Konten dari Pengguna

10 Keutamaan Menikahi Seorang Yatim dalam Islam

Hijab Lifestyle

Hijab Lifestyle

All about hijab.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hijab Lifestyle tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pernikahan Muslim. Foto: Unsplash/@ramche
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pernikahan Muslim. Foto: Unsplash/@ramche

Pernikahan adalah salah satu peristiwa terpenting dalam hidup seseorang. Apalagi dalam Islam, pernikahan bahkan dianggap separuh dari agama. Menikah tidak hanya melibatkan dua orang yang akan menjadi suami istri, tetapi juga mempersatukan kedua keluarga pengantin.

Namun, orang bisa saja mengalami peristiwa yang tidak menguntungkan dalam hidupnya, seperti menjadi yatim piatu. Seperti yang kita ketahui bersama, seorang yatim piatu memiliki status khusus dalam Islam bersama dengan wanita janda. Allah SWT akan memberinya pahala yang sangat besar bagi kaum yang memberikan perhatian kepada mereka.

Banyak keuntungan menikah dengan seorang yatim dalam Islam. Tanggung jawab seseorang yang menikahi mereka memang tidak ringan, tetapi pahala yang didapatkan akan berlipat ganda. Seperti yang diketahui, seorang yatim piatu tidak memiliki orang tua untuk melindungi atau membimbing mereka.

Orang yang menikahi seorang yatim harus melakukan tugas pengganti sebagai orang tua dan juga sebagai pasangan yang baik. Dilansir dari situs azislam.com, berikut keutamaan menikahi seorang yatim dalam Islam.

Mengikuti Perintah Allah SWT

Allah telah memerintahkan semua umat Islam untuk menjaga yatim piatu. Mereka harus diberi makan dan dirawat dengan nama Allah SWT. Siapapun yang menikahi yatim piatu berarti mengikuti perintah Allah.

“Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan……” [Al-Insan:8]

Berjuang di Jalan Allah SWT

Berjuang di jalan Allah akan dijanjikan surga Jannah. Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Orang yang peduli pada janda dan orang miskin adalah seperti mereka yang berperang di jalan Allah atau mereka yang menghabiskan hari-hari dengan puasa dan shalat malam.” (Bukhari)

Dilindungi dari Api Neraka

Rasulullah SAW mengatakan bahwa kaum yatim dapat melindungi dari siksa api neraka. Aisha berkata:

“Seorang wanita datang kepada aku membawa dua putrinya. Dia meminta sesuatu, tetapi aku tidak dapat menemukan apa pun kecuali satu buah kurma yang aku berikan padanya. Dia membaginya di antara putrinya dan kemudian bangkit lalu pergi. Rasulullah datang dan aku memberi tahu apa yang telah terjadi. Dia berkata, 'Siapapun yang menjaga anak-anak (yatim) itu dengan cara apapun dan baik kepada mereka, maka mereka (anak yatim) akan menyelamatkan dari siksa api neraka.' ”

Tetap Dekat dengan Nabi

Pasangan dari seorang yatim piatu akan tetap dekat dengan Rasulullah SAW, seperti yang Rasulullah SAW katakan sendiri:

“Saya dan para wali yatim piatu akan berada di Taman seperti dua orang ini (menjulurkan kedua jarinya).”

Ilustrasi pernikahan. Foto: Pixabay/StockSnap

Melunakkan Hati Seseorang

Suatu ketika seorang pria datang kepada Rasulullah SAW dan bertanya mengapa dia memiliki hati yang sangat keras. Lalu Rasulullah SAW menjawab:

“Apakah kamu ingin hatimu menjadi lembut dan mendapatkan apa yang kamu butuhkan? Kasihanilah anak yatim piatu, tepuk kepalanya dan beri dia makan dari apa yang kamu makan. Ini akan melembutkan hati kamu, dan memungkinkan kamu mendapatkan apa yang kamu butuhkan. ” (Tabarani)

Duka Akan Dihapus

Allah SWT pasti akan menghilangkan kesedihan seseorang yang menikahi yatim piatu seperti yang dikatakan Rasulullah SAW:

"Barangsiapa menghilangkan kesedihan duniawi dari orang beriman, Allah akan menghapus darinya salah satu duka di Hari Penghakiman" (Muslim)

Mendapatkan Pengampunan dari Allah SWT

Setiap Muslim menginginkan pengampunan dari Allah SWT. Salah satu keuntungan menikahi seorang yatim dalam Islam adalah kita akan mendapatkan pengampunan itu.

”Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” [Al-Baqarah:268]

Malaikat Akan Mendoakan

Bahkan para Malaikat akan mendoakan siapa saja yang mengasuh orang yatim piatu. Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Tidak ada hari yang menyingsing bagi hamba [Allah] tanpa dua malaikat turun [ke Bumi]. Salah satu dari mereka berkata, 'Ya Allah, berikan pahala (khalaf) kepada orang-orang yang memberi [amal]’; yang lain berkata, 'Ya Allah berikan kerugian (talaf) kepada mereka yang menahan [amal]' ”

Dijanjikan Surga Jannah Bersama Nabi

Menikahi seorang yatim piatu tidak hanya menjamin dirinya untuk memasuki Surga Jannah, tetapi Rasulullah akan berjalan ke sana berdampingan. Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Sesungguhnya aku dan pengasuh anak yatim piatu akan masuk surga bersama-sama seperti ini, (mengangkat jari telunjuk dan jari tengahnya bersama-sama, tidak menyisakan ruang di antaranya).” (Bukhari)

Memenuhi Hak-hak Orang Yatim

Kaum yatim memiliki banyak hak yang harus dipenuhi, seperti diasuh dan diberi makanan yang cukup. Semua itu bisa dilakukan sekaligus saat seseorang menikah dengan seorang yatim piatu.

Itulah manfaat menikah dengan orang yatim piatu dalam Islam. Setelah membaca semua itu, kita jadi mengerti bahwa menikahi yatim sama saja merawat mereka, sehingga orang tersebut akan mendapatkan pahala atas pernikahannya dan juga pahala karena dia mengasuh yatim piatu.

Ilustrasi pernikahan. Foto" Pixabay/Takmeomeo