5 Catatan Menarik Usai Laga Liverpool vs Chelsea

Info Bola adalah story berita bola hari ini, jadwal terkini, tentang pemain, sepak bola Liga indonesia, Eropa, dan dunia.
Tulisan dari Info Bola tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Delapan gol tercipta di laga Liverpool vs Chelsea. The Reds melengkapi perayaan juaranya dengan menghajar Chelsea 5-3 dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-37, Kamis (23/7/2020) dini hari WIB.
Kelima gol Liverpool dalam pertandingan yang berlangsung di Anfield itu dicetak oleh Naby Keita, Trent Alexander-Arnold, Georginio Wijnaldum, Roberto Firmino, dan Alex Oxlade-Chamberlain.
Sementara itu, gol-gol Chelsea diciptakan oleh Olivier Giroud, Tammy Abraham, dan Christian Pulisic.
Dengan hasil ini, Liverpool sudah mencatatkan 31 kemenangan dalam 37 pertandingan di Premier League. Pasukan Juergen Klopp itu kini mengumpulkan 96 poin. Sedangkan Chelsea masih tertahan di peringkat keempat klasemen sementara Liga Inggris dengan 63 poin.
Mengutip beberapa sumber, Info Bola merangkum sejumlah catatan menarik dari laga Liverpool vs Chelsea.
Persaingan Finis di Zona Liga Champions Semakin Seru
Perebutan gelar gelar juara Liga Inggris musim ini tidak berlangsung seru karena adanya ketimpangan jarak poin yang cukup jauh antara Liverpool dengan Manchester City. Ketimbang itu, perhatian publik justru tertuju pada persaingan memperebutkan posisi empat besar.
Manchester United menunjukkan kebangkitan selama tahun 2020 ini. Saat ini, Iblis Merah bisa bertengger di peringkat ketiga setelah sebelumnya lama mengisi posisi kelima. Berkat kekalahan ini, Chelsea turun ke peringkat empat.
Liga Inggris tinggal menyisakan satu pertandingan lagi, dan jarak antara peringkat ketiga hingga kelima hanya satu poin saja. Di laga terakhir liga, Manchester United akan bertamu ke King Power Stadium untuk menghadapi Leicester City.
Sementara itu, Chelsea pun harus menjalani laga terakhir yang tidak kalah beratnya. Mereka bakal menjamu Wolverhampton di Stamford Bridge. Bisa dipastikan, perebutan posisi finis di zona Liga Champions musim depan akan berlangsung seru dan ketat.
Lini belakangmu itu, loh, Chelsea
Chelsea telah mempersiapkan lini depannya musim depan agar semakin ganas dengan mendatangkan Hakim Ziyech dan Timo Werner. Namun, seperti yang santer diberitakan, The Blues masih belum puas dan ingin menambah pemain dengan tipe menyerang lainnya.
Entah disadari atau tidak, masalah Chelsea sebenarnya terletak di area pertahanan. Mereka memiliki torehan paling buruk dalam urusan kebobolan di antara penghuni 10 besar Liga Inggris musim ini.
Lima gol yang masuk ke gawang Kepa Arrizabalaga pada pertandingan kali ini sudah membuktikan bahwa Chelsea sedang mengalami masalah di lini belakangnya. Lalu, kapan Frank Lampard membujuk manajemen untuk merekrut bek atau kiper baru?
Olivier Giroud Belum Habis
Kepercayaan Lampard kepada Giroud tampaknya dibayar tuntas oleh sang striker. Total sebanyak delapan gol telah diciptakannya selama tahun 2020 ini. Enam di antaranya didapatkan setelah kompetisi kembali bergulir.
Pada laga lawan Liverpool, striker asal Prancis itu mencetak gol pertama sekaligus memberikan Chelsea harapan untuk mengejar ketertinggalan. Skornya bahkan sempat jadi 3-4. Sayangnya, gol Alex Oxlade-Chamberlain membuyarkan harapan the Blues untuk menyamai skor.
Trent Alexander-Arnold Boleh Jadi Merupakan Bek Kanan Terbaik di Liga Inggris Saat Ini
Salah satu kunci kesuksesan Liverpool dalam dua musim terakhir terletak pada performa dua bek sayapnya, Andrew Robertson dan Trent Alexander-Arnold. Mereka menciptakan banyak peluang krusial dan juga mencatatkan beberapa assist.
Musim ini adalah yang terbaik bagi Trent Alexander-Arnold. Pemain berusia 21 tahun tersebut sudah mengantongi empat gol dan 15 assist dari 48 penampilan di semua ajang bersama Liverpool. Salah satu golnya tercipta lewat cara yang indah pada laga kali ini.
Ia menunjukkan kepiawaiannya dalam mengeksekusi tendangan bebas. Sepakan melengkung yang melewati pagar hidup Chelsea membuat Kepa Arrizabalaga terpaku melihat bola masuk ke gawangnya.
Selain itu, ia juga memberikan assist yang berujung pada gol Roberto Firmino pada menit ke-55. Mengutip Whoscored, Trent dinobatkan jadi Man of The Match dengan nilai 8,5 atas performanya.
Naby Keita Mulai Mengeluarkan Potensinya
Ekspektasi terhadap Keita sangatlah tinggi saat pertama kali didatangkan pada tahun 2018. Performanya saat berseragam RB Leipzig begitu apik sehingga dirinya dipercaya memakai nomor punggung yang pernah dikenakan Steven Gerrard.
Sayangnya, penampilannya tidak mencapai ekspektasi publik pada awal-awal kariernya di Anfield. Namun secara perlahan, pemain berusia 25 tahun tersebut mulai terbiasa dengan pola permainan Liga Inggris.
Cederanya Jordan Henderson telah memberi Keita kesempatan tampil lebih. Ia pun berhasil memanfaatkan peluang itu dengan sangat baik.
Gol ke gawang Chelsea adalah yang pertama bagi Keita di Anfield musim ini. Tembakan keras lewat dari luar kotak penalti gelandang asal Guinea itu berhasil membuka keunggulan The Reds pada laga tersebut.
