Konten dari Pengguna

Lulusan terbaik FISIPOL UMY Periode IV 2024/2025 dari Ilmu Komunikasi!

Ilmu Komunikasi UMY

Ilmu Komunikasi UMY

Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Akreditasi Unggul, Sertifikasi Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk mahasiswa. Muda Mendunia dengan Kompetensi

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ilmu Komunikasi UMY tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Syifa jadi lulusan terbaik FISIPOL UMY dengan IPK 4.00 (Dok: pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Syifa jadi lulusan terbaik FISIPOL UMY dengan IPK 4.00 (Dok: pribadi)

Yogyakarta - Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) sukses meluluskan sebanyak 80 mahasiswa pada wisuda periode IV T.A. 2024/2025. Acara yang berlangsung pada Rabu (11/06) di Gedung Sportorium UMY ini sekaligus mengakhiri periode pelaksanaan wisuda yang dijadwalkan 4 kali dalam satu tahun akademik.

Sorak gembira semakin bergemuruh ketika giliran mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi maju secara bergantian di venue. Sudah menjadi rahasia umum jika Prodi Ilmu Komunikasi menjadi salah satu prodi dengan penyumbang mahasiswa terbanyak di UMY. Tentunya juga bisa menjadi salah satu nilai tambah bagi almamater prodi.

“Selamat wisuda periode ini, semoga karir ke depan semakin cerah dan bisa membanggakan almamater kita,” ujar Filo, Kaprodi Ilmu Komunikasi UMY pada rabu (11/06)

Prestasi prodi dengan lulusan terbanyak di lingkup Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) UMY sudah menjadi hal yang lumrah. Namun pada periode ini, Prodi Ilmu Komunikasi UMY memimpin prestasi dengan capaian predikat mahasiswa terbaik. Syifa Azzahra, adalah mahasiswa kelas internasional (IPCOS) angkatan 2021 dengan IPK. 4.00. angka yang sempurna untuk dipertahankan selama 8 semester pembelajaran akademik. Selain itu prodi juga meluluskan sebanyak 55 mahasiswa dengan predikat Cumlaude.

“Alhamdulillah IPK aku 4.00, selama ini aku terus berusaha untuk menjaga hubungan yang baik dengan dosen sehingga bisa menjadi salah satu nilai plus,” ujar Syifa mengenai prestasi membanggakan yang diraih.

Lebih lanjut, ia juga menuturkan pentingnya passion atau ketertarikan dengan objek penelitiannya. Ketertarikan terhadap suatu isu menjadi modal utama untuk bersungguh-sungguh dalam mengerjakan skripsi. Saat dikonfirmasi kembali, bahkan ia memberikan nilai 6 dari 10 terkait tingkat kesulitan pengerjaan skripsinya.

“tingkat kesulitan skripsi aku 6 dari 10, memang harus tahan banting dan percaya diri,” candanya.

Tak lupa pula syifa memberikan sedikit tips dan trik agar bisa mengerjakan skripsi dengan tenang sampai mendapatkan nilai yang mungkin nyaris sempurna. Menurutnya percaya diri dan ketekunan merupakan hal mendasar yang perlu dilakukan secara konsisten. Dengan demikian, faktor tersebut akan menjadi modal besar dalam menerjang badai rintangan ‘per-skripsian duniawi’ mahasiswa.

Selamat kepada wisudawan Prodi Ilmu Komunikasi UMY!