UNISA Yogyakarta Laksanakan Program GEMA SAKINAH
Tulisan dari Unisa Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta melalui Program Studi Fisioterapi melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk GEMA SAKINAH: Gerakan Edukasi Mandiri dan Aktif di Daycare Sakinah. Kegiatan ini merupakan program Pengabdian kepada Masyarakat yang memperoleh hibah pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat dengan ruang lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat.

Program Pengabdian Masyarakat
Program GEMA SAKINAH dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi UNISA Yogyakarta dalam memperkuat kesehatan, kemandirian, dan keberdayaan lansia melalui pendekatan berbasis komunitas. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas disiplin antara bidang Fisioterapi dan Kebidanan bersama mitra Daycare Lansia ‘Aisyiyah (DLCA) Sakinah di bawah koordinasi Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Karangkajen, Mergangsan, Kota Yogyakarta.
Kegiatan PkM ini diketuai oleh Dr. Lailatuz Zaidah, S.Fis., M.Or., dengan anggota tim Siti Arifah, S.ST., M.Keb. dan Siti Istiyati, S.ST., M.Kes.. Pelaksanaan program juga melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman, penerapan keilmuan, serta penguatan peran perguruan tinggi dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan di masyarakat.
Ketua Tim PkM, Dr. Lailatuz Zaidah, S.Fis., M.Or., menyampaikan bahwa dukungan hibah dari Kemdiktisaintek menjadi peluang penting untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan teknologi secara langsung sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Dukungan hibah Pengabdian kepada Masyarakat dari Kemdiktisaintek menjadi penguat bagi UNISA Yogyakarta untuk menghadirkan program pemberdayaan yang tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga meningkatkan kemampuan kader, memperkuat sistem pelayanan, serta mendorong keberlanjutan program kesehatan lansia di tingkat komunitas,” ujar Dr. Lailatuz Zaidah.
Program GEMA SAKINAH berfokus pada dua aspek utama, yaitu penguatan kesehatan dan layanan fungsional lansia serta peningkatan kapasitas manajemen pengelola Daycare Sakinah. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi edukasi kesehatan, pelatihan skrining Penyakit Tidak Menular (PTM), pengukuran antropometri, pelatihan latihan fungsional dan ergonomis, serta pendampingan penggunaan alat kesehatan.
Melalui kegiatan ini, kader dan pengelola Daycare Sakinah memperoleh pelatihan dalam melakukan pemantauan kesehatan dasar serta pencatatan kondisi kesehatan lansia. Program juga mendukung pelaksanaan latihan fisik yang terstruktur untuk membantu menjaga kekuatan otot, keseimbangan, fleksibilitas, dan kemampuan lansia dalam menjalankan aktivitas sehari-hari secara mandiri.
Selain peningkatan kapasitas sumber daya manusia, program GEMA SAKINAH juga mendukung penguatan sarana dan tata kelola Daycare Sakinah melalui penyediaan perangkat pendukung pemeriksaan kesehatan, media edukasi, serta pengembangan Buku Profil Kesehatan Lansia. Buku tersebut diharapkan dapat menjadi media pencatatan dan pemantauan kondisi kesehatan lansia secara berkelanjutan.
Dalam aspek manajemen, tim PkM memberikan pendampingan dalam penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP), pengaturan alur pelayanan, penggunaan alat kesehatan, serta penyusunan jadwal aktivitas. Penguatan tata kelola ini diharapkan dapat membantu pengelola menjalankan layanan daycare secara lebih terstruktur, mandiri, dan berkelanjutan.
Program ini menyasar sekitar 40 lansia dan melibatkan 22 kader serta pengelola Daycare Lansia ‘Aisyiyah Sakinah. Melalui pendekatan partisipatif, kader tidak hanya menjadi penerima pelatihan, tetapi juga berperan aktif dalam pelaksanaan skrining kesehatan, pendampingan aktivitas fisik, pencatatan kondisi kesehatan, serta keberlanjutan program setelah kegiatan PkM selesai.
Kegiatan GEMA SAKINAH mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3, yaitu kehidupan sehat dan sejahtera bagi seluruh kelompok usia. Program ini juga selaras dengan upaya penguatan pembangunan sumber daya manusia dan penerapan konsep active ageing, yaitu mendorong lansia agar tetap sehat, aktif, mandiri, serta berdaya dalam lingkungan keluarga dan masyarakat.
Melalui dukungan hibah Kemdiktisaintek, UNISA Yogyakarta berkomitmen untuk terus mengembangkan program pengabdian yang berbasis kebutuhan masyarakat, mengintegrasikan keilmuan dengan pemberdayaan komunitas, serta menghasilkan manfaat yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Program GEMA SAKINAH diharapkan dapat menjadi salah satu model pemberdayaan lansia berbasis komunitas yang memperkuat kapasitas kader, meningkatkan kualitas layanan daycare, serta mendukung terwujudnya lansia yang sehat, mandiri, aktif, dan bermartabat.

