Konten dari Pengguna

Karakteristik Planet Bumi dalam Tata Surya yang Perlu Diketahui

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bumi. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bumi. Foto: Pexels

Planet Bumi merupakan satu-satunya planet yang diketahui dapat mendukung kehidupan. Dengan berbagai keunikan yang dimilikinya, Bumi menjadi rumah besar bagi manusia, hewan, tumbuhan, dan beragam organisme lainnya. Artikel ini akan menguraikan karakteristik planet Bumi berdasarkan sumber dari laman Space dan NASA Science.

1. Posisi Bumi dalam Tata Surya

Bumi adalah planet terbesar kelima di tata surya yang tersusun dari batu dan logam. Berada pada jarak sekitar 150 juta kilometer dari Matahari, posisi ini memungkinkan suhu tetap stabil dan mendukung keberlangsungan hidup di Bumi. Adapun cahaya Matahari sendiri membutuhkan waktu sekitar delapan menit untuk mencapai Bumi.

2. Ukuran dan Struktur Bumi

Bumi memiliki diameter kurang lebih 13.000 kilometer dan terdiri atas empat lapisan utama: inti dalam, inti luar, mantel, serta kerak.

  • Inti dalam: Bola padat yang terbuat dari logam besi dan nikel dengan radius sekitar 7.100 km.

  • Inti luar: Tebalnya sekitar 2.250 kilometer, berupa cairan besi dan nikel.

  • Mantel: Lapisan paling tebal, sekitar 2.900 km. Berupa campuran batuan cairpanas dan kental menyerupai karamel.

  • Kerak: Lapisan terluar dengan ketebalan rata-rata 40 km, meskipun bisa lebih tipis atau lebih tebal di beberapa wilayah.

3. Atmosfer Bumi

Atmosfer Bumi cukup tebal untuk menjaga planet tetap hangat sekaligus menopang kehidupan. Komposisinya terdiri dari 78 persen nitrogen, 21 persen oksigen, serta sekitar 1 persen gas lain seperti argon, karbon dioksida, dan neon. Atmosfer memiliki banyak fungsi penting:

  • Mengatur iklim jangka panjang dan cuaca jangka pendek.

  • Melindungi permukaan dari radiasi berbahaya Matahari.

  • Membakar meteoroid kecil sebelum sampai ke permukaan, sehingga terlihat sebagai meteor di langit malam. Meteor yang menghantam permukaan disebut meteorit.

4. Pergerakan Bumi

Bumi melakukan dua pergerakan utama yaitu rotasi dan revolusi, berikut penjelasannya:

  • Bumi menyelesaikan satu rotasi setiap 23,9 jam, yang menimbulkan siang dan malam.

  • Peredaran Bumi mengelilingi Matahari selama 365,25 hari. Tambahan seperempat hari ini menyebabkan penambahan satu hari setiap empat tahun sekali pada kalender, yang dikenal sebagai tahun kabisat.

5. Medan Magnet Bumi

Medan magnet Bumi terbentuk dari inti nikel-besi cair yang berinteraksi dengan angin matahari. Ketika partikel bermuatan dari Matahari bertabrakan dengan molekul udara di dekat kutub, muncullah fenomena cahaya aurora. Lapisan pelindung ini disebut magnetosfer.

6. Tektonik Lempeng

Bumi memiliki litosfer yang terbagi menjadi lempeng-lempeng besar. Pergerakan lempeng ini menyebabkan terbentuknya gunung, pegunungan, lembah, hingga terjadinya gempa bumi. Meski kadang menimbulkan bencana, pergerakan ini juga memberikan manfaat besar, seperti daur ulang material bumi dan pembentukan daratan baru.

Baca Juga: Karakteristik Planet di Tata Surya: Dari Merkurius hingga Neptunus

(SA)