Konten dari Pengguna

Error 403: Jenis, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi error 403. Foto: Unsplash.com/Markus Spiske
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi error 403. Foto: Unsplash.com/Markus Spiske

Error 403 umum dijumpai pengguna peramban Google Chrome saat mencoba menjangkau Internet. Sebenarnya, kesalahan ini berupa kode status HTTP yang sumbernya tak bisa dijangkau karena sejumlah alasan.

Apabila kamu sedang mencoba menjelajah Internet dan menjumpai kode tersebut, pekerjaan berpotensi menjadi terhambat. Namun, tak perlu khawatir karena ada berbagai cara mengatasi munculnya error 403.

Penyebab Error 403

Ilustrasi error 403. Foto: Unsplash.com/Jonathan Kemper

Dikutip dari How To Geek, kode kesalahan 403 bisa muncul dalam berbagai versi, di antaranya:

  • 403 Forbidden

  • HTTP 403

  • Forbidden

  • HTTP Error 403 – Forbidden

  • HTTP Error 403.14 – Forbidden

  • Error 403

  • Forbidden: You don’t have permission to access [directory] on this server

  • Error 403 – Forbidden

Meski ada banyak versi, semua kode eror tersebut memiliki penyebab yang sama. Merangkum dari laman Lifewire, kode kesalahan 403 disebabkan oleh adanya masalah ketika pengguna mencoba mengakses sesuatu yang tak memiliki izin.

Selain itu, bisa juga karena pemilik server web mengatur izin tidak benar sehingga ketika pengunjung akan membuka situs tersebut akses ditolak dan muncullah kode error 403.

Baca juga: Cara Mengatasi Err Connection Reset dengan Mudah

Cara Mengatasi Munculnya Error 403

Ilustrasi error 403. Foto: Pexels.com/Polina Zimmerman

Apabila kamu menjumpai salah satu kode kesalahan yang disebutkan di atas, sebenarnya tak banyak yang bisa dilakukan karena ini menyangkut izin akses.

Namun, terkadang kesalahan hanya berlangsung sementara sehingga beberapa petunjuk di bawah bisa kamu coba agar dapat masuk ke situs tersebut. Dikutip dari How To Geek, berikut penjelasan selengkapnya:

1. Muat Ulang Halaman Situs Web

Apabila menjumpai error 403 kamu bisa mencoba untuk refresh halaman situs tersebut dengan mengeklik ikon panah berputar di sebelah kolom alamat web.

Selain itu, kamu juga bisa menekan tombol 'CTRL + R' di keyboard untuk pengguna Windows atau tekan 'CMD + R' untuk pengguna Mac.

2. Cek Kembali Alamat Halaman Situs

Bila cara pertama belum berhasil, mungkin ada kesalahan alamat yang kamu masukkan. Pastikan alamat page site yang kamu akses menggunakan halaman web atau file, bukan direktori.

Sedikit informasi, halaman web diakhiri dengan .com, .php, .org, .html, dan lainnya. Sementara, untuk alamat direktori diakhiri tanda garis miring "/".

3. Hapus Cookies dan Cache

Terakhir, kamu bisa menghapus cookies dan cache di Google Chrome yang kerap mengganggu aktivitas mengakses situs web.

Cara Mengatasi Munculnya Error 403 dengan Hapus Cookies dan Cache

Berikut cara mengatasi munculnya error 403 dengan menghapus cookies dan cache di Chrome.

  1. 1. Klik Ikon Titik Tiga di Chrome

    Klik ikon titik tiga di ujung kanan atas dan tekan 'Fitur lainnya', lalu pilih 'Hapus data browsing'.

  2. 2. Hapus Cookies dan Cache

    Di bagian rentang waktu, pilih 'Semua'. Kemudian, centang kotak di dekat 'Cookie dan data situs lainnya' dan 'Gambar dan file dalam cache'. Lalu, klik 'Hapus data'.

  3. 3. Selesai

    Setelah itu, akses kembali situs web yang sebelumnya muncul error 403 lagi.

Sekian informasi tentang error 403. Bila solusi yang dibagikan di atas tak berhasil, kamu bisa mengakses situs tujuan di lain waktu. Semoga artikel ini membantu!

(NSF)