Perkembangan Anak Anjing dari Baru Lahir hingga Usia 2 Tahun

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Anak anjing mengalami serangkaian tahap perkembangan fisik, emosi, dan perilaku sebelum akhirnya memasuki usia dewasa di rentang 1-2 tahun. Bagi adopter yang ingin memahami setiap tahapnya, berikut proses perkembangan anak anjing, seperti dikutip dari laman Best Friends Animal Society dan American Kennel Club.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Perkembangan Anak Anjing Usia 0-2 Minggu
Pada tahap ini, anak anjing masih sangat bergantung pada induknya. Mereka belum bisa melihat atau mendengar, hanya mengandalkan indra peraba dan penciuman untuk mencari kehangatan dan makanan.
Semua kebutuhan, mulai dari menyusu hingga buang air, dibantu oleh induk atau manusia. Jika ingin memahami cara merawat anak anjing tanpa induk bisa simak dalam artikel ini.
Perkembangan Anak Anjing Usia 2-4 Minggu
Di usia ini, anak anjing mulai mengalami banyak perubahan penting. Mata dan telinga mereka terbuka, sehingga mulai bisa melihat dan mendengar lingkungan sekitar.
Gigi susu pun mulai tumbuh, sebagai tanda bahwa mereka akan segera beralih dari susu ke makanan padat. Baca pilihan makanan bernutrisi anak anjing di sini.
Perkembangan Anak Anjing Usia 4-16 Minggu
Masa ini adalah waktu terbaik untuk mengajari anak anjing bersosialisasi. Mereka mulai belajar mengenal manusia, mendengar berbagai suara, bermain sambil belajar tidak menggigit, dan memahami cara bergaul.
Di usia 8-10 minggu, latihan dasar seperti mengenal perintah sederhana sudah bisa dimulai. Tapi karena mereka juga sedang dalam fase mudah takut (fear period), kenalkan hal-hal baru secara perlahan dan penuh kasih.
Perkembangan Anak Anjing Usia 4-6 Bulan
Di usia ini, anjing memiliki energi yang melimpah dan rasa penasaran yang tinggi terhadap lingkungan sekitarnya. Terkadang mereka patuh, namun di lain waktu bisa menunjukkan perilaku yang sulit dikendalikan.
Fase takut kedua bisa muncul dalam tahap ini, jadi penting untuk tetap sabar dan konsisten dalam pelatihan. Olahraga sebaiknya tetap dibatasi agar tidak membebani persendian yang masih berkembang.
Perkembangan Anak Anjing Usia 6-12 Bulan
Dalam fase ini, anjing remaja mulai menunjukkan sifat mandiri dan penuh rasa ingin tahu. Layaknya remaja manusia, mereka bisa menjadi lebih keras kepala dan terkadang menolak mengikuti perintah.
Karena itu, penting untuk tetap melatih mereka secara rutin dan membiasakannya bergaul dengan anjing lain. Jika dibimbing dengan sabar, mereka bisa tumbuh jadi anjing dewasa yang tenang dan percaya diri.
Perkembangan Anak Anjing Usia 1-2 Tahun
Memasuki usia satu tahun, anjing sudah hampir dewasa secara fisik, tetapi perilakunya masih bisa berubah-ubah. Mereka mulai menunjukkan karakter sejatinya dan belajar menyesuaikan diri dalam kehidupan manusia.
Pelatihan lanjutan dan konsistensi tetap dibutuhkan untuk membentuk perilaku yang baik dalam jangka panjang. Di fase inilah kedekatan emosional antara manusia dan anjing biasanya semakin kuat.
Kesimpulan
Anak anjing usia 0-2 minggu: Anak anjing belum bisa melihat dan mendengar, sehingga sangat bergantung pada induknya.
Anak anjing usia 2-4 minggu: Mata dan telinga mulai terbuka, anak anjing mulai berjalan, bermain, dan tumbuh gigi susu.
Anak anjing usia 4-16 minggu: Masa penting untuk sosialisasi, pengenalan suara, serta perhatian khusus karena munculnya fase mudah takut (fear periods).
Anak anjing usia 4-6 bulan: Anak anjing mulai mandiri dan butuh pelatihan yang konsisten.
Anak anjing usia 6-12 bulan: Energi anak anjing sangat tinggi dan rasa ingin tahunya besar, sehingga latihan rutin dan sosialisasi tetap harus dijaga.
Anak anjing usia 1-2 tahun: Anjing mulai menunjukkan karakter dewasa, namun perilakunya masih berubah-ubah dan membutuhkan bimbingan lanjutan.
Baca Juga: Cara Menenangkan Anak Anjing yang Menangis agar Merasa Lebih Nyaman
