Konten dari Pengguna

Cara Cek Kesehatan Hardisk agar Data Tetap Aman

Hendro Ari Gunawan

Hendro Ari Gunawan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara cek kesehatan hardisk. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara cek kesehatan hardisk. Foto: Unsplash

Hardisk adalah komponen vital pada laptop maupun komputer. Mengetahui cara mengecek kesehatan hardisk sangat penting untuk menjaga keamanan data sekaligus memastikan performa sistem tetap optimal. Pemeriksaan rutin dapat membantu mendeteksi masalah sejak dini sehingga kehilangan data dapat dihindari. Panduan berikut merangkum langkah-langkah praktis untuk memeriksa kondisi hardisk, berdasarkan informasi dari laman Handy Recovery Advisor.

Daftar isi

1. Kenali Tanda-tanda Hardisk Bermasalah

Mengenali gejala awal kerusakan hardisk membantu pengguna mengambil tindakan sebelum terlambat. Waspadai jika perangkat mengalami:

  • Suara tidak biasa seperti suara klik-klik atau dengungan keras.

  • Sering mengalami crash atau layar biru (Blue Screen of Death).

  • Waktu booting atau akses file yang melambat.

  • File atau folder rusak/hilang.

  • Sering muncul disk error atau bad sector.

  • Perangkat terlalu panas secara tiba-tiba.

  • Layar hitam (black loading screen) saat mencoba menyalakan komputer atau laptop.

2. Cek Kesehatan Hardisk di Windows Menggunakan SMART

Sebagian besar hardisk modern dilengkapi teknologi SMART (Self-Monitoring, Analysis, and Reporting Technology) untuk mendeteksi masalah lebih awal. Uji ini dapat memeriksa kesalahan pada hard drive apa pun, termasuk di Windows, Mac, atau Linux. Di Windows, langkahnya adalah:

  • Ketik cmd di kolom pencarian taksbar dan klik Command Prompt atau tekan Enter.

  • Ketik perintah berikut: wmic diskdrive get status, model dan tekan Enter.

  • Sistem akan menampilkan status dan model semua drive.

  • Jika melihat "OK" untuk semua drive, artinya hardisk dalam kondisi baik. Sedangkan keterangan "Pred Fail" menandakan telah terjadi kesalahan dan pengguna harus mencadangkan data dan mengganti drive.

3. Cek Kesehatan Hardisk di Windows Menggunakan CHKD SK (Check Disk Utility)

CHKDSK adalah fitur bawaan Windows untuk mendeteksi dan memperbaiki kesalahan disk eror serta bad sector. Cara menggunakannya:

  • Buka File Explorer.

  • Klik kanan pada hardisk bawaan laptop.

  • Pilih Properties-Tools.

  • Lakukan pengecekan pada hardisk.

4. Cek Kesehatan Hardisk di macOS

Pengguna Mac juga bisa memanfaatkan fitur bawaan untuk memeriksa kesehatan hardisk dengan SMART:

  • Buka Applications, klik dua kali Utilities, lalu pilih Disk Utility.

  • Pilih disk yang ingin diperiksa.

  • Cari "S.M.A.R.T. Status" di bagian bawah jendela. Jika muncul "Verified", artinya hardisk sehat, sementara jika statusnya "Failing", segera cadangkan data dan rencanakan untuk ganti drive.

5. Gunakan Software Pihak Ketiga

Meski fitur bawaan cukup bermanfaat, perangkat lunak pihak ketiga menawarkan analisis lebih mendalam. Dalam laman Avast disebutkan beberapa perangkat lunak yang bisa digunakan meliputi:

  • CrystalDiskInfo untuk Windows

  • HDDScan untuk Windows

  • DiskCheckup untuk Windows

  • HD Tune untuk Windows

  • iStat Menus untuk Mac

  • DriveDx untuk Mac

  • Disk Dril untuk Mac

  • GSmartControl untuk Windows, Mac, dan Linux

  • Hard Disk Sentinel untuk Windows dan Linux

Baca Juga: Cara agar Layar Laptop Tidak Mati: Solusi Jitu untuk Pengguna Windows dan macOS

(SA)