Tersangka Penganiayaan Adam Taruna Akpol Bisa Lebih dari Satu Orang

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Foto keluarga Adam. (Foto: Iqra Ardini/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Foto keluarga Adam. (Foto: Iqra Ardini/kumparan)

Brigadir Dua Taruna Mohammad Adam, taruna tingkat II Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah, diperkirakan tewas ketika apel pembinaan oleh para seniornya di luar kegiatan resmi sekolah tersebut. Senior Adam memberi pembinaan karena Adam dianggap tak disiplin saat melakukan pesiar.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono di Semarang seperti dilansir Antara, Jumat (19/5), mengatakan insiden tewasnya Mohammad Adam terjadi usai apel malam.

"Jadi senior melihat juniornya tidak disiplin saat pesiar," katanya.

Baca juga: Isak Tangis Iringi Proses Pemakaman Taruna Akpol M Adam

Baca juga: Kronologi Tewasnya M Adam, Taruna Akpol yang Dianiaya Seniornya

Menurut dia, para taruna junior yang dikumpulkan oleh para seniornya itu di luar kegiatan resmi. Peristiwa itu sendiri terjadi di gedung Flat A yang merupakan titik kumpul.

Saat ini, penyidik masih memeriksa intensif para saksi yang terdiri atas taruna tingkat II dan III yang berada di lokasi kejadian saat itu. Condro menyebut sudah ada 35 taruna yang diperiksa.

Ia juga menyebut tersangka penganiayaan yang menewaskan Mohammad Adam diperkirakan lebih dari satu orang.

Mohammad Adam dilaporkan tewas pada Kamis (18/5) di kompleks Akpol Semarang. Taruna tingkat II tersebut diduga tewas dianiaya seniornya karena menganggap Adam melanggar jam pesiar.