Konten dari Pengguna

Makna Self-love dalam Pandangan Islam

Hijab Lifestyle

Hijab Lifestyle

All about hijab.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hijab Lifestyle tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi self-love. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi self-love. Foto: Shutterstock

Mencintai diri sendiri atau dikenal sebagai self-love sangat penting untuk ditumbuhkembangkan dalam diri seseorang. Namun, banyak yang menganggap bahwa self-love sama dengan egois.

embed from external kumparan

Egois dan mencintai diri sendiri pada hakikatnya berbeda. Egois cenderung mementingkan diri sendiri sehingga apa pun yang dilakukan pada dasarnya menguntungkan diri sendiri. Sedangkan self-love sikap mencintai diri sendiri, tapi jga tidak lupa untuk mencintai orang lain sehingga porsi keduanya berimbang.

Saat self-love diterapkan, kamu akan merasa lebih mudah untuk berpikir positif, termasuk saat marah, kecewa, atau sedih, karena hal tersebut adalah bentuk dari penerimaan diri.

Lantas, bagaimana Islam memandangan self-love?

Dalam pandangan Islam, mencintai diri sendiri adalah suatu kewajiban sebagai wujud rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Sederhananya, mencintai diri sendiri merupakan bentu rasa cinta kepada Allah SWT.

Menurut ulama Quraish Shihab, untuk mengenali diri sendiri harus menyadari bahwa dalam diri manusia terdapat komponen akal, jasmani, dan rohani. Ketika komponen tersebut harus terpenuhi secara seimbang dalam diri manusia dan jangan hanya salah satunya saja.

"Kalau hanya memperhatikan akal saja, mengabaikan perasaan, kacau, perasaan saja, mengabaikan akal, kacau," jelasnya seperti dikutip dari Youtube channel Najwa Shibab yang berjudul "Menjadi Manusia Seutuhnya dengan Self Love".

Dalam pembahasannya tersebut, Quraish Shihab menjelaskan bahwa antara Allah SWT, diri sendiri, hingga keluarga, memiliki hak yang harus dipenuhi secara seimbang, sehingga tidak ada yang teraniaya dan terabaikan.

"Tuhanmu punya hak atas apa yang kamu tunaikan, badanmu juga punya hak, kamu harus perhatikan. Begitupun dengan keluarga, ini harus digabung semuanya. Sehingga, tidak ada yang teraniaya, tidak ada yang terabaikan," paparnya.

Ilustrasi self-love. Foto: Shutterstock

Dalam Islam pula, self-love dapat dilakukan dengan cara membaca Al-Quran dan berdoa.

"Ada saat berdialog dengan Tuhan, yaitu dengan membaca Al-Quran dan berdoa. Ada saat dia berpikir tentang alam raya, itu berarti menuntut ilmu, ada saat dia melakukan intropeksi," ujarnya.

"Yang paling penting itu berhubungan dengan Tuhan, yang paling penting itu cari sahabat yang bisa membantu, yang bisa menghalangi kita melakukan sesuatu yang tidak benar, itu caranya mencintai diri sendiri (self-love) dengan mengenal diri sendiri dan memperlakukannya sesuai dengan objek yang ingin dipelihara," tutup Quraish Shihab.

Jadi, menurut Quraish Shihab, menjadi manusia yang utuh dengan mencintai diri sendiri harus memperhatikan tiga hal, yakni akal, jasmani, dan rohani, kemudia mengenalinya sesuai dengan petunjuk Allah SWT.