Konten dari Pengguna

Fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP di Microsoft Excel

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP. Foto: Unsplash.

Fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP adalah dua rumus yang sering digunakan dalam pengolahan data di Microsoft Excel maupun Google Sheets. Kedua fungsi ini bertujuan mencari nilai tertentu dalam tabel dengan cepat.

Mengutip dari laman GeeksforGeeks, HLOOKUP mencari nilai secara horizontal di sepanjang baris, sedangkan VLOOKUP mencari nilai secara vertikal di sepanjang kolom. Simak informasi lengkapnya berikut ini!

Perbedaan Fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP

Ilustrasi fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP. Foto: Unsplash.

Fungsi VLOOKUP atau Vertical Lookup digunakan untuk menemukan nilai pada tabel yang datanya tersusun dalam kolom. Sintaks yang digunakan adalah:

=VLOOKUP(lookup_value, table_array, column_index_num, [range_lookup])

Dikutip dari laman Molnify, ada beberapa bagian penting dalam sintaks tersebut, yaitu:

  • Lookup_value: Nilai yang ingin dicari atau dicocokkan.

  • Table_array: Rentang sel yang berisi data.

  • Column_index_num: Nomor indeks kolom yang nilainya ingin ditampilkan, dengan kolom paling kiri berindeks 1.

  • Range_lookup: Bersifat opsional, diisi FALSE untuk pencocokan yang tepat atau TRUE untuk pencocokan mendekati.

Sementara itu, fungsi HLOOKUP atau Horizontal Lookup digunakan ketika data tersusun dalam baris. Sintaks HLOOKUP hampir serupa dengan VLOOKUP, yaitu:

=HLOOKUP(lookup_value, table_array, row_index_num, [range_lookup])

Perbedaannya terletak pada parameter row_index_num yang merujuk pada nomor baris dengan baris paling atas berindeks 1.

Syarat Penggunaan Kedua Fungsi

Adapun sejumlah syarat yang perlu diperhatikan agar fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP dapat bekerja dengan baik, di antaranya:

  • Nilai yang dicari pada VLOOKUP harus berada di kolom paling kiri dari rentang data.

  • Nilai yang dicari pada HLOOKUP harus berada di baris paling atas dari rentang data.

  • Data perlu diurutkan secara ascending apabila menggunakan pencocokan mendekati atau approximate match.

  • Nilai kolom atau baris yang ingin ditampilkan harus berada dalam rentang table_array yang sudah ditentukan.

Cara Menggunakan Fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP

Ilustrasi fungsi VLOOKUP dan HLOOKUP. Foto: Unsplash.

Penerapan kedua fungsi ini dapat dilakukan dengan beberapa langkah sederhana pada Excel maupun Google Sheets sebagai berikut:

Langkah Menggunakan VLOOKUP

  1. Siapkan data dalam bentuk tabel dengan kolom yang memiliki judul jelas.

  2. Pastikan nilai yang akan dicari berada pada kolom pertama.

  3. Klik sel tempat hasil pencarian akan ditampilkan.

  4. Ketik rumus VLOOKUP dengan mengisi lookup_value, table_array, column_index_num, dan range_lookup.

  5. Tekan Enter untuk menampilkan hasil pencarian.

Langkah Menggunakan HLOOKUP

  1. Susun data dalam bentuk tabel dengan baris pertama sebagai judul.

  2. Pastikan nilai yang akan dicari berada pada baris pertama.

  3. Klik sel tempat hasil pencarian akan ditampilkan.

  4. Ketik rumus HLOOKUP dengan mengisi lookup_value, table_array, row_index_num, dan range_lookup.

  5. Tekan Enter untuk menampilkan hasil pencarian.

Kesalahan yang biasa muncul saat menggunakan kedua fungsi ini adalah #N/A, menandakan nilai yang dicari tidak ditemukan dalam tabel. Selain itu, kesalahan #REF! juga dapat terjadi apabila indeks kolom atau baris yang dimasukkan berada di luar rentang data yang ditentukan.

(FHK)

Baca juga: 7 Cara Mengosongkan Ruang Penyimpanan Tanpa Menghapus Aplikasi