Konten dari Pengguna

Pembentukan Lapisan Tanah dan Faktor Lingkungan yang Mempengaruhinya

Hendro Ari Gunawan
Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
3 Desember 2025 16:17 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Pembentukan Lapisan Tanah dan Faktor Lingkungan yang Mempengaruhinya
Bagaimana proses pembentukan lapisan tanah? Simak pembahasan dalam artikel ini mengenai proses dan faktor yang memengaruhi,
Hendro Ari Gunawan
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi tanah. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tanah. Foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
Pembentukan lapisan tanah terjadi melalui interaksi berbagai faktor lingkungan yang berlangsung dalam waktu sangat panjang. Tanah terbentuk ketika bahan organik yang terurai bercampur dengan bahan mineral hasil pelapukan batuan di permukaan bumi. Seiring waktu, campuran tersebut membentuk profil tanah yang tersusun atas beberapa lapisan atau horizon dengan karakteristik yang berbeda. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
ADVERTISEMENT

1. Horizon O (Lapisan Organik)

Lapisan ini berada tepat di permukaan dan memiliki ketebalan hanya beberapa sentimeter. Menurut buku Fisika Lingkungan: Memahami Alam Dengan Fisika karya Heri Kiswanto, horizon O didominasi oleh bahan organik, baik yang masih segar maupun yang sudah membusuk. Kandungan humus yang tinggi membuat lapisan ini berwarna gelap, mulai dari cokelat tua hingga hitam.

2. Horizon A (Topsoil /Lapisan Tanah Atas)

Horizon A terbentuk dari campuran bahan organik dan mineral hasil pelapukan. Lapisan ini memiliki warna paling gelap dibandingkan horizon lainnya karena kaya humus, yaitu hasil pembusukan sisa makhluk hidup dengan bantuan organisme seperti cacing tanah. Horizon A merupakan lapisan paling subur untuk mendukung mendukung pertumbuhan tanaman.
ADVERTISEMENT

3. Horizon B (Subsoil/Lapisan Tanah Bawah)

Lapisan ini berada tepat di bawah topsoil. Dalam buku Pendalaman Objek Studi Geografi oleh Asep Andri Astriyandi dan Aji Permana, dijelaskan bahwa horizon B terbentuk dari proses penimbunan dan pencucian (iluviasi) bahan organik serta mineral dari lapisan atas. Warnanya lebih terang karena kandungan bahan organiknya rendah, sehingga tingkat kesuburannya pun lebih kecil.

4. Horizon C (Regolith/Lapisan Bahan Induk Tanah)

Sering disebut sebagai parent rock, lapisan ini terdiri dari bahan hasil pelapukan batuan induk tertentu. Warna horizon C biasanya menyerupai warna batuan asalnya. Kesuburan pada lapisan ini rendah karena tidak banyak mengandung unsur-unsur hara.

5. Horizon R (Bedrock/Lapisan Bantuan Induk)

Horizon R merupakan lapisan paling bawah berupa batuan keras yang belum mengalami pelapukan. Karena letaknya yang sangat dalam, lapisan ini jarang dijumpai secara langsung. Horizon R masih ditemukan bentuk-bentuk asli dari batuan. Selain itu, tidak ditemukan tanah, air, ataupun unsur hara.
ADVERTISEMENT

6. Faktor Pembentukan Lapisan Tanah

Karakteristik tanah ditentukan oleh serangkaian faktor lingkungan yang saling berinteraksi. Dalam buku Lingkungan Abiotik oleh Sucipto Hariyanto dkk., disebutkan beberapa faktor utama berikut:
ADVERTISEMENT

7. Proses Utama Pembentukan Tanah

Mengacu pada buku Ilmu Tanah karya Andi Ibrahim Yunus dkk, terdapat empat proses utama yang membentuk profil tanah:
ADVERTISEMENT
(SA)