Kumparan Logo
Konten Media Partner

Depresi Karena Cekcok dengan Istri, Pria Asal Pontianak Timur Pilih Bunuh Diri

HiPontianakverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
llustrasi bunuh diri. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
llustrasi bunuh diri. Foto: Shutterstock

Hi!Pontianak - Seorang pria asal Pontianak Timur diduga mengalami depresi akibat cekcok dengan istri dan masalah ekonomi yang dihadapinya. Ia nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di rumah kerabatnya, Rabu, 6 Desember 2023.

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade, jenazah pria berusia 32 tahun ini, kini sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. "Dari pemeriksaan fisik, tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban, hanya ditemukan tanda atau bekas upaya bunuh diri. Saat ini jenazah sudah diambil oleh pihak keluarganya, untuk prosesi pemakaman," ujar Ade, Kamis 7 Desember 2023.

Berdasarkan keterangan keluarganya, korban diduga depresi, karena masalah keluarga. Sebelum mengakhiri hidupnya, Ade mengatakan, korban sempat mengirimkan gambar tali yang digunakan korban untuk bunuh diri, melalui handphone korban kepada istrinya.

"Korban ini menginap di rumah koleganya sejak Senin, 4 Desember 2023. Diketahui jika korban ini ada masalah pasti curhatnya kepada saksi. Dari keterangan saksi, korban sebelumnya pernah bercerita, bahwa korban sedang mengalami masalah perceraian dengan istrinya. Korban yang merasa depresi sering melamun saat menginap di rumah saksi, dan sebelumnya korban juga sempat bercerita tentang masalah ekonomi," jelasnya.

Ade menambahkan, sekitar pukul 10.00 WIB, awalnya saksi merasa curiga, karena korban tidak keluar dari kamar. Kemudian saksi yang merasa curiga, mendobrak pintu kamar tersebut.

Saat pintu terbuka, didapati korban sudah dalam keadaan meninggal, tergantung dengan menggunakan seutas tali tambang ukuran jari kelingking dewasa.

"Saksi yang curiga mendobrak pintu kamar, dan ditemukan korban dalam keadaan meninggal dunia, dengan posisi tergantung. Selanjutnya peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Sungai Kakap. Namun terhadap peristiwa itu, kami dari Polres Kubu Raya tetap melakukan penyelidikan," tutup Ade.

-------------------------------------------------

Anda bisa mencari bantuan jika mengetahui ada sahabat atau kerabat, termasuk diri anda sendiri, yang memiliki kecenderungan bunuh diri.

Informasi terkait depresi dan isu kesehatan mental bisa diperoleh dengan menghubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas dan Rumah Sakit terdekat, atau mengontak sejumlah komunitas untuk mendapat pendampingan seperti LSM Jangan Bunuh Diri via email janganbunuhdiri@yahoo.com dan saluran telepon (021) 9696 9293, dan Yayasan Pulih di (021) 78842580.