Konten dari Pengguna

5 Tindakan Suporter yang Berujung Sanksi

Info Bola

Info Bola

Info Bola adalah story berita bola hari ini, jadwal terkini, tentang pemain, sepak bola Liga indonesia, Eropa, dan dunia.

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Info Bola tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

5 Tindakan Suporter yang Berujung Sanksi
zoom-in-whitePerbesar

Suasana di tribun suporter Galatasaray. (Youtube)

Suporter merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dengan sepak bola. Dalam sebuah pertandingan, suporter menjadi titik perhatian tersendiri di mata masyarakat.

Aksi suporter selalu menarik perhatian, mulai dari aksi kreatif hingga tindakan ‘kriminal’-nya. Tak hanya di Indonesia, aksi ‘kriminal’ juga dilakukan oleh suporter sepak bola mancanegara.

Ulah suporter dapat berdampak buruk bagi sebuah tim sepak bola. Federasi yang bersangkutan tentunya akan memberikan sanksi kepada sebuah klub atas tindakan suporternya.

Hal ini tak lepas dari pengaruh suporter yang cukup besar terhadap performa klub di dalam sebuah pertandingan. Berikut merupakan daftar 5 tim yang terkena sanksi akibat ulah suporternya.

1. Spanduk Berbau Politik

5 Tindakan Suporter yang Berujung Sanksi (1)
zoom-in-whitePerbesar

Spanduk berbau politik saat pertandingan Kualifikasi Piala Eropa 2012. (AFP)

Federasi Sepak bola Rumania (FRF) harus menelan pil pahit setelah pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2012 menghadapi Bosnia-Herzegovina di Bucharest pada 3 Juni 2011.

Para suporter mereka saat itu membawa spanduk bertuliskan ‘Bebaskan Mladic’. Tulisan tersebut mengacu kepada mantan jenderal pasukan Serbia, Ratko Mladic yang didakwa sejumlah tuduhan, termasuk melakukan pembantaian umat Muslim Bosnia semasa Perang Balkan di dekade 1990-an.

Pertandingan itu sendiri digelar sehari setelah sidang pengadilan pertama Mladic di Belanda. UEFA pun akhirnya menjatuhkan sanksi berupa denda kepada FRF senilai Rp 180.000.000 karena suporter mereka membawa slogan politik ke dalam pertandingan.

2. Suporter PSMS Medan Menyalakan Flare

5 Tindakan Suporter yang Berujung Sanksi (2)
zoom-in-whitePerbesar

Suasana di tribun saat suporter PSMS menyalakan flare. (Youtube)

Usai laga kontra PSM Makassar yang digelar di Stadion Teladan, Medan, Manajemen PSMS harus menerima sanksi berupa denda sebesar Rp 255.000.000 akibat ulah suporter mereka.

Komdis PSSI menilai bahwa PSMS telah melanggar pasal 70 lampiran 1 jo. Pasal 41 ayat (1) Kode Disiplin PSSI. Manajemen PSMS pun mengakui kesalahan suporter mereka yang menyalakan flare saat pertandingan berlangsung.

3. Hukuman Bertubi-Tubi untuk Persib Bandung

5 Tindakan Suporter yang Berujung Sanksi (3)
zoom-in-whitePerbesar

Bendera Persib berkibar di tribun penonton. (Dokumentasi Bobotoh)

Tewasnya Haringga Sirila, anggota Jakmania yang dikeroyok suporter Persib, Viking, mengakibatkan hujan sanksi bagi Persib Bandung. Klub asal Ibu kota Jawa Barat tersebut harus menikmati pertandingan home mereka di luar Pulau Jawa (Kalimantan) sampai akhir musim 2018, serta pertandingan home tanpa penonton sampai pertengahan musim 2019.

Setelah itu, Manajemen Persib Bandung harus membayar denda sebesar Rp 100.000.000 atas kematian Haringga Sirila di Bandung. Pada pertandingan tersebut, Official Persib Bandung, Fernando Soler pun mengintimidasi wasit agar Persib memenangkan pertandingan.

Atas intimidasi tersebut, Soler diberikan sanksi larangan masuk stadion sampai musim kompetisi 2018 berakhir. Tak hanya sampai situ, para pemain Persib yang bertindak tidak sportif sepanjang pertandingan pun turut dikenakan sanksi, mulai dari teguran keras hingga larangan bermain 2 sampai 5 pertandingan.

4. Pelemparan Red Flare oleh Suporter Timnas Serbia

5 Tindakan Suporter yang Berujung Sanksi (4)
zoom-in-whitePerbesar

Suporter Serbia saat menonton pertandingan kontra Italia di Genoa.(Youtube)

Italia menjamu Serbia dalam Kualifikasi Piala Eropa 2012 yang digelar di Stadion Luigi Ferraris, Genoa. Pada laga tersebut, wasit menghentikan pertandingan pada menit ke-6 akibat ulah suporter Timnas Serbia yang melempar red flare ke dalam lapangan dan hampir mengenai pemain Italia, Zambrotta dan Chiellini.

Akibat aksi tersebut, federasi sepakbola Serbia (FSS) menjatuhkan sanksi satu laga tanpa penonton, saat menjamu Irlandia Utara, Maret 2011. Selain itu, UEFA juga menjatuhkan sanksi berupa denda senilai Rp 1,4 miliar kepada FSS.

5. Peristiwa Heysel

5 Tindakan Suporter yang Berujung Sanksi (5)
zoom-in-whitePerbesar

Ilustrasi suporter garis keras. (Reuters/Florion Goga)

Stadion Heysel, Belgia menjadi sejarah kelam sepakbola eropa. Pada 29 Mei 1985, digelar pertandingan Final Liga Champions Eropa antara Juventus kontra Liverpool.

Kejadian bermula saat kedua belah suporter saling ejek sebelum pertandingan dimulai. Satu jam sebelum kick off babak pertama, suporter Liverpool merangsek masuk ke tribun Suporter Juventus.

Kericuhan pun terjadi dan mengakibatkan puluhan suporter Juventus tewas dan ratusan luka-luka. Atas kejadian ini, bukan hanya Liverpool yang mendapatkan sanksi.

UEFA menjatuhkan sanksi larangan mengikuti kompetisi Internasional kepada seluruh klub asal Inggris. Padahal, saat itu merupakan masa kejayaan klub-klub Inggris di kancah Eropa maupun Internasional.