Pencarian populer

Mengenal Xeroderma, Penyakit Alergi Sinar Matahari

Ilustrasi penderita Xeroderma. Sumber: HonestDocs
Sebagian besar masyarakat di Indonesia banyak yang tidak terlalu begitu menyukai sinar matahari. Maklum, Indonesia adalah negara tropis yang membuat matahari terasa lebih terik dan juga sangat panas. Maka dari itu, musim kemarau di Indonesia bukanlah musim favorit.
ADVERTISEMENT
Namun, baru-baru ini ada seorang anak bernama Rifky (13) asal Kampung Malang Kulon yang alergi dengan sinar matahari. Jika kulit Rifky terkena paparan sinar matahari, maka kulitnya akan muncul bercak hitam hingga benjolan yang bisa mengeluarkan darah.
Nah, bagi anda yang baru tahu, istilah penyakit yang diderita oleh Rifky ini dikenal dengan xeroderma pigmentosum, yang artinya membuat seseorang takut akan sinar matahari.
Definisi Xeroderma
Apa itu penyakit xeroderma? Xeroderma merupakan penyakit kelainan genetik yang membuat penderitanya tidak bisa terkena sinar matahari sedikit pun, sehingga mereka cenderung akan jarang keluar dari rumah atau beraktivitas di outdoor.
Dalam istilah awam, jika seorang penderita terkena sinar matahari, maka DNA dapat rusak diakibatkan oleh fungsi sel normal yang terganggu.
ADVERTISEMENT
Bagi penderita xeroderma, DNA kulit yang rusak ini akan sangat sulit untuk disembuhkan, sehingga kerusakan fungsi sel normal akan terus menumpuk dan bisa membahayakan sel-sel kulit lainnya.
Umumnya penyakit xeroderma ini terjadi pada anak-anak, bahkan ada juga yang sudah didiagnosa semenjak bayi.
Tanda dan Gejala Xeroderma
Nah, walaupun kemungkinannya kecil seseorang terkena penyakit ini, kamu mesti tetap waspada. Caranya adalah dengan mengetahui tanda dan gejala xeroderma. Apa saja sih tanda dan gejala xeroderma yang mesti kamu ketahui? Yuk kita cek di bawah:
  • Kulit akan terasa panas dan terbakar
  • Terdapat bintik gelap tidak beraturan
  • Kulit kasar
  • Kulit kering parah
  • Muncul benih kanker kulit
Tidak hanya itu, gejala xeroderma juga akan terasa pada penglihatan dan pendengaran, seperti:
ADVERTISEMENT
  • Kelopak mata akan tumbuh secara abnormal
  • Lensa mata punya warna yang cenderung keruh
  • Keluar air mata berlebihan
  • Bulu mata rontok
  • Kornea mengalami peradangan
  • Kebutaan.
Dengan ragam informasi ini, pastikan kamu bisa mendeteksi xeroderma dengan cepat.
Hingga hari ini, sayangnya belum ada obat yang dapat mengatasi penyakit xeroderma. Perawatan yang dilakukan hanya bisa mengurangi gejala dan juga bisa dapat mencegah kerusakan kulit berkelanjutan.
Sumber Artikel: HonestDocs
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.80