Konten dari Pengguna

Peran Protein dalam Mendukung Aktivitas dan Kesehatan Otot

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi protein. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi protein. Foto: Shutterstock

Protein adalah nutrisi yang dibutuhkan manusia untuk memasok energi dan mengangkut oksigen ke seluruh tubuh melalui darah. Protein juga membantu membentuk antibodi yang melawan infeksi dan penyakit.

Tak hanya itu, protein dapat mendukung aktivitas dan kesehatan otot tubuh. Simak peran protein dalam mendukung aktivitas dan kesehatan otot dalam ulasan di bawah ini.

1. Protein Membangun Otot

Dikutip dari Medical News Today, protein terdiri dari asam amino yang berperan sebagai blok pembangun sel dan jaringan dalam tubuh. Ada 20 asam amino yang bergabung membentuk protein.

Beberapa asam amino dapat disintesis oleh tubuh, sedangkan sebagian lainnya tidak bisa. Asam amino yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh disebut asam amino esensial, dan harus diperoleh melalui makanan.

Ketika seseorang mengonsumsi protein, maka nutrisi itu akan dipecah menjadi asam amino. Nah, jika seseorang kekurangan protein, maka tubuhnya akan cenderung memecah otot untuk menghasilkan asam amino.

Maka dari itu, jika ingin memelihara kesehatan serta membangun otot, seseorang harus mengonsumsi protein dalam jumlah banyak. Selain itu, tubuh juga menggunakan asam amino untuk sintesis protein otot dan pertumbuhan otot setelah latihan berat.

2. Mendukung Kesehatan Tulang

Dalam laman Healthline disebutkan bahwa banyak penelitian yang menunjukkan kalau protein memiliki manfaat besar bagi kesehatan tulang. Berikut sejumlah penelitiannya:

  • Penelitian tahun 2022 terhadap 1.570 peserta berusia 68 hingga 75 tahun. Hasilnya, diketahui bahwa peningkatan asupan protein berperan penting dalam meningkatkan kepadatan tulang. Lebih lanjut, dijelaskan bahwa protein hewani memberikan manfaat lebih banyak daripada protein nabati.

  • Penelitian tahun 2023, menunjukkan bahwa asupan protein yang dikombinasikan dengan latihan ketahanan penting seiring bertambahnya usia. Sebab, dapat membantu mempertahankan massa tulang, menurunkan risiko osteoporosis dan patah tulang.

Jika seseorang memiliki kesehatan tulang yang baik, tentunya aktivitas hariannya akan lebih nyaman, karena bisa bergerak bebas.

3. Meningkatkan Metabolisme dan Pembakaran Lemak

Protein juga mendukung aktivitas dengan cara meningkatkan metabolisme dan membakar lemak. Hal ini karena tubuh membutuhkan kalori yang lebih banyak untuk mencerna protein.

Dalam sebuah penelitian tahun 2018 juga ditemukan bahwa asupan protein yang tinggi dapat meningkatkan laju metabolisme basal (BMR), yakni jumlah kalori yang digunakan untuk melakukan fungsi-fungsi dasar, seperti bernapas.

4. Menurunkan Tekanan Darah

Tekanan darah tinggi (hipertensi) merupakan penyebab utama serangan jantung, stroke, dan penyakit ginjal kronis. Nah, beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan protein yang tinggi dapat membantu menurunkan tekanan darah. Berikut ini sejumlah penelitiannya:

  • Penelitian tahun 2023, menemukan bahwa peserta dengan asupan protein yang lebih tinggi juga lebih kecil kemungkinannya mengalami hipertensi.

  • Penelitian tahun 2010 terhadap 40 studi menemukan bahwa peningkatan protein menurunkan tekanan darah sistolik rata-rata sebesar 1,76 mmHg dan tekanan darah diastolik sebesar 1,15 mmHg.

Baca Juga: Berapa Jumlah Protein yang Harus Kamu Konsumsi dalam Sekali Makan?