Mengapa Daun Berwarna Hijau? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Warna hijau pada daun adalah salah satu pemandangan alam yang paling umum terlihat. Namun, tahukah kamu mengapa daun berwarna hijau? Warna ini bukan sekadar kebetulan, melainkan hasil dari proses kimia dan fisika yang sangat penting untuk kelangsungan hidup tanaman. Warna hijau pada daun berperan besar dalam proses fotosintesis, yang merupakan cara tanaman menghasilkan makanan dan oksigen bagi kehidupan di Bumi. Artikel ini akan menjelaskan lebih lanjut mengenai alasan di balik warna hijau pada daun dari sisi ilmiah.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Peran Pigmen Chlorophyll dalam Warna Hijau Daun
Pigmen utama penyebab warna hijau pada daun adalah chlorophyll, yang ada di dalam kloroplas pada sel daun. Pigmen ini sangat efisien dalam menyerap cahaya terutama pada wilayah spektrum merah dan biru, sementara cahaya hijau sebagian besar dipantulkan.
Jurnal bertajuk Chlorophyll and Photosynthesis yang diterbitkan University of Tokyo menjelaskan bahwa pantulan cahaya hijau inilah yang membuat daun tampak hijau bagi mata manusia.
Chlorophyll a dan chlorophyll b adalah dua jenis utama yang berperan dalam proses fotosintesis dengan bekerja memerangkap energi cahaya yang nantinya digunakan sebagai energi kimia dalam tumbuhan.
Mengapa Chlorophyll Memantulkan Cahaya Hijau?
Menurut jurnal ilmiah bertajuk Chlorophyll does not reflect green light – how to correct a misconception yang dipublikasikan Tandfonline, chlorophyll sesungguhnya menyerap juga sebagian cahaya hijau dan dapat menggunakannya untuk fotosintesis, walaupun efisiensi penyerapan di bagian spektrum ini lebih rendah dibandingkan cahaya merah dan biru.
Selain itu, refleksi cahaya hijau oleh daun juga memberikan keuntungan evolusi karena tanaman tidak menyerap seluruh cahaya untuk menghindari kerusakan akibat kelebihan energi serta membantu menjaga suhu daun tetap stabil.
Hubungan Warna Hijau Daun dengan Fotosintesis dan Energi
Proses fotosintesis yang dilakukan oleh daun mengubah energi cahaya matahari menjadi energi kimia melalui serangkaian reaksi yang melibatkan chlorophyll.
Mengutip buku Photosynthesis karya Lawlor menyebutkan bahwa cahaya yang diserap oleh pigmen tanaman diubah menjadi ATP dan NADPH yang kemudian digunakan untuk mengubah karbon dioksida menjadi glukosa.
Tanpa pigmen chlorophyll, proses ini tidak akan berjalan dengan efisien dan tanaman tidak bisa menyimpan energi dari matahari untuk tumbuh dan berkembang. Maka dari itu, warna hijau sangat penting sebagai indikator fungsi vital ini.
Variasi Warna Daun dan Faktor Biologis
Selain chlorophyll, daun juga mengandung pigmen lain seperti karotenoid dan anthocyanin yang memberi warna kuning, oranye, merah, sampai ungu terutama saat musim gugur atau saat chlorophyll mulai berkurang.
Sebagaimana dijelaskan dalam jurnal penelitian berjudul Plant Pigments di BioLibretexts, variasi warna ini mencerminkan perubahan biokimia yang berhubungan dengan tahap kehidupan daun dan adaptasi tanaman terhadap lingkungan. Warna hijau dominan muncul di masa-masa daun dalam kondisi sehat dan aktif melakukan fotosintesis.
Baca juga: Penyebab Daun Menggulung Saat Siang Hari Panas: Metode Pertahanan Alami Tanaman
(NDA)
