Konten dari Pengguna

Cara Memulihkan Data yang Hilang dari SSD, Cek di Sini

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara memulihkan data yang hilang dari SSD. Foto: StutterStock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara memulihkan data yang hilang dari SSD. Foto: StutterStock

Data yang ada di SSD tentunya merupakan data-data yang penting. Maka dari itu, data yang hilang dari SSD pasti akan memengaruhi kelancaran bekerja ataupun belajar.

Di artikel ini, How to Tekno akan membahas cara memulihkan data yang hilang dari SSD. Jadi simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Cara Memulihkan Data yang Hilang dari SSD

Ilustrasi cara memulihkan data yang hilang dari SSD. Foto: StutterStock

Kehilangan data dari SSD bisa menjadi masalah yang serius. Namun, ada beberapa langkah yang bisa dicoba untuk memulihkan data yang hilang. Berikut adalah beberapa metode yang dapat digunakan.

1. Pulihkan File SSD yang Terhapus di Recycle Bin

Jika tak sengaja menghapus fail dari SSD dan belum mengosongkan Recycle Bin, masih ada kesempatan untuk memulihkannya. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Buka Recycle Bin dan cari fail SSD yang telah dihapus.

  • Pilih fail tersebut, klik kanan, lalu pilih "Pulihkan".

  • Fail yang dipulihkan akan kembali ke lokasi aslinya di SSD.

Namun, jika telah menghapus fail secara permanen menggunakan Shift + Delete atau mengosongkan Recycle Bin, gunakan bantuan perangkat lunak pemulihan data profesional seperti EaseUS Data Recovery Wizard.

2. Perbarui Firmware SSD

Firmware yang rusak dapat menyebabkan data di SSD tidak dapat diakses. Memperbarui firmware SSD bisa menjadi solusi untuk mengatasi masalah ini. Berikut langkah yang bisa dipraktikkan:

  1. Buka Windows Explorer dengan menekan tombol Win + E, lalu buka System Explorer.

  2. Pilih "Sistem" dan buka "Pengelola Perangkat".

  3. Klik kanan pada drive SSD yang bermasalah dan pilih "Properti".

  4. Buka tab "Detail" dan pilih "ID Perangkat Keras".

  5. Instal program yang dapat memperbarui firmware SSD di laptop atau komputer pribadi.

  6. Ikuti instruksi untuk memperbarui firmware, termasuk mengecek lisensi, memilih pembaruan, dan mengonfirmasi pembaruan.

  7. Tekan "OK" untuk menyelesaikan prosesnya.

3. Perbarui Driver Windows

Driver yang usang dapat menyebabkan sistem fail pada SSD menjadi rusak atau corrupt. Memperbarui driver Windows bisa membantu mengatasi masalah ini, begini caranya:

  1. Buka "Pengelola Perangkat" di komputer.

  2. Klik kanan pada hard drive kamu dan pilih "Perbarui Driver".

  3. Ikuti instruksi untuk menyelesaikan pembaruan driver.

  4. Setelah pembaruan selesai, mulai ulang komputer.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi SSD NVMe Tidak Terbaca di BIOS

Cara Melindungi File agar Tidak Dihapus dari SSD

Mencegah kehilangan data lebih baik daripada memulihkannya. Berikut adalah beberapa tips untuk melindungi fail SSD:

  1. Simpan salinan fail penting secara berkala di perangkat penyimpanan eksternal.

  2. Gunakan perangkat lunak anti-virus untuk membersihkan virus atau malware secara berkala.

  3. Hindari menghapus atau memindahkan fail sembarangan.

  4. Gunakan aplikasi pemulihan data seperti EaseUS Data Recovery Wizard untuk melindungi fail yang terhapus atau hilang.

(SLT)