 km

  • Kerak samudera: 5-10 km

3. Penyusun Utama

Kerak bumi sebagian besar tersusun dari batuan padat, khususnya basal dan granit. Lapisan atasnya terdiri atas batuan sedimen dan hasil-hasil perubahan kedua batuan tersebut yang kemudian membentuk berbagai jenis tanah. Mengutip Buku Ajar Tektonofisik oleh Bambang Setiawan, perbedaan penyusun utama kerak bumi adalah sebagai berikut:

  • Kerak benua: Lebih tebal dari kerak samudra, didominasi granit berwarna cerah, kaya silikon dan aluminium (lapisan sial), dengan densitas rata-rata 2,7 g/cm³.

  • Kerak samudra: Lebih tipis dari kerak benua, didominasi basal berwarna gelap, kaya silikon dan magnesium (lapisan sima), dengan densitas rata-rata 3,0 g/cm³.

4. Mudah Retak

Tidak seperti mantel yang bersifat plastis, kerak bumi cenderung kaku sehingga mudah retak. Retakan tersebut membentuk lempeng-lempeng besar yang dikenal sebagai lempeng tektonik. Dalam buku Karakteristik dan Penentuan Rekaman Gerak Tanah untuk Analisis Beban Gempa oleh Iman Satyarno, pergerakan lempeng tektonik dibagi menjadi tiga jenis:

  • Lempeng tektonik bergerak saling menjauh (divergent plate boundaries)

  • Lempeng tektonik bergerak saling mendekat (convergent plate boundaries)

  • Lempeng tektonik bergerak saling bergeser (transform plate boundaries).

5. Peran Kerak Bumi dalam Kehidupan

Kerak bumi memiliki peranan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Beberapa fungsi kerak bumi antara lain:

  • Sumber daya alam: Menyimpan mineral, logam, minyak bumi, dan gas alam yang berguna bagi kehidupan.

  • Tempat kehidupan: Menjadi rumah untuk makhluk hidup, menyediakan tanah untuk bercocok tanam, serta mendukung sistem daur ulang mineral.

  • Pembentuk bentang alam: Berperan dalam pembentukan pegunungan, cekungan laut, dan berbagai fitur geologis. Pemahaman tentang hal ini juga membantu memprediksi bencana alam serta menelusuri sejarah perkembangan bumi dari waktu ke waktu.

Baca Juga: Ciri-Ciri Planet Bumi yang Membuatnya Unik di Tata Surya

(SA)