Konten dari Pengguna

Screenshot Story IG Apakah Ketahuan? Ini Faktanya

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi aplikasi Instagram. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi aplikasi Instagram. Foto: Unsplash

Instagram Story atau Story IG adalah fitur yang digunakan untuk membagikan foto dan video singkat kepada pengikut. Konten yang diunggah melalui fitur ini hanya bisa bertahan selama 24 jam sebelum terhapus otomatis, sehingga perlu disimpan jika ingin dilihat kembali.

Salah satu cara untuk menyimpan konten tersebut adalah dengan mengambil screenshot. Namun, pengguna mungkin khawatir tindakan itu akan memunculkan notifikasi kepada pemilik Story. Lalu, apakah screenshot Story IG ketahuan? Simak faktanya berikut!

Screenshot Story IG Apakah Ketahuan?

Ilustrasi apakah screenshot Story IG ketahuan? Foto: Unsplash

Menyadur dari laman Dash Social, screenshot Story IG saat ini tidak akan ketahuan oleh pemilik konten karena Instagram tidak mengirimkan notifikasi untuk tindakan tersebut. Dengan begitu, pengguna dapat mengambil screenshot untuk menyimpan referensi, inspirasi, atau momen tertentu.

Kebijakan ini sebenarnya pernah berbeda. Pada 2018, Instagram sempat menguji fitur notifikasi screenshot, tetapi fitur tersebut tidak diterapkan secara permanen. Meski begitu, perubahan fitur di Instagram tetap mungkin terjadi sewaktu-waktu, termasuk terkait kebijakan screenshot.

Selain Story, pengguna juga dapat mengambil screenshot pada unggahan, Reels, profil, dan pesan langsung biasa tanpa memunculkan notifikasi kepada pemilik konten. Namun, ada kondisi tertentu yang menjadi pengecualian, yaitu:

  • Foto atau video yang menghilang di Direct Message: Screenshot pada foto atau video yang dikirim menggunakan fitur pesan sementara dapat memicu notifikasi kepada pengirim. Dengan begitu, pengirim bisa mengetahui jika konten tersebut diambil screenshot.

  • Pesan dalam Vanish Mode: Screenshot pada percakapan yang menggunakan Vanish Mode akan memunculkan notifikasi kepada pihak yang mengirim pesan. Notifikasi tersebut menjadi tanda bahwa isi percakapan telah di-screenshot.

Cara Menjaga Privasi di Instagram

Ilustrasi cara menjaga privasi di IG. Foto: Unsplash

Bagi pengguna yang ingin membatasi akses terhadap konten yang dibagikan, Instagram menyediakan beberapa pengaturan privasi yang bisa dimanfaatkan.

Pilihan ini dapat membantu menentukan siapa saja yang dapat melihat Story maupun unggahan, meskipun tidak sepenuhnya mencegah orang mengambil screenshot.

Menyadur dari laman Metricool, berikut beberapa cara menjaga privasi di IG yang perlu diketahui:

  • Menggunakan Akun Privat: Ubah akun menjadi privat agar hanya pengikut yang telah disetujui yang dapat melihat konten. Pengaturan ini membuat akses terhadap unggahan menjadi lebih terbatas.

  • Memanfaatkan Daftar Close Friends: Bagikan Story hanya kepada orang-orang tertentu melalui daftar Close Friends untuk membatasi jumlah orang yang dapat melihatnya.

  • Membatasi atau Memblokir Pengguna: Fitur Restrict dapat digunakan untuk membatasi interaksi dengan akun tertentu, sedangkan Block dapat mencegah akun tersebut melihat konten yang dibagikan.

  • Perlu diketahui: Pengaturan privasi tersebut tidak dapat mencegah pengikut yang sudah memiliki akses untuk mengambil screenshot terhadap konten. Karena itu, tetap pertimbangkan jenis konten yang dibagikan kepada orang lain.

Baca juga: Apa itu Carousel Instagram? Ini Penjelasannya

(RK)