Konten dari Pengguna

Sejarah Internet Indonesia dari Era Perintisan hingga Modern

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi internet. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi internet. Foto: Unsplash

Sejarah internet Indonesia tidak muncul begitu saja. Perkembangannya melalui rangkaian fase panjang, dimulai dari eksperimen kecil hingga akhirnya menjadi jaringan besar yang menghubungkan ratusan juta pengguna. Artikel ini akan mengulas secara lebih lengkap tentang perjalanan internet di Indonesia.

Daftar isi

1. Awal Perintisan Internet

Kemunculan internet Indonesia mulai terlihat pada awal 1990-an. Dalam buku 10 Jam Menguasai Internet Teknologi dan Aplikasinya oleh Yuhefizar, pada periode ini, jaringan internet lebih dikenal sebagai paguyuban network, sebuah istilah yang mencerminkan semangat kerjasama, kekeluargaan, dan gotong royong yang sangat terasa di antara para pengembang internet.

2. Koneksi Internasional Pertama

Universitas Indonesia menjadi salah satu pelopor penting dalam sejarah perkembangan internet nasional. Melalui jaringan UINet (University of Indonesia Network), kampus ini berhasil terhubung dengan UUNet, salah satu penyedia layanan internet terbesar pada masa itu.

Pada tahun 1983, Indonesia mencatat sejarah ketika Joseph Luhukay mengembangkan jaringan UINet yang kemudian menjadi koneksi internet internasional pertama dari Indonesia. Bahkan, Indonesia tercatat sebagai negara pertama di Asia yang terhubung ke jaringan internet global.

Dalam buku Panduan Mahir Akses Internet oleh Hanni Sofia dan Budhi Prianto dijelaskan bahwa pengguna internet awal masih mengandalkan layanan seperti CIX (Inggris) dan Compuserve (Amerika Serikat) untuk mengakses jaringan internasional. Pada tahun 1988, Universitas Indonesia mendaftarkan protokol internet pertama dari Indonesia, yaitu UI-NETLAB (192.41.206/24).

Beberapa nama-nama dalam sejarah pembangunan internet pada tahun 1992-1994 antara lain RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo. Mereka sebagian besar berasal dari komunitas radio amatir yang melakukan berbagai eksperimen jaringan komputer melalui frekuensi radio.

3. Internet Service Provider di Indonesia

Perkembangan internet yang sebelumnya hanya berupa aktivitas penelitian dan hobi mulai bergeser ke ranah komersial sekitar tahun 1994. Pada tahun inilah hadir penyedia layanan internet (ISP) pertama di Indonesia, yaitu PT Indo Internet (IndoNet) yang didirikan oleh Sanjaya.

Dalam penelitan Alcianno Ghobadi Gani berjudul Sejarah dan Perkembangan Internet di Indonesia, IndoNet menyediakan layanan dial-up sebagai metode sambungan awal ke internet. Pada fase awal, akses internet masih berbasis teks melalui shell account, menggunakan browser Lynx, email client Pine, serta chatting berbasis konferensi.

Memasuki tahun 1995, sejumlah Bulletin Board System (BBS) seperti Clarissa mulai menyediakan akses Telnet ke luar negeri. Pengguna dapat menggunakan remote browser Lynx di Amerika Serikat sehingga memungkinkan akses HTTP dari Indonesia.

Setelah IndoNet, sejumlah ISP baru bermunculan, antara lain seperti PT Rahardjasa Internet (Radnet) (1995), Wasantara Network oleh PT Pos Indonesia (1996), IndosatNet (1996), dan Telkomnet (1998). Kemudian di tahun 1996, bisnis warung internet (warnet) mulai berkembang di Indonesia. Warnet menjadi gerbang utama masyarakat untuk mengenal internet.

Baca Juga: Sejarah Televisi Indonesia: Perkembangan dari TVRI hingga Televisi Swasta

(SA)