Konten dari Pengguna

Kode Error AC Sharp dan Artinya, Ini Daftar Lengkapnya

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kode error AC Sharp. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kode error AC Sharp. Foto: Unsplash.

AC Sharp dilengkapi sistem diagnosis yang menampilkan kode tertentu saat terjadi gangguan pada unit dalam maupun luar ruangan. Kode tersebut berupa kombinasi angka yang masing-masing menunjukkan komponen atau sistem yang bermasalah.

Mengutip dari laman resmi Global Sharp, ada puluhan kode error AC Sharp yang dikelompokkan berdasarkan jenis gangguan, mulai dari sensor suhu, kompresor, kipas, hingga komunikasi jaringan. Simak daftar lengkapnya berikut ini!

Daftar Kode Error AC Sharp Lengkap

Ilustrasi kode error AC Sharp. Foto: Unsplash.

Bersumber dari laman Global Sharp, berikut daftar kode error AC Sharp yang dikelompokkan menurut jenis gangguannya:

Termistor Hubung Singkat

  • 1-0: Kesalahan hubung singkat pada termistor penukar panas.

  • 1-1: Kesalahan hubung singkat pada termistor suhu luar ruangan.

  • 1-2: Kesalahan hubung singkat pada termistor hisap.

  • 1-3: Kesalahan hubung singkat pada termistor katup 2 arah.

  • 1-4: Kesalahan hubung singkat pada termistor heat sink.

Suhu Berlebih dan Operasi Dehumidifying

  • 2-0: Kesalahan suhu tinggi pada kompresor.

  • 2-1: Suhu pembuangan kompresor terlalu panas.

  • 2-2: Penukar panas unit luar ruangan terlalu panas.

  • 2-3: Penukar panas unit dalam ruangan terlalu panas.

  • 2-4: Kesalahan suhu tinggi pada IPM.

  • 2-5: Kesalahan suhu tinggi pada IPM.

  • 3-0: Berhenti sementara karena operasi dehumidifying.

Termistor Sirkuit Terbuka

  • 5-0: Kesalahan sirkuit terbuka pada termistor penukar panas.

  • 5-1: Kesalahan sirkuit terbuka pada termistor suhu luar ruangan.

  • 5-2: Kesalahan sirkuit terbuka pada termistor hisap.

  • 5-3: Kesalahan sirkuit terbuka pada termistor katup 2 arah.

  • 5-4: Kesalahan sirkuit terbuka pada termistor pembuangan.

  • 5-5: Kesalahan sirkuit terbuka pada termistor heat sink.

Arus Listrik

  • 6-0: Kesalahan arus lebih DC.

  • 6-1: Kesalahan level pin IPM.

  • 7-0: Kesalahan arus lebih AC.

  • 7-1: Kesalahan arus AC saat unit dalam kondisi mati.

  • 7-2: Kesalahan arus maksimum AC.

  • 7-3: Kesalahan kekurangan arus AC.

Katup dan Kontrol Kompresor

  • 9-0: Kesalahan pemasangan termistor atau kesalahan katup 4 arah.

  • 9-3: Kesalahan kontrol torsi kompresor.

  • 9-4: Kesalahan katup 4 arah atau kesalahan kebocoran gas.

  • 9-5: Kesalahan penutupan katup 2 arah dan katup 3 arah.

  • 9-6: Kesalahan katup solenoid.

Data Memori Unit Luar Ruangan

  • 10-0: Kesalahan data EEPROM unit luar ruangan.

  • 10-1: Kesalahan data EEPROM unit luar ruangan.

  • 10-2: Kesalahan data RAM pada CPU unit luar ruangan.

Kipas DC Unit Luar Ruangan

  • 11-0: Kesalahan putaran kipas DC unit luar ruangan.

  • 11-1: Kesalahan IC driver kipas DC unit luar ruangan.

  • 11-2: Kesalahan kipas DC unit luar ruangan terkunci.

  • 11-3: Kesalahan deteksi putaran negatif kipas DC sebelum kompresor dijalankan.

  • 11-4: Kesalahan deteksi arus inverter untuk kipas DC.

  • 11-5: Kesalahan konektor kipas DC unit luar ruangan terbuka.

Sekering dan Kompresor

  • 12-0: Kesalahan sekering termal pada papan terminal (untuk catu daya).

  • 13-0: Kesalahan kompresor saat start.

  • 13-1: Kesalahan putaran kompresor (pada energizing 120 derajat).

  • 13-2: Kesalahan putaran kompresor (pada energizing 180 derajat).

  • 13-3: Kesalahan deteksi arus inverter.

Tegangan PAM dan Komunikasi Serial

  • 14-0: Kesalahan tegangan berlebih pada PAM.

  • 14-1: Kesalahan clock PAM.

  • 14-2: Kesalahan tegangan kurang pada PAM.

  • 14-4: Kesalahan modul PFC.

  • 17-0: Sirkuit serial terbuka.

  • 18-0: Hubung singkat pada sirkuit serial.

  • 18-1: Kesalahan pengkabelan serial.

  • 18-2: Kesalahan komunikasi serial kecepatan tinggi.

Kipas Unit dalam Ruangan dan Memori

  • 19-0: Kesalahan kipas unit dalam ruangan.

  • 19-1: Kesalahan kipas unit dalam ruangan dengan putaran rendah.

  • 19-2: Kesalahan kipas unit dalam ruangan yang berputar saat berhenti.

  • 19-3: Kesalahan kipas unit dalam ruangan dengan putaran tinggi.

  • 20-0: Kesalahan data EEPROM.

  • 20-1: Kesalahan pembacaan data awal EEPROM eksternal.

  • 20-2: Kesalahan verifikasi EEPROM eksternal.

  • 20-3: Kesalahan komunikasi EEPROM eksternal.

Louver, Plasmacluster, Tegangan, dan Jaringan

  • 21-0: Penutup louver atau tuas penutup louver tidak tertutup sempurna.

  • 22-0: Kesalahan sambungan Plasmacluster.

  • 22-1: Kesalahan sensor Lock On.

  • 22-2: Waktu akumulasi operasi Plasmacluster melebihi batas.

  • 23-0: Salah sambung ke listrik AC 200V.

  • 23-1: Tegangan tidak sesuai saat operasi.

  • 24-0: Kesalahan komunikasi modul LAN nirkabel.

  • 24-1: Kesalahan koneksi dengan router LAN nirkabel.

  • 24-2: Kesalahan kondisi internet.

  • 24-3: Kesalahan koneksi dengan server.

  • 25-1: Kesalahan clock AC.

Sensor, Filter, Panel, dan Mikrokomputer

  • 26-1: Kesalahan termistor suhu ruangan unit dalam ruangan.

  • 26-2: Kesalahan termistor suhu pipa unit dalam ruangan.

  • 26-3: Kesalahan sensor gas.

  • 26-4: Kesalahan sensor debu.

  • 28-0: Kesalahan awal operasi pembersihan filter.

  • 28-1: Kesalahan selama operasi pembersihan filter.

  • 28-2: Panel terbuka atau panel depan tidak tertutup sempurna, atau kesalahan pemasangan filter udara.

  • 28-3: Kesalahan filter terlepas.

  • 29-0: Panel tidak dapat dibuka.

  • 29-1: Panel tidak dapat ditutup.

  • 31-0: Kesalahan sub mikrokomputer.

  • 31-6: Kesalahan sub mikrokomputer.

  • 31-7: Kesalahan sub mikrokomputer.

Langkah Awal Saat Kode Error Muncul

Sebelum menghubungi layanan pelanggan, Sharp menyarankan sejumlah pemeriksaan sederhana sebagai berikut:

  1. Cabut kabel daya AC dari stopkontak.

  2. Periksa apakah filter udara kotor.

  3. Pastikan tidak ada benda yang menutupi lubang masuk dan keluar udara pada unit dalam maupun luar ruangan.

  4. Periksa apakah kertas, daun, atau debu menyumbat sirip aluminium unit luar ruangan.

  5. Tunggu lebih dari satu menit, lalu colokkan kembali kabel daya dan nyalakan AC.

(FHK)

Baca juga: Kenapa Hotspot Tidak Bisa Diaktifkan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya