Cara agar Layar Laptop Tidak Mati: Solusi Jitu untuk Pengguna Windows dan macOS

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Layar laptop yang tiba-tiba mati saat sedang asyik menonton film atau presentasi penting seringkali mengganggu. Masalah ini bisa terjadi pada berbagai merek dan sistem operasi, baik itu Windows maupun macOS. Untungnya, ada beberapa cara agar layar laptop tidak mati dan tetap menyala sesuai kebutuhan. Simak panduan lengkapnya di bawah ini.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
1. Mengapa Layar Laptop Sering Mati Otomatis?
Sebelum membahas solusi, penting untuk memahami penyebabnya. Layar laptop yang mati secara otomatis biasanya disebabkan oleh pengaturan daya atau power settings. Semua sistem operasi laptop, baik Windows maupun MacOS, umumnya memiliki fitur untuk menghemat energi dengan cara mematikan layar atau menidurkan perangkat setelah periode waktu tidak aktif.
Menurut informasi dari Microsoft Support dan Setapp, fitur-fitur tersebut digunakan untuk menghemat energi dan membuat baterai laptop agar bertahan lebih lama.
2. Cara Agar Layar Laptop Tidak Mati di Windows
Untuk pengguna Windows, Anda bisa mengubah pengaturan ini dengan mudah. Berikut langkah-langkahnya dari Microsoft Support:
Buka "Control Panel" dengan mencarinya di menu "Start".
Pilih "Power Options" yang biasanya terletak di bawah kategori "Hardware and Sound".
Di jendela "Power Options", Anda akan melihat beberapa rencana daya (power plan). Pilih "Change plan settings" pada rencana daya yang sedang aktif (biasanya ditandai dengan titik).
Pada halaman berikutnya, cari opsi "Turn off the display" dan ubah pengaturannya menjadi "Never" baik untuk pilihan "On battery" maupun "Plugged in".
Klik "Save changes" untuk menyimpan pengaturan.
3. Mengatur Layar Laptop Tetap Menyala di macOS
Bagi pengguna MacBook, mengatur layar agar tetap menyala juga tidak kalah mudah. Dikutip dari Apple Support, langkah-langkahnya sebagai berikut:
Klik ikon "Apple" di pojok kiri atas layar, lalu pilih "System Settings" (atau System Preferences pada versi macOS lama).
Cari dan klik menu "Battery" atau "Energy Saver".
Di dalam menu tersebut, Anda akan menemukan opsi "Turn display off after" atau "Prevent computer from sleeping automatically when the display is off".
Geser slider "Turn display off after" ke posisi "Never" atau centang kotak "Prevent computer from sleeping automatically when the display is off" untuk memastikan layar tetap menyala.
Pastikan untuk mengecek pengaturan daya saat adaptor daya terhubung dan saat menggunakan baterai, karena pengaturannya bisa berbeda.
4. Menggunakan Aplikasi Pihak Ketiga (Third-Party Applications)
Jika kamu merasa pengaturan bawaan sistem masih kurang fleksibel, kamu bisa mencoba menggunakan aplikasi pihak ketiga. Menurut PCMag, berikut rekomendasi aplikasinya yang sangat efektif dan mudah digunakan:
Untuk macOS: Unduh aplikasi gratis bernama "Amphetamine" dari App Store. Setelah terinstal, klik ikonnya di menu bar dan pilih durasi yang Anda inginkan agar layar tetap menyala.
Untuk Windows: Unduh dan instal aplikasi "Caffeine" dari situs resminya. Aplikasi ini bekerja secara otomatis. Cukup jalankan file ".exe"-nya, dan ia akan menjaga layar tetap menyala sampai Anda menghentikannya.
5. Mematikan Mode Tidur (Sleep Mode) dan Hibernasi
Selain layar, laptop juga bisa masuk ke mode tidur atau hibernasi, yang mana juga bisa menjadi penyebab layar mati secara otomatis. Berikut cara menonaktifkannya yang dikutip dari IT Cornell University:
Di Windows: Kembali ke "Power Options" di "Control Panel". Pilih "Change plan settings", lalu klik "Change advanced power settings". Di jendela baru, cari "Sleep" dan ubah pengaturan "Sleep after" menjadi "Never".
Di macOS: Di menu "Battery" atau "Energy Saver", pastikan Anda menonaktifkan fitur tidur otomatis. Anda bisa menggeser slider "Put the computer to sleep" menjadi "Never" atau mencentang opsi "Prevent computer from sleeping automatically when the display is off".
6. Faktor-Faktor Lain yang Perlu Diperhatikan
Jika setelah mengikuti semua langkah di atas layar laptop masih sering mati, menurut TechRadar, mungkin masalahnya ada pada driver grafis yang usang atau bermasalah. Berikut panduan untuk mengeceknya:
Di Windows: Buka "Device Manager" dengan mencarinya di menu "Start". Buka bagian "Display adapters", klik kanan pada nama kartu grafis Anda, lalu pilih "Update driver".
Di macOS: Pembaruan driver grafis biasanya disertakan dalam pembaruan sistem operasi. Pastikan macOS Anda selalu diperbarui dengan membuka "System Settings" > "General" > "Software Update".
Baca juga: Panduan Spesifikasi Laptop untuk Pemula agar Tidak Salah Beli
(NDA)
