Sejarah Basket hingga menjadi Olahraga Populer di Tingkat Global

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Basketball atau bola basket adalah salah satu olahraga paling populer di dunia, yang terkenal dengan ritme pmerainan cepat serta kerja sama tim yang solid. Seiring berjalannya waktu, perubahan aturan, teknik bermain, serta munculnya bintang-bintang legendaris ikut membentuk wajah olahraga ini. Jika Anda penasaran bagaimana permainan ini berkembang hingga menjadi olahraga yang digemari jutaan orang, berikut sejarah basket di dunia berdasarkan informasi dari laman Britannica.
Tahun-Tahun Awal
Bola basket pertama kali diperkenalkan oleh James Naismith, seorang instruktur pendidikan jasmani, pada 1 Desember 1891 di International YMCA Training School (sekarang Springfield College) di Massachusetts.
Olahraga ini awalnya diciptakan sebagai permainan dalam ruangan yang aman dan menyenangkan. Akhirnya, dalam waktu kurang dari satu dekade, basket telah menjadi olahraga populer di perguruan tinggi, meskipun perkembangan liga profesionalnya berjalan lambat pada awal 1900-an.
Pertumbuhan Permainan Basket di AS
Kemudian, popularitas basket tumbuh secara bertahap di Amerika Serikat maupun di kancah internasional, khususnya setelah Perang Dunia II. Namun, permainan ini belum mencapai puncak popularitasnya.
Dengan munculnya televisi kabel pada 1980-an, basket kemudian meledak dan menjadi salah satu olahraga paling diminati. Selain itu, kombinasi antara pemain-pemain spektakuler seperti Magic Johnson, Julius Erving, Larry Bird, dan Michael Jordan menjadikan basket sejajar dengan olahraga tradisional seperti baseball dan football.
Basket di Sekolah Menengah dan Perguruan Tinggi AS
Di sisi lain, basket di level sekolah menengah dan perguruan tinggi berkembang dari permainan yang kaku menjadi lebih cepat dengan sistem skor lebih dinamis.
Selain itu, aturan permainan juga mengalami perubahan penting, antara lain penetapan garis tengah dengan batas waktu 10 detik untuk membawa bola melewati midcourt, penghapusan jump center setelah setiap field goal, serta penerapan shot clock 45 detik dan aturan tiga poin untuk meningkatkan tempo dan daya tarik permainan.
Lebih jauh lagi, teknik menembak juga berkembang pesat. Hank Luisetti dari Stanford memperkenalkan tembakan satu tangan pada 1930-an, yang kemudian berevolusi menjadi jump shot pada 1950-1960-an.
Di samping itu, perkembangan pemain pun menjadi sorotan. Dari Bob Kurland, George Mikan, Bill Russell, Wilt Chamberlain, hingga Kareem Abdul-Jabbar, pemain tinggi mulai mendominasi permainan.
Namun, pemain kecil dan menengah seperti Bob Cousy, Pete Maravich, Magic Johnson, Larry Bird, dan Michael Jordan juga tak kalah berpengaruh, karena mereka menunjukkan betapa pentingnya kecepatan, kreativitas, dan teknik individu dalam memenangkan pertandingan.
Basket Profesional di AS
Pada awalnya, basket profesional berkembang di wilayah Mid-Atlantic dan New England, dengan tim-tim awal seperti Trenton, New York Wanderers, dan Buffalo Germans. Original Celtics (1915) dan New York Renaissance (Rens) menjadi tim legendaris yang mendominasi dekade 1920-an hingga 1930-an.
Namun, liga profesional pertama, National Basketball League (NBL) yang dibentuk pada 1898, sering tidak stabil karena pemain kerap berpindah-pindah antar tim.
Pasca krisis ekonomi besar, basket profesional mulai memperoleh pijakan yang lebih kuat dengan dibentuknya Basketball Association of America (BAA) pada 1946, yang kemudian bergabung dengan NBL untuk membentuk NBA pada 1949.
Basket Wanita di AS
Di sisi lain, Clara Baer memperkenalkan basket di H. Sophie Newcomb College pada 1895 dengan aturan khusus untuk wanita. Pada awalnya, permainan dibatasi enam pemain per tim dan lapangan dibagi menjadi area-area tertentu.
Kemudian, Senda Berenson menyelenggarakan pertandingan pertama antarwanita pada 1893 di Smith College. Seiring waktu, pada 1971 jumlah pemain dikurangi menjadi lima dan batasan lapangan dihapus, sehingga tingkat kompetisi meningkat secara signifikan.
Adapun kontrol basket wanita beralih ke National Collegiate Athletic Association (NCAA) pada awal 1980-an, yang membuat turnamen wanita disiarkan secara nasional bersamaan dengan turnamen pria.
Tidak berhenti di situ, profesional wanita mulai berkembang melalui WNBA yang dimulai pada 1997. Kini, liga ini terdiri dari tim-tim di Konferensi Timur dan Barat, dan musim pertandingannya berlangsung pada musim panas.
Kompetisi Internasional
Perkembangan basket internasional didorong oleh Phog Allen, yang berperan penting agar olahraga ini masuk ke Olimpiade 1936. Kejuaraan dunia basket pun dimulai, yakni pada 1950 untuk pria dan 1953 untuk wanita, yang kini dikenal sebagai FIBA Basketball World Cup.
Di Eropa, negara-negara seperti Italia, Spanyol, dan wilayah Balkan memiliki liga profesional yang kuat dan menjadi sumber pemain NBA. Selain itu, banyak pemain Amerika memilih bermain di Eropa, baik sebelum maupun setelah berkarier di NBA. Pertukaran bakat secara global ini terus meningkat dan semakin memperkaya perkembangan olahraga basket di seluruh dunia.
Baca Juga: Sejarah Bulu Tangkis di Dunia dan Indonesia
