Kumparan Logo
Konten Media Partner

Manfaat Jeruk Nipis Sebagai Solusi untuk Menurunkan Kadar Asam Urat

HiPontianakverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi asam urat. Foto: Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi asam urat. Foto: Thinkstock

Hi!Pontianak - Jeruk nipis sedari dulu merupakan buah yang dipercayai memiliki kaya manfaat bagi tubuh manusia, salah satunya asam urat.

Asam urat merupakan bagian yang normal dari darah dan urin. Asam urat dihasilkan dari pemecahan dan sisa-sisa pembuangan dari bahan makanan tertentu yang mengandung nukleotida purin yang diproduksi oleh tubuh.

Peningkatan kadar asam urat dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya usia, jenis kelamin, berat badan, konsumsi alkohol dan asupan purin. Untuk jenis makanan yang mengandung kadar purin yang tinggi ialah daging, ikan, kacang-kacangan serta jeroan.

Sedangkan kadar asam urat dalam darah dibedakan menurut jenis kelamin serta usia. Kadar asam urat pada laki-laki dan perempuan yang belum pubertas memiliki rata-rata sekitar 3,5 mg/dL.

Kadar asam urat normal pada laki-laki dewasa 3,4-7,0 mg/dL sedangkan kadar asam urat normal dalam darah pada perempuan dewasa 2,4-5,7 mg/dL. Asam urat yang beredar dalam darah tidak akan menimbulkan penyakit jika kadarnya berada dalam batas normal.

Jeruk nipis. Foto: Shutterstock

Namun jika kelewatan kadarnya, asam urat bisa menimbulkan masalah yang biasa disebut hiperurisemia. Hiperurisemia menimbulkan hipersaturasi asam urat, yaitu kelarutan asam urat dalam darah yang melewati ambang batasnya sehingga menyebabkan timbunan asam urat dalam bentuk garam (monosodium urat) di jaringan.

Untuk menurunkan kadar asam urat, umumnya seseorang dengan riwayat asam urat tinggi mengonsumsi obat dari dokter. Selain itu, asam urat juga dapat distabilkan dengan cara mengonsumsi obat-obat herbal.

Menurut WHO, obat herbal didefinisikan sebagai bahan baku yang berasal dari tumbuhan yang memiliki efek terapi yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Komposisi dari obat herbal biasanya berasal dari bahan mentah atau bahan yang sudah melalui suatu proses yang berasal dari satu atau beberapa jenis tumbuhan.

Salah satu herbal yang yang dapat menurunkan kadar asam urat, yaitu jeruk nipis. Masyarakat Indonesia menggunakan jeruk nipis sebagai bumbu masakan dan obat-obatan. Dalam bidang kesehatan, jeruk nipis biasa digunakan dan dimanfaatkan sebagai penambah nafsu makan, obat diare, anti inflamasi, antibakteri dan diet.

Jeruk Nipis Sebagai Anti Inflamasi

Jeruk nipis. Foto: Shutterstock

Jeruk nipis memiliki sifat anti inflamasi sehingga bermanfaat untuk masalah peradangan sendi. Inflamasi adalah mekanisme respon sistem imun terhadap rangsangan yang bersifat membahayakan, seperti patogen, kerusakan sel, senyawa beracun atau radiasi. Inflamasi merupakan mekanisme pertahanan tubuh yang sangat penting bagi kesehatan.

Dalam jaringan tubuh, inflamasi ditandai dengan adanya kemerahan, pembengkakan, kenaikan suhu, rasa sakit dan jaringan kehilangan fungsi normalnya, yang menyebabkan respon sistem imun dan sel inflamasi merespon terhadap kerusakan atau infeksi.

Salah satu dari banyak penyebab peradangan sendi adalah kelebihan asam urat dalam tubuh. Respon peradangan di dalam tubuh akibat asam urat yang tinggi dapat ditekan dengan vitamin C yang terdapat di dalam buah ini.

Cara Membuat Obat Herbal dari Jeruk Nipis

Dikutip dari hellosehat.com, cara membuat obat herbal dari jeruk nipis adalah dengan memeras setengah potong jeruk nipis untuk diambil sari buahnya.

Kemudian dilarutkan kedalam segelas air putih hangat atau teh dengan tambahan madu. Setelah larut, minuman yang sudah dicampur dengan sari buah jeruk nipis tadi dapat langsung diminum sekaligus.

Penulis : Mariah Shofwah Fasihah, Pascasarjana Sains Biomedis Universitas YARSI