Fungsi Kabel Fiber Optik dan Cara Kerjanya yang Wajib Dipahami

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fiber optik atau serat optik merupakan kabel yang digunakan untuk mentransmisikan data berkapasitas besar dengan kecepatan tinggi dan tingkat keamanan yang baik. Penggunaannya mencakup berbagai bidang, mulai dari telekomunikasi hingga jaringan komputer.
Penggunaan teknologi ini dapat membantu menjaga koneksi internet tetap stabil dan tidak mudah terganggu oleh perubahan cuaca. Lantas, apa saja fungsi kabel fiber optik dan bagaimana cara kerjanya? Agar lebih jelas, simak pembahasannya lewat artikel di bawah ini.
Fungsi Kabel Fiber Optik
Menyadur dari buku berjudul Teknologi Jaringan Berbasis Luas (WAN) SMK/MAK Kelas XI karya Widiatmoko Herbimo, S.T. (2021), fiber optik merupakan kabel yang memiliki satu atau lebih serat optik untuk membawa cahaya sebagai media pengiriman data.
Berdasarkan jenisnya, fiber optik terbagi menjadi single-mode fiber yang digunakan untuk transmisi jarak jauh dengan kehilangan sinyal rendah dan multi-mode fiber untuk jarak lebih pendek, seperti pada jaringan lokal.
Fungsi fiber optik sendiri cukup beragam. Adapun beberapa fungsi utamanya adalah sebagai berikut:
1. Menyalurkan Koneksi Internet
Penyedia layanan internet atau ISP menggunakan fiber optik untuk menyalurkan koneksi ke rumah dan tempat usaha. Teknologi seperti Fiber-to-the-Home (FTTH) memungkinkan penyedia layanan menghadirkan koneksi internet yang cepat dan stabil.
2. Mempercepat Pengiriman Data
Fiber optik mampu mengirimkan data dalam jumlah besar dengan cepat. Kabel ini memiliki tingkat pelemahan sinyal atau attenuation yang rendah serta bandwidth besar sehingga mampu membawa lebih banyak data dibandingkan kabel konvensional.
3. Mendukung Komunikasi Jarak Jauh
Fiber optik banyak digunakan sebagai media komunikasi untuk mengirimkan informasi. Sinyal cahaya dapat tetap berada di dalam serat berkat perbedaan indeks bias antara inti dan bagian di sekitarnya.
4. Menunjang Kebutuhan Medis
Dalam bidang medis, fiber optik digunakan pada berbagai perangkat, seperti endoskopi, laser medis, dan fototerapi. Teknologi ini membantu mendukung prosedur medis agar dapat dilakukan dengan lebih akurat.
Cara Kerja Kabel Fiber Optik
Fiber optik bekerja dengan memanfaatkan cahaya untuk mengirimkan data melalui serat yang terbuat dari kaca atau bahan khusus. Proses pengiriman data ini melibatkan beberapa tahapan berikut.
1. Sinyal Cahaya
Berbeda dari kabel listrik yang mengirimkan data melalui aliran listrik, fiber optik menggunakan sinyal cahaya. Cahaya tersebut membawa informasi yang akan dikirim melalui serat optik hingga mencapai perangkat penerima.
2. Pembiasan dan Pemantulan Cahaya
Serat optik memiliki inti yang dikelilingi cladding atau selubung. Cladding memiliki indeks bias lebih rendah sehingga cahaya dapat dipantulkan kembali ke dalam inti. Pantulan ini membuat cahaya tetap berada di jalur serat hingga mencapai tujuan.
3. Transfer Data
Sinyal cahaya membawa data dari perangkat pengirim ke penerima. Konektor membantu menghubungkan serat optik dengan perangkat atau kabel lain agar data dapat diteruskan.
Kecepatan dan kapasitas transfer data dipengaruhi oleh karakteristik serat yang digunakan. Karena itu, ukuran serat dibuat sesuai dengan kebutuhan transmisi data.
Baca juga: Warna Kabel Straight Lengkap dengan Fungsi dan Urutanya
(RK)
