Cara Partisi Hardisk di Windows 11 Tanpa Aplikasi Tambahan

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Partisi hardisk merupakan proses membagi kapasitas penyimpanan menjadi beberapa bagian sesuai kebutuhan, seperti untuk sistem operasi, aplikasi, dan file pribadi. Dengan begitu, pengguna dapat mengelola penyimpanan perangkat secara lebih terstruktur.
Pengguna Windows 11 dapat melakukan proses tersebut melalui fitur bawaan tanpa perlu memasang aplikasi tambahan. Meski begitu, setiap tahapan perlu diperhatikan agar data yang tersimpan tetap aman. Lantas, bagaimana cara partisi hardisk di Windows 11?
Cara Partisi Hardisk di Windows 11
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk partisi hardisk di Windows 11. Menyadur laman asus.com, berikut langkah-langkah yang dapat diikuti:
1. Buat Partisi Baru Melalui Disk Management
Jika hardisk memiliki ruang yang belum dialokasikan (unallocated), pengguna dapat membuat partisi baru melalui fitur Disk Management. Berikut langkah-langkahnya:
Ketik Computer Management pada kolom pencarian Windows, lalu pilih Run as administrator.
Pada jendela Computer Management, klik Disk Management.
Klik kanan pada ruang hardisk yang berstatus Unallocated, kemudian pilih New Simple Volume.
Setelah jendela New Simple Volume Wizard terbuka, klik Next.
Masukkan kapasitas penyimpanan yang ingin dijadikan partisi baru. Jika ingin menggunakan seluruh ruang yang tersedia, biarkan ukuran dalam pengaturan default, lalu klik Next.
Pilih huruf drive untuk partisi tersebut, misalnya D atau E, kemudian klik Next.
Atur format volume menggunakan pengaturan default. Pengguna juga dapat mengganti nama partisi pada kolom Volume Label, lalu klik Next.
Periksa kembali pengaturan yang telah dipilih. Jika sudah sesuai, klik Finish untuk menyelesaikan proses.
Setelah selesai, partisi baru akan muncul di Disk Management dan File Explorer. Jika masih terdapat ruang Unallocated, bagian tersebut dapat digunakan kembali untuk membuat partisi tambahan.
2. Kecilkan Volume yang Sudah Ada (Shrink Volume)
Fitur Shrink Volume dapat digunakan untuk mengurangi kapasitas partisi yang sudah ada dan menghasilkan ruang kosong (unallocated) untuk membuat partisi baru. Cara ini cocok jika ingin menambah partisi tanpa menggunakan hardisk tambahan.
Sebelum memulai, sebaiknya cadangkan data penting untuk mengantisipasi risiko kehilangan data selama proses berlangsung. Berikut langkah-langkahnya:
Ketik Computer Management pada kolom pencarian Windows, lalu pilih Run as administrator.
Buka menu Disk Management pada jendela Computer Management.
Klik kanan pada volume atau partisi yang ingin dikurangi kapasitasnya, kemudian pilih Shrink Volume.
Tunggu hingga sistem menghitung kapasitas maksimal yang dapat dikurangi.
Masukkan ukuran ruang penyimpanan yang ingin dikosongkan pada kolom yang tersedia, lalu klik Shrink.
Setelah proses selesai, ruang baru berstatus Unallocated akan muncul di Disk Management.
Ruang tersebut selanjutnya dapat digunakan untuk membuat partisi baru melalui opsi New Simple Volume.
3. Memperbesar Volume yang Sudah Ada (Extend Volume)
Extend Volume merupakan fitur untuk menambah kapasitas partisi dengan memanfaatkan ruang penyimpanan yang belum dialokasikan (unallocated). Fitur ini bisa digunakan jika ruang kosong berada tepat setelah partisi yang ingin diperbesar tanpa terhalang partisi lain.
Ketik Computer Management pada kolom pencarian Windows, lalu pilih Run as administrator.
Buka menu Disk Management.
Klik kanan pada volume yang ingin diperbesar, kemudian pilih Extend Volume.
Pada jendela Extend Volume Wizard, klik Next.
Masukkan kapasitas tambahan yang diinginkan atau gunakan ukuran maksimal yang tersedia, lalu klik Next.
Periksa pengaturan yang dipilih, kemudian klik Finish untuk menyelesaikan proses.
Kapasitas partisi akan bertambah dan hasilnya dapat dilihat melalui Disk Management.
Baca juga: Cara Cek Kesehatan Hardisk agar Data Tetap Aman
(RK)
