Konten dari Pengguna

Perbedaan Reaksi Gelap dan Terang pada Proses Fotosintesis Tumbuhan

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi proses fotosintesis pada daun. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi proses fotosintesis pada daun. Foto: Unsplash

Rangkaian fotosintesis terbagi menjadi dua tahap utama, yaitu reaksi terang dan reaksi gelap. Reaksi terang memerlukan cahaya matahari secara langsung, sedangkan reaksi gelap tidak membutuhkan cahaya sebagai bahan baku. Adapun perbedaan reaksi gelap dan terang dapat dilihat dari segi fungsi, sumber energi, tempat terjadinya reaksi, hingga hasil akhirnya. Untuk memahami lebih jelas, simak pembahasan seputar aspek-aspek yang membedakan reaksi gelap dan reaksi terang pada artikel berikut.

Daftar isi

1. Perbedaan Fungsi Utama

Menurut buku Fisiologi Tanaman oleh Meiliana Friska dkk., fungsi utama dari kedua reaksi fotosintesis adalah sebagai berikut:

  • Reaksi Gelap: berfungsi menghasilkan senyawa organik (glukosa) yang digunakan tumbuhan untuk pertumbuhan dan sebagai cadangan energi jangka panjang.

  • Reaksi Terang: berfungsi menghasilkan energi dalam bentuk ATP dan NADPH dari cahaya matahari.

2. Perbedaan Sumber Energi

Berikut perbedaan sumber energi yang digunakan dalam kedua reaksi fotosintesis:

  • Reaksi Gelap: tidak menggunakan energi cahaya matahari secara langsung, melainkan memanfaatkan energi kimia hasil dari reaksi terang berupa ATP dan NADPH.

  • Reaksi Terang: menggunakan energi cahaya matahari secara langsung. Selain itu, reaksi ini juga memerlukan klorofil dan air (H₂O) sebagai bahan utama.

3. Perbedaan Tempat Berlangsung Reaksi

Berdasarkan laman Microbe Notes, lokasi berlangsungnya kedua reaksi fotosintesis juga berbeda:

  • Reaksi Gelap: terjadi di bagian cair dari kloroplas yang disebut stroma.

  • Reaksi Terang: berlangsung di membran tilakoid dalam kloroplas yang membentuk struktur tumpukan bernama grana.

4. Perbedaan Proses yang Terjadi

Mengutip laman GeeksforGeeks, proses yang terjadi pada kedua reaksi fotosintesis juga berbeda. Berikut mekanisme keduanya:

  • Reaksi Gelap: dikenal juga sebagai siklus Calvin. Berlangsung dalam tiga tahap utama yaitu fiksasi berupa pengikatan CO₂ oleh molekul RuBP (ribulosa bifosfat), reduksi dengan cara menggunakan ATP dan NADPH untuk membentuk molekul gula sederhana, dan regenerasi RuBP agar siklus dapat terus berlangsung.

  • Reaksi Terang: dimulai saat cahaya diserap oleh klorofil. Energi cahaya tersebut digunakan untuk memecah molekul air (fotolisis) menjadi oksigen (O₂), ion hidrogen (H⁺), dan elektron (e⁻). Elektron hasil pemecahan ini kemudian ditransfer melalui rantai transpor elektron untuk menghasilkan ATP dan NADPH.

5. Perbedaan Hasil Reaksi Fotosintesis

Berikut hasil yang dihasilkan dari masing-masing reaksi:

  • Reaksi Gelap: menghasilkan glukosa atau karbohidrat sederhana (C₆H₁₂O₆).

  • Reaksi Terang: menghasilkan ATP (adenosin trifosfat), NADPH (nikotinamida adenin dinukleotida fosfat tereduksi), dan oksigen (O₂) sebagai produk samping.

6. Perbedaan Waktu Terjadinya

Waktu berlangsungnya kedua reaksi juga berbeda:

  • Reaksi Gelap: dapat terjadi kapan saja, baik siang maupun malam, selama masih ada pasokan ATP dan NADPH dari reaksi terang.

  • Reaksi Terang: hanya terjadi pada siang hari saat sinar matahari tersedia.

Baca Juga: Ciri-Ciri Proses Fotosintesis pada Daun Sehat yang Dapat Dikenali

(SA)