Konten dari Pengguna

Penyebab Anak Kucing Mati saat Dilahirkan beserta Cara Mencegahnya

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi anak kucing. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak kucing. Foto: Shutterstock

Beberapa anak kucing dari satu induk dapat mengalami kematian dini sesaat setelah dilahirkan. Bagi adopter yang bingung dengan kondisi ini, berikut deretan penyebab anak kucing mati saat dilahirkan dan cara mencegahnya, sebagaimana dirangkum dari laman PDSA dan National Kitten Coalition.

Daftar isi

Penyebab Anak Kucing Mati saat Dilahirkan

  1. Berat badan lahir yang terlalu rendah membuat anak kucing lebih lemah dan sulit bertahan hidup di hari-hari awal kehidupannya.

  2. Proses kelahiran yang terlalu lama atau posisi janin yang tidak normal bisa menyebabkan kekurangan oksigen (hipoksia), sehingga anak kucing lahir dalam kondisi lemah.

  3. Cacat bawaan seperti gangguan organ dalam atau bentuk mulut yang tidak sempurna dapat membuat anak kucing tidak bisa menyusu atau bernapas dengan baik.

  4. Infeksi dari virus atau bakteri yang ditularkan dari induk selama kehamilan atau saat melahirkan bisa menyerang anak kucing yang daya tahan tubuhnya masih sangat lemah.

  5. Lingkungan yang terlalu dingin, lembap, atau kotor bisa membuat anak kucing stres serta meningkatkan risiko infeksi dan kematian.

  6. Induk yang stres atau tidak sehat selama kehamilan bisa melahirkan anak dalam kondisi tidak stabil, bahkan berujung pada kematian dini.

  7. Anak kucing bertubuh kecil sering kali kalah bersaing mendapatkan susu induknya. Untuk memahami cara menyusui anak kucing dengan susu pengganti, Anda bisa baca di sini.

Cara Mencegah Anak Kucing Mati saat Dilahirkan

Ilustrasi anak kucing. Foto: Shutter Stock
  1. Pastikan induk kucing mendapat perawatan selama kehamilan, seperti vaksinasi, pemeriksaan rutin, dan pengobatan parasit.

  2. Pastikan induk kucing dalam kondisi sehat sebelum dan selama masa kehamilan agar anak kucing lahir dengan kuat.

  3. Berikan makanan bernutrisi tinggi untuk mendukung pertumbuhan janin dalam kandungan induk kucing.

  4. Lakukan pemeriksaan ke dokter hewan secara rutin untuk mencegah dan menangani infeksi yang mungkin membahayakan janin.

  5. Perhatikan kondisi fisik induk menjelang melahirkan, terutama berat badannya dan tanda-tanda stres.

  6. Siapkan tempat persalinan yang tenang, bersih, dan hangat agar proses kelahiran berlangsung aman dan nyaman.

  7. Pantau jalannya persalinan secara menyeluruh, dan segera hubungi dokter jika terjadi keterlambatan atau komplikasi.

  8. Setelah lahir, periksa apakah anak kucing bernapas, bergerak, dan mulai menyusu dengan baik.

  9. Jaga suhu lingkungan tetap hangat dan stabil agar anak kucing tidak kedinginan atau kepanasan.

  10. Kurangi stres pada induk dan anak kucing dengan menghindari suara bising atau gangguan dari luar.

Tips saat Induk Kucing Melahirkan

Ketika induk kucing mulai memasuki masa persalinan, siapkan kotak bersalin yang hangat, bersih, dan tenang. Idealnya, tempatkan anak kucing dalam ruangan yang suhunya sekitar 22 °C.

Selama kelahiran, perhatikan kontraksi induk dan jeda lahir antaranak kucing, biasanya setiap 10-60 menit setelah yang pertama lahir. Jika persalinan berlangsung lebih dari 30 menit tanpa tanda kelahiran atau si induk terlihat menahan sakit, segera hubungi dokter hewan.

Kesimpulan

Kematian anak kucing saat dilahirkan bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti kondisi induk yang tidak sehat, hingga kelainan pada anak kucing. Lingkungan yang tidak mendukung dan kurangnya asupan susu juga turut memperbesar risiko kematian dini pada anak kucing.

Untuk mencegahnya, penting memastikan induk kucing mendapat perawatan menyeluruh selama kehamilan dan persalinan. Dengan kondisi fisik induk yang prima dan proses persalinan yang lancar, anak kucing memiliki peluang lebih besar untuk lahir sehat, tumbuh kuat, dan terhindar dari risiko kematian dini.

Baca Juga: Cara Menghangatkan Anak Kucing Tanpa Induk untuk Antisipasi Hipotermia