Konten dari Pengguna

Penyebab Anak Kucing Demam, Ketahui Gejala dan Cara Penanganannya

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kucing. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kucing. Foto: Shutter Stock

Suhu tubuh normal anak kucing berkisar antara 36-39 derajat Celcius. Jika lebih dari itu, itu artinya mereka sedang demam. Berikut beberapa penyebab anak kucing demam menurut penjelasan dalam laman WebMD:

  • Infeksi bakteri, virus, atau jamur

  • Tumor

  • Cedera

  • Obat-obatan tertentu

  • Penyakit seperti lupus

  • Kelelahan karena panas

Terkadang, kucing juga mengalami demam tanpa diketahui penyebabnya. Kondisi seperti ini yang disebut fever of unknown origin (FUO).

Daftar isi

Apa itu FUO pada Kucing?

Ilustrasi kucing. Foto: Bogdan Sonjachnyj/Shutterstock

Dikutip dari laman VCA Animal Hospitals, sesuai namanya, fever of unknown origin (FUO) adalah penyakit demam pada kucing yang tidak diketahui penyebabnya. Kucing dianggap mengalami FUO apabila suhu tubuhnya berada di atas 39,7°C selama beberapa hari.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan fisik, tidak ditemukan masalah kesehatan yang membuatnya mengalami demam. Biasanya dokter akan meresepkan antibiotik untuk menyembuhkannya.

Gejala Demam pada Anak Kucing

Ketika anak kucing mengalami demam, mereka mungkin akan menunjukkan tanda-tanda berikut:

  • Kelihatan lesu

  • Tidur lebih lama dari biasanya

  • Nafsu makan berkurang

  • Kerap bersembunyi

  • Tidak melakukan aktivitas yang biasanya mereka sukai

Gejala lain seperti muntah atau diare juga mungkin terjadi, tergantung pada penyebab kucing demam.

Bagaimana Cara Mengukur Suhu Tubuh Kucing?

Jika kucing menunjukkan gejala demam, segera ukur suhu tubuhnya untuk mendapatkan kepastian. Berikut cara mengukur suhu tubuh kucing menggunakan termometer dikutip dari laman WebMD:

  1. Beri pelumas pada ujung termometer digital khusus hewan peliharaan.

  2. Minta tolong seseorang untuk memegang kucing.

  3. Angkat ekor kucing, lalu masukkan termometer ke dalam anus kucing secara perlahan.

  4. Keluarkan termometer begitu Anda mendengar bunyi bip.

  5. Cek suhunya, jika suhunya 39,7°C atau lebih, artinya anak kucing mengalami demam.

Apabila Anda ingin mengecek suhu tubuh kucing tanpa termometer, coba baca panduannya dalam artikel ini.

Apakah Demam Kucing akan Hilang dengan Sendirinya?

Mengutip PetMD, beberapa kondisi demam pada kucing bisa hilang dengan sendirinya. Misalnya, kucing yang mengalami infeksi saluran pernapasan atas ringan biasanya akan sembuh dalam waktu seminggu atau lebih.

Namun, demam juga bisa menjadi tanda masalah kesehatan yang berisiko mengancam jiwa. Jika Anda ragu dengan kondisi kucing kesayangan, segera konsultasikan dengan dokter hewan.

Baca Juga: Cara Menghangatkan Anak Kucing Tanpa Induk untuk Antisipasi Hipotermia

Apa yang Harus Dilakukan Jika Anak Kucing Demam Demam 24 Jam?

Ilustrasi kucing. Foto: Shutter Stock

Anak kucing yang demam selama lebih dari 24 jam, atau suhu tubuhnya lebih dari 40ºC, harus segera dibawa ke dokter hewan. Hal ini demi mengambil langkah pengobatan sesuai penyebabnya.

Misalnya, jika demam terjadi karena infeksi bakteri, maka kucing mungkin akan diberikan antibiotik. Apabila kucing dehidrasi, ia akan diobati dengan cairan intravena atau subkutan.

Apakah Kucing Demam Boleh Dikasih Paracetamol?

Dikutip dari WebMD, kucing tidak boleh diberikan obat penurun demam seperti asetaminofen atau paracetamol. Sebab, obat tersebut dapat menjadi racun bagi kucing. Sebaiknya, jangan pernah memberikan obat demam kepada kucing tanpa anjuran dokter hewan, ya.

Kesimpulan

  • Jika suhu tubuh kucing di atas 39,7°C, artinya mengalami demam.

  • Kucing yang demam sering kali disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau jamur.

  • Kucing yang demam biasanya akan menunjukkan gejala lesu dan tidur lebih lama dari biasanya.

  • Kucing biasanya mengalami demam tanpa diketahui penyebab. Kondisi ini disebut fever of unknown origin (FUO).

  • Anak kucing yang demam selama lebih dari 24 jam, atau suhu tubuhnya lebih dari 40ºC, maka harus segera dibawa ke dokter hewan.

  • Jangan pernah memberikan obat demam kepada kucing tanpa anjuran dokter hewan.