Konten dari Pengguna

3 Cara Setting Fingerprint Absensi dengan Tepat

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Absensi fingerprint adalah sistem pencatatan kehadiran yang menggunakan teknologi biometrik berupa sidik jari. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Absensi fingerprint adalah sistem pencatatan kehadiran yang menggunakan teknologi biometrik berupa sidik jari. Foto: Unsplash

Fingerprint absensi adalah salah satu solusi teknologi yang semakin banyak digunakan untuk memudahkan pencatatan kehadiran, baik di perusahaan maupun lembaga pendidikan.

Dengan menggunakan sistem ini, kehadiran dapat tercatat dengan lebih akurat dan efisien, mengurangi kemungkinan kecurangan, dan mempercepat prosesnya.

Cara setting fingerprint absensi dapat dilakukan dengan mudah. Agar tidak bingung, simak panduan lengkapnya berikut ini yang dirangkum dari S4A Industrial.

Cara Instal Fingerprint Absensi

Ilustrasi cara instal fingerprint absensi. Foto: Pexels

Sebelum memahami cara mengatur fingerprint absensi, penting untuk mengetahui cara memasangnya. Menginstal mesin absensi sidik jari pada komputer memerlukan beberapa langkah agar koneksi berhasil dan dapat digunakan dengan optimal.

Setiap mesin absensi memiliki cara penghubungan yang berbeda, tergantung jenis koneksi yang digunakan. Sebelum memulai instalasi, pastikan Anda mengetahui jenis koneksi yang tersedia pada mesin absensi yang akan digunakan.

Berikut langkah-langkah untuk menginstal mesin absensi fingerprint agar dapat terhubung dengan komputer:

  • Tentukan jenis koneksi mesin absensi (USB, RS232/485, atau TCP/IP).

  • Jika menggunakan USB, sambungkan kabel USB dari mesin ke port USB komputer. Buka software absensi, pilih opsi koneksi “USB”, lalu sambungkan.

  • Jika menggunakan serial port atau kabel jaringan (LAN), atur parameter koneksi terlebih dahulu. Pilih jenis koneksi “Serial” atau “TCP/IP” di software, lalu sambungkan.

  • Tekan tombol “Menu” > pilih pendaftaran sidik jari. Tekan “OK” tiga kali untuk setiap karyawan yang direkam. Tekan “ESC” untuk lanjut ke perekaman karyawan berikutnya.

  • Daftarkan sidik jari admin seperti langkah pendaftaran biasa.

  • Buka software absensi di komputer, hubungkan kembali mesin dengan komputer, unduh data pengguna, sesuaikan ID dengan nama, dan unggah data jika diperlukan.

  • Jika tidak bisa mengakses menu karena lupa admin, sambungkan mesin ke komputer, lalu pilih “Clear Administrator”.

Baca Juga: Cara Membuat Absen di Google Form, Praktis tanpa Ribet

Cara Setting Fingerprint Absensi

Ilustrasi cara setting fingerprint absensi. Foto: Pexels

Setelah mesin absensi terinstal dengan benar, langkah berikutnya adalah mengonfigurasi mesin untuk merekam sidik jari karyawan.

Setiap mesin absensi dilengkapi menu untuk pendaftaran sidik jari yang memungkinkan Anda untuk memasukkan data karyawan secara manual. Berikut langkah-langkah setting fingerprint absensi agar mesin siap digunakan untuk absensi dengan sidik jari:

1. Nyalakan Mesin dan Daftarkan Sidik Jari

Langkah pertama adalah menyiapkan mesin dan mendaftarkan sidik jari pengguna. Caranya:

  • Nyalakan mesin absensi dan pastikan mesin dalam kondisi siap digunakan.

  • Tekan [MENU], pilih [User Management] - [User Registration] - [Fingerprint Registration].

  • Masukkan nomor pekerjaan dan tekan [OK] untuk konfirmasi.

  • Layar akan meminta Anda untuk meletakkan jari pada pemindai, pastikan jari diletakkan dengan benar dan tekan secara lembut.

  • Ulangi proses ini tiga kali hingga fingerprint terdaftar sepenuhnya.

2. Simpan dan Lakukan Pendaftaran Cadangan

Setelah pendaftaran sidik jari utama, Anda bisa melakukan pendaftaran cadangan untuk mengantisipasi jika sidik jari utama tak terdeteksi. Berikut langkah-langkahnya:

  • Setelah selesai mendaftar sidik jari pertama, tekan [OK] untuk menyimpan.

  • Mesin akan bertanya apakah ingin melanjutkan pendaftaran cadangan. Tekan [OK] untuk melanjutkan atau [ESC] untuk mengakhiri.

  • Daftarkan setidaknya dua sidik jari cadangan agar absensi berjalan lancar.

3. Hubungkan Mesin ke Komputer

Setelah pendaftaran selesai, langkah terakhir adalah menghubungkan mesin ke sistem absensi di komputer untuk pemantauan dan pengelolaan lebih lanjut. Ikuti langkah-langkah berikut:

  • Instal sistem manajemen absensi di komputer dengan mengikuti instruksi pada CD instalasi.

  • Hubungkan mesin absensi ke komputer menggunakan salah satu metode koneksi (RS232, RS485, TCP/IP, USB).

  • Pilih nama perangkat dan metode koneksi yang sesuai dalam sistem, lalu pastikan koneksi berhasil.

Dengan mengikuti tiga tahap ini, mesin absensi fingerprint siap digunakan untuk mencatat kehadiran secara otomatis dan efisien.

(SAI)