Memahami AIRPM dalam Konteks Penggunaan ChatGPT

How to tekno
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Belakangan ini, penggunaan ChatGPT makin meluas di berbagai kalangan, baik untuk keperluan profesional, edukasi, maupun sekadar eksperimen teknologi. Dalam penggunaannya, banyak istilah dan fitur tambahan yang mulai bermunculan. Salah satu istilah yang disebut dalam komunitas pengguna adalah AIPRM.
AIPRM dalam konteks penggunaan ChatGPT adalah hal yang menarik untuk dibahas karena sering kali muncul saat orang mencari cara untuk memaksimalkan potensi ChatGPT. Jika penasaran dengan apa itu AIPRM dan fungsinya, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Apa Itu AIRPM dalam Konteks Penggunaan ChatGPT?
Mengutip laman AIPRM, AIPRM dalam konteks penggunaan ChatGPT adalah sebuah ekstensi atau pustaka manajemen prompt yang dirancang untuk membantu pengguna menghasilkan output yang lebih maksimal dari platform AI seperti ChatGPT. AIPRM menyediakan ratusan prompt yang sudah dikurasi dan mencakup berbagai bidang seperti customer support, pemasaran, penulisan konten, hingga riset.
Dengan menggunakan AIPRM, pengguna bisa memilih gaya dan nada yang berbeda sesuai kebutuhan, bahkan menyimpan prompt buatan sendiri untuk digunakan kembali di masa mendatang. Dalam praktiknya, AIPRM sangat berguna untuk proses prompt engineering, yaitu seni merancang perintah (prompt) yang tepat agar ChatGPT bisa memberikan jawaban yang relevan, akurat, dan bernilai.
AIPRM juga memiliki fitur unggulan seperti live crawling, yaitu kemampuan untuk menelusuri informasi terbaru secara daring. Ini menjadi pelengkap yang ideal, karena ChatGPT sendiri tak memiliki akses real-time ke Internet. Dengan demikian, AIPRM membantu mengatasi keterbatasan itu, terutama untuk menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan informasi terkini.
Baca Juga: Mengapa ChatGPT Dikatakan dapat Beradaptasi dengan Berbagai Konteks?
Cara Menggunakan AIRPM untuk ChatGPT
Untuk menggunakan AIPRM dalam ChatGPT secara maksimal, berikut langkah-langkah yang dikutip dari Upwork:
Buka peramban atau browser dan kunjungi Chrome Web Store, cari "AIPRM for ChatGPT", lalu klik tombol “Add to Chrome” dan lanjutkan dengan “Add extension”.
Setelah ekstensi terpasang, otomatis akan diarahkan ke halaman ChatGPT. Muncul pop-up untuk menyambungkan akun OpenAI dan AIPRM, klik “Continue”.
Lanjut ke situs AIPRM untuk login atau mendaftar. Pengguna juga bisa langsung menggunakan akun Google.
Gulir layar ke bawah dan klik “Connect with OpenAI account” untuk menghubungkan akun AIPRM ke ChatGPT.
Jika berhasil, tampilan ChatGPT akan berubah dan fitur AIPRM bisa langsung digunakan.
Tutup pop-up hijau awal dengan mengklik ikon jempol untuk mendapatkan tampilan antarmuka yang lebih bersih.
Klik tab “Public” untuk melihat berbagai prompt buatan komunitas, atau gunakan fitur filter berdasarkan topik, model, atau popularitas.
Cari prompt yang sesuai kebutuhan, lalu klik dua kali untuk memasukkannya langsung ke kolom prompt ChatGPT.
Isi bagian yang diminta oleh templat prompt, misalnya, nama teknologi atau topik tertentu yang ingin dibahas.
Tekan enter, dan ChatGPT akan memproses serta menampilkan respons berdasarkan prompt yang telah dipersonalisasi.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, AIPRM bisa langsung dimanfaatkan untuk mengoptimalkan hasil dari ChatGPT dalam berbagai kebutuhan.
(SAI)
