Panduan Menjaga Kualitas Tidur Anak Selama Bulan Ramadhan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Selain pola makan, pola tidur anak juga ikut berubah selama menjalani ibadah puasa Ramadhan. Durasi tidur yang berkurang ini tentunya bisa memengaruhi tumbuh kembang serta fungsi otak anak.
Oleh karena itu, orang tua perlu mengetahui cara menjaga kualitas tidur anak agar tetap optimal. Berdasarkan panduan dari laman Peekaboo Nannies dan Mediclinic Al Sufouh, berikut sejumlah langkah praktis yang dapat diterapkan.
Dampak Puasa Ramadhan pada Pola Tidur Anak
Sebelum membuat perubahan, penting bagi orang tua memahami faktor yang memengaruhi tidur anak selama Ramadhan. Berikut di antaranya:
Iftar dan shalat tarawih larut malam: Anak-anak cenderung tidur lebih malam karena mengikuti aktivitas keluarga.
Bangun untuk Sahur: Waktu bangun dini hari dapat mengganggu siklus tidur anak.
Kegiatan berlebihan sebelum tidur: Keceriaan dan interaksi sosial yang intens bisa membuat anak sulit tenang.
Cara Menjaga Pola Tidur Anak Selama Ramadhan
Agar anak tetap bugar dan tidur cukup selama puasa, berikut beberapa panduan yang bisa diterapkan orang tua untuk menjaga kualitas tidur mereka:
1. Menciptakan Rutinitas Tidur Konsisten Saat Ramadhan
Rutinitas yang teratur membantu anak merasa nyaman dan mudah tertidur. Beberapa langkah yang bisa diterapkan antara lain:
- 1 Jam Sebelum Tidur: Mulai Tenangkan Tubuh
Reduksi cahaya dan batasi penggunaan smartphone: Cahaya biru dari gadget menghambat produksi melatonin, sehingga anak sulit tidur.
Bacakan cerita Islami: Buku cerita Islam atau bertema Ramadhan bisa membantu anak rileks sebelum tidur.
Lakukan gerakan ringan: Peregangan lembut atau latihan pernapasan bisa menenangkan tubuh anak.
- 30 Menit Sebelum Tidur: Ritual Santai
Mandi atau bersih-bersih
Kenakan pakaian nyaman agar anak mudah merasa rileks.
Dengarkan musik atau tilawah lembut untuk menciptakan suasana damai.
2. Menyesuaikan Waktu Tidur Malam dan Tidur Siang
Agar anak tidak kekurangan tidur, berikut beberapa cara yang bisa orang tua terapkan:
Tetapkan “bedtime Ramadhan”: Misal, jika biasanya tidur pukul 20.00, geser menjadi pukul 21.00 atau 21.30 sesuai kegiatan keluarga.
Tidur siang singkat: Tidur selama 20–30 menit setelah sekolah membantu menjaga energi anak.
3. Pilih Makanan yang Mendukung Tidur Berkualitas
Apa yang dikonsumsi anak sebelum tidur sangat memengaruhi kualitas tidurnya. Berikut beberapa rekomendasi makanan yang baik untuk menjaga pola tidur anak:
- Makanan yang baik untuk tidur
Pisang dan kurma: Kaya magnesium yang menenangkan otot anak.
Susu hangat dengan madu: Meningkatkan produksi melatonin alami.
Oatmeal: Karbohidrat kompleks agar tidur lebih nyenyak.
- Makanan yang sebaiknya dihindari sebelum tidur
Makanan manis atau soda: Bisa meningkatkan energi, sehingga anak sulit tidur.
Makanan berat atau digoreng: Menyebabkan perut kembung dan rasa tidak nyaman.
Minuman berkafein: Mengurangi kualitas tidur dalam fase tidur nyenyak.
Baca Juga: Hukum Membatalkan Puasa karena Alasan Medis dan Cara Menggantinya
