Kumparan Logo
Konten Media Partner

Gadis asal Pontianak Ini 'Open BO' di MiChat untuk Beli Handphone Baru

HiPontianakverified-green

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi prostitusi. Foto: helmi afandi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi prostitusi. Foto: helmi afandi/kumparan

Gadis asal Pontianak Ini 'Open BO' di MiChat untuk Beli Handphone Baru

Hi!Pontianak - Seorang anak perempuan di Pontianak mengaku terpaksa 'Open BO' atau menjajakan dirinya di suatu aplikasi online (MiChat), untuk membeli sebuah handphone baru.

Sebelumnya, Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalimantan Barat dan Polsek Pontianak Selatan, kembali melakukan penggerebekan prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur, di salah satu hotel di Pontianak, pada Kamis siang, 17 Desember 2020.

2 orang anak perempuan di bawah umur terpantau sedang menjajakan dirinya (menunggu orderan) di sebuah kamar hotel. Di kamar tersebut jugada ada 4 teman prianya.

Ilustrasi penggerebekan prostitusi online yang anak melibatkan anak di Pontianak. Foto: Teri/Hi!Pontianak

“4 orang pria ini, 3 orang dewasa, 1 orang anak di bawah umur. Untuk perihal apakah dia mucikarinya, itu masih kita selidiki,” jelas Komisioner KPPAD Kalbar, Alik R Rosyad, Jumat, 18 Desember 2020.

Alik mengatakan, salah satu anak perempuan yang diamankan tersebut, mengaku menjajakan jasanya untuk membeli handphone baru.

“mMereka ini kebutuhannya adalah, katanya, pengen beli handphone, karena kemarin dia pakai handphone 1, (berbagi) dengan temennya. Yang 1 nya lagi (mengaku) untuk kebutuhan hidup,” ungkapnya.

Anak perempuan yang ingin membeli handphone mengaku memasang tarif jasa seks komersial sebesar Rp 700 ribu.

Sementara itu, barang bukti yang ditemukan yakni alat kontrasepsi bekas pakai, dan masih utuh. Selain itu, pihaknya juga menemukan 3 bungkus plastik, yang diduga bekas bungkus narkoba.

“Saat dilakukan pemeriksaan urine, 4 orang pria ini positif menggunakan narkoba, dan 2 orang anak perempuan di bawah umur ini negatif dia,” jelasnya.