Selain Budi Daya Kratom, Siswa SMK Hulu Gurung Juga Jual Ikan Arwana Albino
·waktu baca 2 menit

Hi!Pontianak - Dalam expo gelaran Hari Pendidikan Nasional 2023 di Pontianak, Kalimantan Barat, terdapat satu sekolah yakni SMK Negeri Hulu Gurung Kabupaten Kapuas Hulu yang menanam kratom, dan budidaya ikan arwana.
Kepala SMK Negeri Hulu Gurung, Suriyanto, mengatakan kegiatan menanam kratom ini sudah dilakukan sejak 2018. Penanaman kratom ini dilakukan di sepanjang sungai Kapuas, di lingkungan sekolah, di lahan seluas 1,6 hektare.
Sebagai informasi, tanaman kratom saat ini menjadi komoditas unggulan Kalimantan Barat. Permintaannya untuk pasar Amerika cukup tinggi. Bahkan nilai ekonomisnya mencapai ratusan miliar setiap tahunnya.
“Jadi memang di sekolah kita jurusan pertanian, perikanan, dan multimedia. Salah satu tanaman khas Kapuas Hulu adalah kratom ini, jenis yang hijau, yang kita miliki di halaman sekolah, sepanjang sungai,” jelasnya kepada Hi!Pontianak, Selasa, 2 Mei 2023.
Penanaman kratom ini sudah dilakukan sejak 2018, selain bentuk pelestarian tanaman, kegiatan ini juga dilakukan untuk menggalakkan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM).
“Guru dan siswa menanam. Ini untuk melestarikan tanaman khas Kapuas Hulu. Ini juga ada nilai konsumsinya dari aspek ekonomi,” ucapnya.
Sejak 2018, tanaman kratom ini juga sudah sering dipanen oleh siswa dan diproduksi langsung, hingga kratom siap seduh. Suriyanto mengatakan, hingga saat ini, pihaknya baru coba menjual bibit tanaman kratom.
“Ada hasil olahannya, diolah oleh anak-anak di sekolah, ada proses produksinya. Ini masuk dalam P5, P5 itu yang lagi digalakkan IKM, pendidikan berbasis proyek. Untuk sementara ini dikonsumsi sendiri dan untuk bibit dijual Rp 20 ribu per bibit,” paparnya.
Tak hanya kratom, sekolah ini juga melakukan budidaya ikan arwana. Program budidaya ini juga sudah digelar sejak 2018. Sudah sekitar 500 sampai 600 ekor ikan arwana yang dijual.
“Hasilnya dijual, dan sebagian untuk bibit sendiri di sekolah. Harga yang albino usia 25 sampai 28 hari hanya Rp 40 ribu per ekor,” terangnya.
Sebelumnya, pihak sekolah membeli bibit ikan arwana dari peternak sekitar (Kapuas Hulu), setelah itu, para siswa yang melakukan budidaya hingga siap jual.
“Hasil penjualan sebagian untuk pakan ikan, untuk siswa kita yang memberi makan, dan sebagian untuk income sekolah, untuk budidaya ulang,” jelasnya.
Sebagian tanaman kratom, dan ikan arwana tersebut ditampilkan dalam expo Hari Pendidikan Nasional 2023, di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat Pontianak.
