KKN ITB-AD Jakarta Edukasi Minuman Herbal Sehat sebagai Peluang Usaha Masyarakat

Saya Mahasiswa Aktif ITB Ahmad Dahlan Jakarta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prodi Manajamen
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ike Nurmala Sari tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan edukatif dan partisipatif, mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pendamping, tetapi juga sebagai penggerak perubahan. Hal inilah yang tercermin dalam kegiatan KKN Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta yang mengedukasi masyarakat tentang pengolahan minuman herbal sehat sebagai peluang usaha.
Kegiatan ini dilaksanakan bersama warga dan bertempat di Saung Jingga Pamulang, Tangerang Selatan. Ibu-ibu masyarakat setempat mengikuti kegiatan dengan antusias dalam suasana yang hangat dan kekeluargaan. Saung Jingga Pamulang menjadi ruang belajar bersama yang mendorong interaksi aktif antara mahasiswa dan warga.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memperkenalkan pembuatan susu kedelai dan bir pletok sebagai contoh minuman sehat berbahan alami yang mudah dibuat di rumah. Susu kedelai dipilih karena kaya protein nabati dan dapat menjadi alternatif minuman bergizi bagi keluarga. Sementara itu, bir pletok dikenalkan sebagai minuman tradisional berbasis rempah yang memiliki nilai budaya sekaligus manfaat kesehatan.
Proses pembuatan kedua minuman tersebut disampaikan secara sederhana dan aplikatif. Peserta diajak memahami tahapan pengolahan bahan, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga penyimpanan yang higienis agar produk tetap aman dikonsumsi.
Salah satu peserta kegiatan menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan pengetahuan baru yang bermanfaat.
Selama ini kami tahu minuman herbal, tapi belum pernah mencoba membuat sendiri. Dari kegiatan ini jadi tahu caranya dan ternyata bahannya mudah didapat,” ujar salah satu warga peserta kegiatan.
Tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, kegiatan ini juga menyoroti potensi ekonomi dari minuman herbal. Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa produk berbahan lokal memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai usaha skala kecil. Dengan pengemasan sederhana dan pemasaran yang tepat, minuman herbal dapat menjadi sumber tambahan pendapatan keluarga.
Peserta lainnya juga melihat kegiatan ini sebagai peluang untuk meningkatkan kemandirian ekonomi rumah tangga.
“Kalau dikembangkan dengan baik, minuman seperti ini bisa dijual. Setidaknya bisa menambah penghasilan dan bermanfaat untuk keluarga,” ungkap warga lainnya.
Melalui kegiatan KKN ini, mahasiswa ITB Ahmad Dahlan Jakarta berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat serta pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan. Edukasi minuman herbal di Saung Jingga Pamulang menjadi langkah kecil yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
