Kumparan Logo
Konten Media Partner

Diduga Masalah Ekonomi, Anggota Polri di Pontianak Akhiri Hidup

HiPontianakverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi gantung diri. Anggota Polri di Pontianak gantung diri, diduga karena ada masalah ekonomi. Foto: Dok. Kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gantung diri. Anggota Polri di Pontianak gantung diri, diduga karena ada masalah ekonomi. Foto: Dok. Kumparan

Hi!Pontianak - Seorang Anggota Polri di Kota Pontianak, Kalimantan Barat nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dapur rumahnya. Korban pertama kali ditemukan oleh istrinya pada Senin, 10 Juni 2024 sekitar pukul 04.30 WIB.

Kabidhumas Polda Kalbar, Kombespol Raden Petit Wijaya mengatakan istri korban yang saat itu hendak buang air di kamar mandi yang menemukan jenazah korban di dapur.

"Keterangan dari istri korban, bahwa istri terbangun pada 04.30, saat menuju kamar mandi, sang istri mendapati suaminya dalam posisi menggantung dengan seutas tali plastik berwarna hijau," ungkapnya.

Kombespol Raden Petit bilang, tidak ada tanda kekerasan lain pada tubuh korban, dan saat ini jenazah korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara Anton Soedjarwo.

Pihak Polda saat ini masih mendalami motif korban hingga nekat mengakhiri hidup, namun berdasarkan keterangan orang terdekat, diduga ada permasalahan ekonomi dari korban

Anda bisa mencari bantuan jika mengetahui ada sahabat atau kerabat, termasuk diri anda sendiri, yang memiliki kecenderungan bunuh diri.

Informasi terkait depresi dan isu kesehatan mental bisa diperoleh dengan menghubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas dan Rumah Sakit terdekat, atau mengontak sejumlah komunitas untuk mendapat pendampingan seperti LSM Jangan Bunuh Diri via email janganbunuhdiri@yahoo.com dan saluran telepon (021) 9696 9293, dan Yayasan Pulih di (021) 78842580.