Konten dari Pengguna

Membongkar Aib Keluarga, Pantaskah Dilakukan Seorang Istri?

Hijab Lifestyle

Hijab Lifestyle

All about hijab.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hijab Lifestyle tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Alvin Faiz dan Larissa Chou. Foto: Instagram/larissachou
zoom-in-whitePerbesar
Alvin Faiz dan Larissa Chou. Foto: Instagram/larissachou

Viral, Larissa Chou baru-baru ini membongkar alasan mengapa dirinya menggugat cerai anak almarhum Ustaz Arifin Ilham, Alvin faiz. Melalui media sosial Instagram pribadinya, Larissa Chou curhat cukup panjang di fitur story yang diatur Close Friends alias hanya teman-teman dekat saja yang bisa melihat.

Namun, curhatan panjang itu bocor dan diketahui publik, bahkan menjadi viral di media sosial. Terlepas dari masalah yang dialami pasutri tersebut, yakni Larissa Chou dan Alvin Faiz, timbul pertanyaan pantaskah seorang istri/suami membuka rahasia atau aib pasangannya di media sosial?

Dalam berumah tangga, pasti akan ada saja masalah yang datang hingga melibatkan konflik antar pasangan. Entah permasalahan itu disebabkan oleh suami ataupun istri.

Lidang memang tak bertulang. Bahaya yang bisa ditimbulkan lewat lidah dapat menghancurkan silaturahmi yang sudah terjalin.

Dalam Islam, seharusnya setiap pasangan sudah sepatutnya untuk saling menutupi dan saling menjaga aib pasangannya. Termasuk jika seorang istri atau suami yang membongkar aib pasangannya, berarti itu sama saja dengan menelanjangi diri.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 187 yang artinya:

"...mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka....."

Dalam kasus yang terjadi kepada Larissa Chou, berdasarkan curhatan yang sudah tersebar mengenai alasan ia melakukan gugatan cerai, salah satunya pada poin nomor enam dari tujuh poin yang ia beberkan.

Di poin nomor enam tersebut, ia mengatakan bahwa, "Pernah melakukan hubungan badan dengan perempuan lain pada tahun 2019." Mengenai hal tersebut, sebenarnya memberitahukan cerita-cerita keluarga, atau bahkan aib yang dibeberkan adalah sesuatu yang tidak boleh dilakukan.

Ini bahkan sudah dijelaskan di dalam suatu hadis dari Abu Sa'id al Khudriy, Rasullullah SAW bersabda,

"Sesungguhnya manusia yang paling jelek kedudukannya di hari kiamat adalah seorang laki-laki (suami) yang bercampur (bersetubuh) dengan istrinya, kemudian membeberkan rahasia istrinya tersebut." (HR Muslim)

Larangan membuka aib suami dalam Islam pun didukung oleh hadis lainnya, "Tidaklah seorang hamba menutupi (aib) seorang hamba (yang lain) di dunia melainkan Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat." (HR Muslim)

Lantas, ganjaran apa sih yang akan didapat jika mengumbar aib pasangannya? Dalam ajaran Islam pula, ancaman dengan azab yang mengerikan dapat terjadi di hari kiamat kelak bagi siapa pun yang mengumbar aib pasangannya.

Diriwayatkan dari Abu Qatadah, Rasulullah SAW bersabda, "Orang yang membuka aib pasangannya, Allah akan mengikatnya dengan ular besar di hari kiamat nanti." (HR Ahmad)

Selain itu, dalam hadis riwayat lainnya juga menyebutkan, "Perumpamaan orang yang membuka aib pasangannya itu seperti orang yang digigit beberapa ular hitam pada hari kiamat nanti." (HR Thabrani)

Maka dari itu, sudah sepatutnya bag setiap pasangan untuk menjaga aib pasangannya. Biarlah hal buruk itu diketahui oleh pasangan dan Sang Pencipta saja. Sebab, dengan mengumbar permasalahan seperti itulah yang bisa membuat rumah tangga semakin retak hingga menyebabkan perceraian.

"Wahai sekalian orang yang hanya berislam dengan lisannya namun keimanan belum tertancap di dalam hatinya. Janganlah kalian menyakiti kaum muslimin, jangan pula kalian memperolok mereka, dan jangan pula kalian menelusuri mencari-cari aib mereka. Karena barangsiapa yang mencari-cari aib saudaranya niscaya Allah akan mencari-cari aibnya, dan barang siapa yang aibnya dicari-cari oleh Allah niscaya Allah akan mempermalukan dia meskipun dia berada di dalam rumahnya sendiri." (HR Abu Daud no. 4236 dan At-Tirmizi no. 2032)

Menjaga kemuliaan suami sama artinya dengan melindungi kehormatan sendiri. Itu artinya, menutupi aib suami berarti sama dengan menutupi aib diri sendiri.