Penyebab Munculnya Titik-Titik Air di Luar Gelas Berisi Es Menurut Ilmu Fisika

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pernahkah kamu memperhatikan munculnya tetesan air di permukaan luar gelas yang berisi minuman dingin atau es? Fenomena ini sering kita jumpai terutama saat cuaca panas, di mana gelas yang baru diisi dengan air es tiba-tiba tampak basah di bagian luarnya meskipun tidak ada air yang tumpah. Banyak orang mengira bahwa air tersebut berasal dari dalam gelas yang merembes keluar, padahal sebenarnya air tersebut berasal dari udara di sekitar gelas. Artikel ini akan menjelaskan lebih lanjut mengenai penyebab munculnya titik-titik air di luar gelas berisi es menurut proses fisika sederhana.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Proses Kondensasi sebagai Penyebab Utama
Menurut American Chemical Society, penyebab munculnya titik-titik air di luar gelas berisi es adalah proses yang disebut kondensasi. Ini merupakan proses ketika gas berubah menjadi cairan, yang disebabkan oleh perubahan suhu dan juga tekanan.
Dalam kasus gelas berisi es, molekul-molekul gas harus kehilangan energi untuk menjadi cairan. Molekul air dalam keadaan gas kehilangan energi panas, memperlambat gerakannya, dan mulai menempel satu sama lain untuk membentuk cairan yang tampak sebagai tetesan air di permukaan gelas.
Perbedaan Suhu antara Gelas dan Udara Sekitar
Dikutip dari Vaia, faktor pememicu kondensasi adalah perbedaan suhu yang signifikan antara permukaan gelas yang dingin dan udara hangat di sekitarnya.
Ketika gelas diisi dengan air es yang sangat dingin, suhu gelas menurun drastis, menciptakan gradien suhu di mana panas berpindah dari udara yang lebih hangat ke permukaan gelas yang lebih dingin.
Udara di luar gelas memiliki suhu yang lebih tinggi daripada gelas itu sendiri, sehingga ketika udara hangat ini bersentuhan dengan permukaan gelas yang dingin, terjadi transfer panas yang menyebabkan udara mendingin.
Peran Kelembapan Udara dan Titik Embun
Menurut penjelasan dari NOAA, kelembapan udara (humidity) sangat berpengaruh terhadap jumlah tetesan air yang muncul di bagian luar gelas. Jika udara memiliki kelembapan yang tinggi, berarti udara tersebut mengandung lebih banyak uap air.
Karena itu, semakin lembap udara, semakin banyak pula air yang bisa berubah menjadi embun. Proses inilah yang membuat permukaan luar gelas tampak basah oleh titik-titik air.
Proses Transfer Energi dan Perubahan Fase
Proses terbentuknya tetesan air terjadi karena adanya perpindahan panas dari udara hangat ke permukaan gelas yang dingin. Menurut Sciencing, saat udara panas menyentuh gelas yang dingin, panas dari udara berpindah ke gelas tersebut.
Akibatnya, molekul-molekul air yang ada di udara kehilangan sebagian energinya. Berdasarkan penjelasan dari Vaia, ketika molekul air dalam bentuk gas kehilangan panas, gerakannya menjadi lebih lambat dan mereka mulai saling menempel. Dari proses itulah akhirnya terbentuk tetesan air di permukaan gelas.
Baca juga: Cara Kerja Pemantulan Cahaya pada Permukaan Air Menurut Ilmu Fisika
(NDA)
