Konten dari Pengguna

Mengapa Suara Terdengar Lebih Jelas di Malam Hari? Ini Penjelasannya

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mendengar suara di malam hari. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mendengar suara di malam hari. Foto: Unsplash

Pada malam hari, banyak orang merasa suara lebih mudah terdengar dibandingkan saat siang. Fenomena ini sering memunculkan pertanyaan, mengapa suara terdengar lebih jelas di malam hari? Tak hanya itu saja, suara dari jarak jauh pun kadang terasa seperti berasal dari tempat yang lebih dekat. Untuk memahami penyebabnya, berikut pembahasan lengkap yang menjelaskan berbagai faktor yang memengaruhi kejernihan suara.

Daftar isi

1. Lingkungan Jauh Lebih Tenang

Di siang hari lingkungan sekitar umumnya dipenuhi berbagai sumber kebisingan seperti lalu lintas, percakapan, hingga aktivitas rutin lainnya. Menurut laman Light E.N.T, kebisingan latar seperti ini dapat membuat otak lebih sulit memfokuskan pendengaran pada suara tertentu, sehingga kejernihan suara menjadi menurun.

Berbeda dengan malam hari, suasana lingkungan biasanya jauh lebih hening. Tingkat kebisingan yang lebih rendah membuat telinga dapat menangkap suara dengan lebih mudah. Karena tidak banyak suara yang saling bertumpukan, suara dari jarak jauh sekalipun bisa terdengar lebih jelas.

2. Perubahan Suhu Udara Membuat Suara Merambat Lebih Baik

Suara yang terdengar lebih jelas pada malam hari berkaitan erat dengan pembiasan gelombang suara di udara. Berdasarkan informasi dari laman The Chinese University of Hong Kong, gelombang suara merambat lebih cepat di udara panas dan lebih lambat di udara dingin. Selain itu, suara cenderung bergerak menuju area yang suhunya lebih rendah.

Pada siang hari ketika matahari menyinari bumi, udara di dekat permukaan bumi lebih panas daripada udara di atasnya. Perbedaan suhu ini membuat gelombang suara dibiaskan ke arah langit, sehingga suara yang merambat di atmosfer biasanya melemah.

Sebaliknya, menurut laman Wisconsin Department of Transportation, pada malam hari terjadi fenomena inversi suhu, yaitu ketika udara di dekat permukaan lebih dingin dibandingkan udara yang berada di atasnya. Kondisi ini menyebabkan gelombang suara dibiaskan ke bawah menuju permukaan bumi. Akibatnya, suara dapat terdengar lebih jelas oleh telinga manusia.

3. Indra Pendengaran Menjadi Lebih Fokus

Faktor psikologis juga berperan dalam kejernihan suara pada malam hari. Tubuh, termasuk sistem pendengaran, umumnya berada dalam kondisi lebih rileks. Keadaan yang tenang ini dapat meningkatkan kemampuan pendengaran. Dengan kondisi ini, tentu kita dapat menangkap suara dan berbagai bunyi lain dengan lebih tajam.

4. Sensitivitas Meningkat Saat Malam

Di siang hari, otak menerima banyak rangsangan sekaligus, mulai dari visual, suara percakapan, pekerjaan, hingga berbagai aktivitas. Berkurangnya rangsangan pada malam hari membuat otak lebih fokus pada suara di sekitar. Suasana yang hening dan minim gangguan ini berkontribusi pada peningkatan sensitivitas pendengaran. Suara kecil sekalipun bahkan bisa terdengar lebih jelas.

Baca Juga: Resonansi Suara: Pengertian, Syarat, dan Contohnya di Kehidupan Sehari-hari

(SA)