Konten dari Pengguna

Penyebab Bau Tak Sedap Muncul dari Saluran Air Rumah

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi wastafel dapur. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi wastafel dapur. Foto: Unsplash

Aroma tidak menyenangkan yang keluar dari saluran air biasanya menandakan adanya masalah pada sistem perpipaan atau saluran pembuangan rumah. Penyebab bau tak sedap muncul dari saluran air rumah umumnya terjadi karena adanya penyumbatan, penumpukan kotoran, hingga kerusakan pada bagian dalam pipa. Artikel berikut mengulas berbagai faktor yang menjadi sumber bau tersebut, menurut penjelasan dari laman Drain Doctor dan Reimer Home Services.

Daftar isi

1. Penumpukan Sisa Makanan dan Minyak

Sebagian besar bau biasanya berasal dari wastafel dapur sebagai tempat pembuangan air cucian. Sisa makanan yang terbawa aliran air dapat menempel dan menumpuk di dalam pipa, lalu memerangkap kelembapan. Kondisi ini menjadi lingkungan ideal bagi bakteri berkembang, sehingga akhirnya memunculkan bau busuk.

Untuk mencegah bau, pastikan sisa makanan dibuang ke tempat sampah terlebih dahulu sebelum mencuci peralatan di wastafel. Dengan begitu, risiko penyumbatan di dalam pipa dapat berkurang.

2. Rambut dan Sabun yang Mengendap di Kamar Mandi

Bau dari saluran kamar mandi umumnya dipicu oleh endapan rambut, kotoran, dan sisa sabun. Campuran ini menempel pada dinding pipa dan lama-kelamaan membentuk gumpalan yang menahan kelembapan. Ketika bakteri mulai berkembang di dalamnya, saluran akan mengeluarkan bau tidak sedap.

Jika penyumbatan berada di area permukaan, biasanya dapat dibersihkan langsung dari lubang pembuangan. Namun jika gumpalan berada lebih dalam, pipa perlu dibongkar dan dipasang kembali agar aliran air kembali lancar.

3. Pertumbuhan Bakteri di Saluran Air

Genangan air atau bahan organik yang terperangkap di saluran pembuangan merupakan tempat berkembang biak bagi bakteri. Saat mikroorganisme ini memecah bahan organik, mereka mengeluarkan gas hidrogen sulfida yang berbau sangat menyengat. Gas inilah yang kemudian menyebar ke ruangan dan menyebabkan aroma tidak nyaman.

4. Kerusakan pada Pipa atau Sambungan

Kebocoran kecil pada pipa atau sambungan juga dapat menimbulkan bau. Air limbah yang merembes ke area bawah lantai menciptakan lingkungan lembap yang mendukung pertumbuhan jamur pembusuk. Selain itu, pipa logam yang sudah korosi atau sambungan yang longgar dapat menjadi jalur keluarnya bau dari dalam saluran.

5. Saluran Pembuangan yang Jarang Digunakan

Beberapa saluran pembuangan yang jarang digunakan, seperti di ruang cuci atau ruang bawah tanah, dapat menjadi sumber bau. Ketika tidak teraliri air dalam waktu lama, air yang berfungsi sebagai penahan bau di perangkap pipa akan menguap. Akibatnya, gas dari saluran pembuangan dapat naik ke permukaan. Untuk mengatasinya, cobalah aliri air selama sekitar 60 detik untuk melapisi kembali penghalang air

6. Reaksi Kimia dari Limbah Rumah Tangga

Pada rumah yang menggunakan septic tank atau sistem pembuangan tertutup, bau metana dan hidrogen sulfida dapat muncul jika ada keretakan pada pipa atau masalah pada ventilasi saluran. Kedua gas ini memiliki aroma sangat menyengat. Memperbaiki kerusakan pada pipa atau ventilasi biasanya dapat menghentikan keluarnya bau.

Baca Juga: 8 Tips Mengurangi Sampah Plastik Sekali Pakai untuk Gaya Hidup Ramah Lingkungan

(SA)