Konten dari Pengguna

Carousel Artinya Apa? Ini Penjelasannya

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi carousel artinya. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi carousel artinya. Foto: Unsplash.

Istilah carousel sering muncul dalam pembahasan desain situs web, digital marketing, hingga media sosial. Biarpun sudah umum dipakai, masih banyak orang yang belum memahami maksud kata tersebut.

Carousel artinya bisa berbeda tergantung konteks yang dipakai. Simak pengertian, manfaat, dan contoh penggunaannya berikut ini!

Ilustrasi carousel artinya. Foto: Unsplash.

Dikutip dari laman Cambridge Dictionary, carousel merupakan merek dagang untuk perangkat berbentuk lingkaran yang dipakai menyimpan slide, yakni potongan kecil film fotografi, pada proyektor.

Dalam penggunaan sehari-hari, kata ini juga dikenal sebagai komedi putar, yaitu wahana melingkar dengan tempat duduk berbentuk hewan atau kendaraan yang dapat berputar.

Namun, dalam konteks digital, carousel memiliki makna yang berbeda. Mengutip dari buku Seni Penulisan Efektif untuk Digital Marketing oleh Dian Martin, carousel adalah sekumpulan gambar, video, atau konten lain yang ditampilkan dalam satu area dengan slide.

Konten tersebut dapat digeser ke kiri atau kanan sehingga beberapa elemen tersaji dalam satu tampilan. Ada dua bentuk yang banyak digunakan, yaitu:

  • Carousel pada Situs Web: Rangkaian slide berisi gambar atau teks yang bergantian di satu bagian halaman, biasanya beranda, dan dapat bergerak otomatis atau dikendalikan lewat panah maupun titik navigasi.

  • Carousel pada Media Sosial: Jenis unggahan yang memuat banyak gambar atau video dalam satu postingan, tersedia di platform seperti Instagram, Facebook, LinkedIn, dan TikTok.

Sebagai contoh, apabila sebuah website ingin menampilkan enam foto sekaligus, carousel bisa dipakai agar semuanya muncul di satu tempat. Pengunjung cukup menggeser layar tanpa perlu menggulir halaman panjang ke bawah.

Ilustrasi carousel artinya. Foto: Unsplash.

Carousel semakin banyak digunakan di situs bisnis dan akun media sosial brand.

Format ini menyajikan beberapa informasi dalam satu rangkaian slide tanpa membuat audiens menerima terlalu banyak informasi sekaligus. Beberapa manfaat carousel di antaranya:

  • Menyampaikan Informasi: Carousel di Instagram dapat digunakan untuk menyampaikan informasi secara bertahap. Setiap slide dapat melanjutkan informasi sebelumnya sehingga pesan lebih mudah diikuti.

  • Menampilkan Produk: Produk dapat diperlihatkan dari berbagai sisi, mulai dari detail hingga cara penggunaannya. Carousel juga dapat digunakan untuk menampilkan produk unggulan dan penawaran terbaru.

  • Menyajikan Testimoni: Ulasan pelanggan bisa disusun dalam beberapa slide untuk menunjukkan pengalaman pengguna dalam menggunakan produk.

  • Mengedukasi audiens: Materi panduan atau tutorial dapat dibagi menjadi beberapa slide agar informasi lebih ringkas dan mudah dipahami.

Ilustrasi carousel artinya. Foto: Unsplash.

Contoh penggunaan carousel yang banyak ditemui di antaranya cerita perjalanan brand, rekap acara, foto detail produk, perbandingan sebelum dan sesudah, tutorial langkah-langkah, serta rangkaian pertanyaan yang sering diajukan (FAQ).

Agar carousel dapat digunakan optimal, perhatikan beberapa hal berikut ini:

  • Slide pertama: Buat tampilan pembuka yang menarik dan mencerminkan tema keseluruhan konten.

  • Isi slide: Gunakan teks dan tombol yang ringkas agar tampilan tidak terlalu penuh.

  • Alur cerita: Susun slide dengan alur yang jelas, mulai dari pembuka, isi, hingga penutup.

  • Jumlah slide: Pada situs web, batasi jumlah slide agar informasi penting tetap mudah ditemukan.

  • Aksesibilitas: Tambahkan teks alternatif pada gambar dan pastikan tombol navigasi mudah digunakan di HP.

(FHK)

Baca juga: Email Tidak Bisa Menerima Pesan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya