5 Ulasan Jelang Laga Juventus Vs Udinese pada Liga Italia Pekan Ke-27

Info Bola adalah story berita bola hari ini, jadwal terkini, tentang pemain, sepak bola Liga indonesia, Eropa, dan dunia.
Tulisan dari Info Bola tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Juventus bakal menjamu Udinese pada lanjutan Liga Italia pekan ke-27 , Sabtu (9/3/2019) pukul 02.30 WIB. Bermain di Allianz Stadium, ‘I Bianconeri’ yang sudah hampir dipastikan menjuarai liga kini bertujuan menjaga rekor tak terkalahkannya. Namun, tim tamu yang juga berjuluk Bianconeri, juga dalam momentum yang bagus usai baru menang dua laga beruntun.
Walau pekan lalu Juventus menang dalam kontra rival terberatnya beberapa musim terakhir, yakni Napoli, performa raksasa Turin tersebut belum banyak berubah. Selain bertujuan menang, kini ‘si nyonya tua’ tengah kembali membangun kepercayaan diri buat menyambut laga Atletico Madrid. Pada leg kedua, mereka harus takluk dengan skor 2-1.
Taktik Massimiliano Allegri yang fokus pada permainan defensif jadi sorotan publik. Kala menghadapi Napoli, saat sudah unggul dua gol dari Miralem Pjanic dan Emre Can, Juventus diserang habis-habisan di babak kedua. Tepatnya sejak Pjanic diusir usai mendapat kartu merah pada menit ke 47, Partenopei langsung mengurung tuan rumah sampai penguasaan bola mencapai 75 persen.
Juventus yang tak berdaya kala itu, hanya melepas satu tembakan ke gawang lawan. Sedangkan Napoli yang kerap menyerang, dari 14 percobaan, tiga mengarah ke gawang dan berhasil mencetak satu gol lewat Jose Callejon. Armada Massimiliano Allegri beruntung penyelesaian akhir lawannya sedang buruk.
Tim tamu akan datang dengan kepercayaan diri usai menang dua laga beruntun. Sejak terakhir kalah 2-0 dari Juventus bersama Julio Velazquez, Udinese yang memecatnya sudah berubah bersama manajer anyar mereka, Davide Nicola.
Dengan formasi tiga bek, ada pemain seperti Di Maio, Sandro, dan Stefano Okaka yang belakangan ini membuat tim tampil apik. Harus bermain tanpa Rolando, Mandragora, dan Valon Behrami, Seko Fofana sudah dipersiapkan sebagai pelapis.
Berangkat dari sana, berikut lima ulasan jelang laga Juventus kontra Udinese di Liga Italia pada pekan ke-27.
Juventus diprediksikan bertarung dengan lapis kedua
Bakal menghadapi Atletico Madrid tengah pekan depan, Juventus disebut bakal menyimpan kekuatan utamanya. Pasalnya, Juve tertinggal dua gol pada leg pertama yang membuat mereka harus mengemas minimal tiga gol untuk lolos langsung ke perempat final. Karena itu, skuat 'si nyonya tua' mesti dalam kondisi terbaik dengan diistirahatkan kontra Udinese.
Lapis kedua Juventus pun sejatinya tak buruk. Masih ada nama seperti Barzagli dan Rugani yang bisa dipercaya mengawal ketat jantung pertahanan ‘Nyonya Tua’. Sementara Emre Can dan Martin Caceres bisa mengisi posisi yang ditinggalkan pemain yang harus absen, Miralem Pjanic dan Joao Cancelo.
Mengistirahatkan Ronaldo, Moise Kean akan tampil
Pada laga nanti, Massimiliano Allegri mengatakan akan memasang penyerang muda Juventus, Moise Kean sebagai pengganti Ronaldo yang bakal diistirahatkan. Musim ini, penyerang berusia 19 tahun tersebut baru bermain dua kali untuk Juventus di Liga Italia. Keduanya sebagai pemain pengganti dan belum berhasil mencetak gol.
Namun, saat dipercaya tampil dari awal di Piala Italia menghadapi Bologna, penyerang Timnas U-21 Italia tersebut mencetak satu gol. Punya teknik yang bagus, kecepatan, dan fisik yang mumpuni sebagai penyerang, kegigihan Moise Kean dalam mencetak angka membuat dirinya bisa diharapkan jadi tumpuan utama nantinya.
3. Rodrigo de Paul perlu diwaspadai
Musim ini Udinese memang tengah terpuruk. Tim asuhan Davide Nicola tersebut kini terdampar di posisi ke-15 klasemen sementara Liga Italia. Bermain 25 kali, mereka baru mengoleksi 25 angka dari 6 menang, 7 imbang dan 12 kalah. Tak hanya catatan pertandingan, mereka pun kesulitan di depan gawang dengan baru mencetak 21 gol.
Capaian itu bahkan hanya selisih dua dari Ronaldo yang sudah mencatat 19 gol. Namun, bukan berarti Juventus bisa meremehkan tim tamu. Ada Rodrigo de Paul yang mampu memberi ancaman. Gelandang serang berusia 24 tahun tersebut sudah mencetak tujuh gol sejauh ini. Pergerakannya di tengah bisa saja mengejutkan Juventus yang bakal turun dengan lapis kedua.
4. Mengandalkan Mandzukic
Jelang menghadapi Udinese, dikabarkan oleh Allegri, Mario Mandzukic dan Paulo Dybala menjalani latihan terpisah dengan rekan-rekan lainnya. Salah satunya mungkin saja bakal istirahat. Melihat kondisi kebugaran, menurut Allegri, Mandzukic menjadi pilihan yang paling mungkin untuk diturunkan pada laga tersebut.
Penyerang asal Kroasia tersebut bisa berpasangan dengan Moise Kean di lini depan. Bila Allegri memutuskan memakai skema 4-3-3 seperti biasanya, Mandzukic dapat berperan di bagian kiri, sedangkan di kanan bisa diisi oleh Federico Bernardeschi. Kerap mencetak gol di saat-saat krusial, nantinya Mandzukic dapat menjadi andalan Juventus.
5. Momen kebangkitan Juventus
Sejak kalah dari Atletico Madrid, dua pekan terakhir di Liga Italia dilalui Juventus dengan kurang memuaskan. Walau diperkuat Cristiano Ronaldo, Bianconeri tetap kesulitan kala menghadapi Bologna. Pada laga tersebut bahkan Bologna bisa mengimbangi Juventus. Beruntung gol semata wayang Paulo Dybala pada menit ke-67 bisa bawa pulang tiga poin.
Ketika menghadapi rival terberat di Liga Italia, Napoli, Juventus sempat menguasai laga di babak pertama. Namun, penyakit lama Allegri kambuh setelah unggul 2-0. Bermain bertahan di babak kedua, Partenopei pun membombardir Juve seketika Miralem Pjanic diusir karena kartu merah.
Padahal, kala itu mereka sama-sama bermain dengan 10 pemain, setelah sebelumnya Alex Meret diganjar kartu merah. Juventus beruntung Napoli hanya mencetak satu angka, mengakhiri laga dengan skor 2-1. Menghadapi Udinese bisa jadi awal momen kebangkitan Juve demi bisa mengatasi Atletico di leg kedua Liga Champions nantinya. (bob)
