Konten dari Pengguna
Penyebab Anak Kucing Kejang Saat Tidur dan Cara Menanganinya
25 Juni 2025 16:54 WIB
·
waktu baca 3 menit
Kiriman Pengguna
Penyebab Anak Kucing Kejang Saat Tidur dan Cara Menanganinya
Apa saja penyebab anak kucing kejang saat tidur? Simak pembahasan dalam artikel ini seputar penyebab, gejala, dan cara menanganinya.Hendro Ari Gunawan
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Apakah Kejang Saat Tidur pada Anak Kucing Berbahaya?
Kejang saat tidur bisa bersifat ringan atau berbahaya, tergantung dari penyebabnya. Jika berupa gerakan kecil seperti mencakar, telinga bergerak-gerak, atau mengeong pelan, bisa jadi itu bagian dari tidur REM (rapid eye movement).
ADVERTISEMENT
Namun, jika kejang terjadi berulang dan disertai gejala seperti tubuh tiba-tiba kaku, mengeluarkan suara aneh, atau keluar air liur, kondisi ini patut diwaspadai karena bisa menjadi tanda adanya gangguan serius.
Bagaimana Cara Membedakan Kejang dengan Gerakan Normal Saat Tidur?
Mengutip laman International Car Care, berikut ciri-ciri kejang yang patut diwaspadai.
Sementara itu, gerakan normal saat tidur biasanya bersifat ringan, pendek, dan akan berhenti ketika kucing dipanggil atau dibangunkan secara lembut.
ADVERTISEMENT
Apa yang Harus Dilakukan Ketika Melihat Anak Kucing Kejang Saat Tidur?
Meskipun kejang terlihat menakutkan, sebagian besar tidak selalu merupakan keadaan darurat medis. Kejang pada anak kucing biasanya hanya berlangsung 1–2 menit.
Dalam laman PetMD dijelaskan langkah darurat yang bisa dilakukan antara lain:
ADVERTISEMENT
Kesimpulan
(SA)

