5 Film yang Dibintangi Joaquin Phoenix Selain 'Joker'

Hi!Pontianak - Aktor Joaquin Phoenix tengah menjadi perbincangan berkat aktingnya yang luar biasa dalam perannya sebagai Arthur Fleck dalam film Joker yang telah dirilis, Rabu (2/10/2019).
Aktingnya berhasil mencuri perhatian para penonton dan mendapat banyak pujian. Aktor berusia 44 tahun itu memang dikenal memiliki bakat akting yang mengagumkan dan juga selalu tampil total pada setiap film yang diperankannya. Untuk film Joker saja, ia rela menurunkan berat badannya hingga 23,5 kilogram. Bahkan melakukan riset terhadap penderita gangguan mental demi memaksimalkan perannya.
Sosok pria berusia 44 tahun ini bukanlah aktor baru yang namannya melejit berkat satu peran fantastis sebagai karakter anti-hero ciptaan DC Comics. Sebelumnya aktor bernama lengkap Joaquin Rafael Christiano Phoenix ini juga telah memerankan berbagai karakter film yang tak kalah sukses.
Berikut 5 film yang dibintangi Joaquin Phoenix:
1. Gladiator (2000)
Russell Crowe boleh saja menjadi pemeran utama film Gladiator. Namun, jangan melupakan bagaimana Joaquin Phoenix yang berhasil memerankan karakter ambisius sebagai Commodus.
Film yang tayang pada tahun 2000 ini bercerita mengenai meninggalnya Kaisar Marcus Aurelius. Putranya, Commodus (Phoenix), yang licik berusaha mengeksekusi penasehat terdekat ayahnya, Maximus (Russell Crowe). Maximus dibuat kehilangan segalanya dan terpaksa untuk bekerja kembali ke kota dengan cara menjadi seorang gladiator, sehingga ia dapat balas dendam pada Commodus.
Berperan sebagai pengacau dan begitu terobsesi terhadap kekuasaan, karakter Phoenix ini sukses membuat banyak penonton jadi membencinya karena terbawa akting luar biasa.
2. The Master (2012)
Di film ini Joaquin Phoenix berperan sebagai veteran Perang Dunia II yang berjuang untuk menyesuaikan diri kembali dengan masyarakat setelah masa perang.
Secara kebetulan, ia mendapati dirinya dihadapan pendiri sebuah sekte yang dikenal sebagai 'The Cause' Lancaster Dodd (Philip Seymour Hoffman). Keduanya menjalin hubungan aneh yang penuh dengan perebutan kekuasaan. Ini adalah salah satu film terbaik Paul Thomas Anderson, karena dua karakter utamanya yang jadi sorotan.
3. Her (2013)
Her merupakan salah satu film drama fiksi ilmiah romantis populer yang dibintangi Phoenix. Menjadi karakter bernama Theodore Twombly, Phoenix sukses memerankan laki-laki dengan kondisi mental yang tidak stabil sekaligus menjalankan kisah cinta yang unik.
Film ini bercerita mengenai Theodore Twombly yang merupakan pria kesepian, tertutup dan tertekan. Ia harus merasakan sakitnya patah hati karena perceraian dengan istrinya, Catherine (Rooney Mara).
Akibat kesedihannya itu, ia pun menjauhkan diri dari kehidupan sosial dan lebih banyak menghabiskan waktu dengan komputernya. Ia pun berhasil membuat sebuah sistem operasi di komputer yang didesain bisa menyesuaikan karakteristik penggunanya. Namun tanpa disadarinya, ia pun jatuh cinta dengan sistem komputer yang bernama Samantha tersebut.
4. Inherent Vice (2014)
Dalam film karya Paul Thomas Anderson yang diangkat dari novel Thomas Pynchon ini, Phoenix berperan sebagai seorang detektif swasta bernama “Doc” Sportello. Dia menyelidiki kasus mantan pacarnya yang kemudian membawanya bertemu dan berinteraksi dengan berbagai karakter aneh.
Dibuat dengan latar belakang sekitar tahun 1970-an, film ini bercerita mengenai wanita yang pernah dicintainya berubah menjadi mantannya bernama Shasta Fay (Katherine Waterston) datang mengunjunginya. Mungkin Larry merasa kedatangan Shasta untuk niat kembali padanya.
Dengan para pemeran pendukung seperti Reese Witherspoon, Josh Brolin, Joanna Newsom, Owen Wilson dan Benicio del Toro, film ini pun dipenuhi dengan penampilan yang hebat.
5. You Were Never Really Here (2017)
Dalam film genre thriller karya Lynne Ramsay ini, Phoenix sekali berperan sebagai seorang veteran yang mengalami trauma. Karakter Joe yang ia perankan memiliki misi untuk melacak gadis-gadis yang menghilang.
Satu pekerjaan tertentu memaksanya masuk ke pusat konspirasi yang mungkin terlalu berat untuk dilakukannya seorang diri. Film ini memenangkan Phoenix sebagai aktor terfavorit di Cannes saat pemutaran perdananya dan mendapat standing ovation dari para penonton.
