Perbedaan Hamster dan Marmut: Dari Ukuran hingga Perilakunya

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banyak orang sering kali kesulitan mengenali perbedaan hamster dan marmut. Kedua hewan peliharaan rumahan ini memang sering disamakan karena bentuk fisiknya sekilas tampak mirip. Padahal hamster dan marmut memiliki perbedaan yang cukup mencolok, mulai dari ukuran tubuh, pola makan, hingga perilakunya. Memahami perbedaan keduanya akan membantu menentukan cara perawatan yang paling sesuai.
1. Perbedaan Ukuran dan Penampilan
Perbedaan paling jelas antara hamster dan marmut adalah ukuran serta bentuk tubuhnya. Berdasarkan laman Oxbow Animal Health, ciri fisik yang bisa dikenali antara lain:
Hamster: Tubuhnya pendek, dan cenderung bulat dengan kepala besar, leher pendek, serta tanpa ekor. Hamster berukuran sekitar 5–15 cm dan tampak lebih mungil dibanding marmut.
Marmut: Ukurannya bisa dua kali lipat hamster, yakni 20–30 cm dengan berat 0,5–1,3 kg. Tubuhnya lebih panjang, besar, dan terlihat kokoh.
2. Perbedaan Pola Makan
Menurut laman Coops and Cages, hamster dan marmut memiliki kebiasaan makan yang berbeda, yaitu:
Hamster: Termasuk omnivora, mereka memakan tumbuhan, serangga, hingga cacing. Hamster juga punya kantong pipi untuk menyimpan makanan agar bisa dimakan nanti.
Marmut: Bersifat herbivora, makanan utamanya adalah jerami, rumput, dan sayuran hijau. Marmut juga koprofag, yaitu memakan kembali kotorannya sendiri untuk memperoleh vitamin tambahan, khususnya vitamin B dan K. Selain itu, mereka butuh asupan vitamin C dari luar karena tidak bisa memproduksinya sendiri.
3. Perbedaan Perilaku
Kedua hewan ini memiliki sifat dan kebiasaan sosial yang cukup berbeda. Berikut penjelasan perbedaan keduanya:
Hamster: enderung soliter, lebih agresif, dan teritorial. Mereka bisa menggigit atau mencakar ketika merasa terancam. Namun, hamster tidak terlalu vokal sehingga tidak menimbulkan banyak kebisingan.
Marmut: Sangat sosial dan tidak mudah beradaptasi jika dipelihara sendirian. Jika tidak terbiasa dengan kontak manusia, marmut bisa menjadi takut atau gelisah. Berbeda dengan hamster, marmut lebih ekspresif dalam bersuara.
4. Perbedaan Siklus Hidup Hamster dan Marmut
Mengacu laman Chewy, lama hidup hamster dan marmut juga cukup berbeda. Hal ini dapat menjadi pertimbangan dalam memilih hewan peliharaan.
Hamster: Rata-rata hanya berumur 2–3 tahun.
Marmut: Umurnya lebih panjang, yaitu sekitar 5–8 tahun dengan perawatan yang baik.
5. Perbedaan Kebiasaan Tidur
Kebiasaan tidur menjadi salah satu perbedaan yang paling terasa bagi pemilik hewan peliharaan. Menurut laman Heypigs! berikut perbedaan mendasarnya:
Hamster: Bersifat nokturnal, aktif di malam hari. Hal ini mungkin tidak cocok jika seseorang ingin hewan peliharaan yang aktif pada siang hari.
Marmut: Lebih banyak aktif pada siang hari. Hal ini lebih sesuai dengan aktivitas manusia sehingga marmut lebih mudah diajak berinteraksi sepanjang hari.
Baca Juga: Siklus Hidup Lebah yang Perlu Diketahui, Ini Tahapannya
(SA)
