Pencarian populer

5 Ulasan Jelang Laga Liverpool vs Fulham di Liga Inggris Pekan Ke-31

Penyerang Liverpool, Mohamed Salah, membobol gawang Fulham yang dikawal oleh Sergio Rico. (Foto: Reuters/Andrew Boyers )

Sudah gugur dari Piala FA, Liverpool bakal melakoni Liga Inggris pekan ke-31 menghadapi Fulham pada pukul 21.15 WIB, Minggu (17/3). Bermain di Anfield, ‘The Reds jelas mengincar tiga poin demi naik ke puncak klasemen. Sementara Fulham yang dikejar bayang-bayang degradasi tentu berambisi mencuri poin.

Kini, Liverpool berada di urutan kedua klasemen sementara Liga Inggris. Armada Juergen Klopp mengoleksi 73 poin, hanya kalah satu poin dari Manchester City di puncak klasemen. Sementara Fulham tengah berkutat di zona degradasi. Mengoleksi 17 poin, beda 13 poin dari batas aman, hampir mustahil buat mereka tetap berada di kasta tertinggi musim depan.

Jelang laga tersebut, Juergen Klopp berharap anak asuhnya tidak meremehkan Fulham. Pasalnya, klub asal kota London tersebut terkadang membuat kejutan. Laga tersebut pun menurutnya tidak ada hubungan dengan saat Liverpool menaklukkan Bayern Muenchen. “Itu hanya laga yang sangat penting untuk kami,” kata Klopp dilansir situs resmi Liverpool..

“Kami tak terpaku pada situasi di klasemen atau apalah, kami hanya fokus kepada situasi kami (sekarang). Namun kami tahu seberapa sulit itu,” kata Klopp.

Juergen Klopp masih yakin Liverpool bisa juara Premier League 2018/19. Foto: REUTERS/David Klein

Pada laga kontra Fulham tersebut, Klopp mengharapkan momen-momen jenius dari pemain, seperti Alisson Becker, Trent Alexander-Arnold, dan Mohamed Salah untuk menang. “Itu sulit, tapi kami harus melihat kesempatan karena itu laga selanjutnya yang bakal kami mainkan dan itu merupakan salah satu yang sangat penting,” ucap pelatih asal Jerman itu.

Sementara dari Fulham, dilansir dari situs resmi klub, manajer mereka Scott Parker mengaku ingin ambil peran dalam mempengaruhi tensi perebutan gelar Liga Inggris. Menurutnya, Fulham punya beberapa nama-nama bagus dan ingin mulai memaksimalkan potensi para mereka.

“Itu (lawan Liverpool) sudah pasti jadi tantangan besar. Mereka bertarung demi meraih hasil yang tepat di akhir klasemen, bertarung buat kejuaraan, suatu klub yang penuh dengan pemain kualitas yang beberapa merupakan kelas dunia. Sebagai tim mereka juga fantastik, Jadi itu tantangan besar buat kami sebagai tim tapi yang kami nantikan juga,” kata Parker.

“Mereka tim yang mematikan. Kecepatan dan tenaga yang mereka punya saat ini menakutkan. Mereka punya manajer top kelas dunia dan konsisten tampil bagus dalam beberapa musim terakhir. “Jadi itu bakal jadi laga yang sulit,” kata Parker.

Jelang laga tersebut, berikut lima ulasan antara Liverpool kontra Fulham di Liga Inggris pekan ke-31.

1. Liverpool siap lanjutkan momentum bagus

Van Dijk selebrasi usai mencetak gol. (Foto: REUTERS)

Bakal menjamu Fulham, Liverpool kini dalam momentum yang bagus usai sebelumnya menumbangkan raksasa Jerman, Bayern Muenchen di Liga Champions. Hebatnya lagi, Mohamed Salah dan kolega memulangkan sang wakil Jerman di kandangnya sendiri, Allianz Arena.

Setelah hanya bermain imbang di Anfield, Bayern lebih diunggulkan sampai pada akhirnya brace Sadio Mane dan sebuah gol tandukan Virgil Van Dijk membungkam tuan rumah. Dengan momentum tinggi tersebut, mereka bakal bersua Fulham di lanjutan Liga Inggris pekan ke-31. Tentu, kini Klopp mengincar kemenangan demi mempertahankan momentum itu.

2. Sadio Mane tengah dalam performa terbaik

Aksi Sadio Mane saat membobol gawang Manuel Neuer. Foto: REUTERS/Michael Dalder

Kala Mohamed Salah tengah bermain tak maksimal, Sadio Mane keluar dari bayang-bayang dan tampil impresif jadi andalan utama klub. Mencetak 8 gol dari 8 penampilan terakhir di Liga Inggris, Sadio Mane yang mencetak 16 gol dan masuk jajaran top skor. Dirinya bahkan jadi pencetak gol terbanyak yang tanpa dari titik putih.

Penampilan impresifnya pada beberapa laga terakhir pun terbawa pada laga kontra Bayern. Mane sukses jadi pemain kunci Liverpool dengan mencetak dua gol. Kini, Fulham tengah terseok-seok hampir di dasar klasmen. Fulham pun jadi tim yang paling sering kebobolan, membuatnya nanti jadi sasaran empuk Mane.

3. Memberikan tekanan kepada Manchester City

Sergio Aguero merayakan golnya ke gawang Swansea City. Foto: Reuters/John Sibley

Bentrok dengan jadwal Piala FA, Liga Inggris bakal hanya menampilkan 5 pertandingan pekan ini dan sisanya bakal digelar usai jeda internasional. Manchester City jadi salah satu tim yang laganya harus ditunda. Liverpool bisa memberikan tekanan kepada City dengan menyalip mereka nantinya.

Bila mengalahkan Fulham, ‘The Reds’ bakal naik ke puncak klasmen. City yang harus bertandang ke markas Fulham pekan berikutnya tentu jadi di bawah tekanan harus menang. Walau begitu, ‘The Citizens’ punya kepercayaan diri yang tinggi, setelah menang dramatis dari Swansea di Piala FA.

4. Fulham di ujung tanduk

Pemain fulham merayakan gol (Foto: Reuters/Carl Recine )

Seperti yang disebutkan sebelumnya, Fulham kini dalam kondisi hampir mustahil lolos dari zona merah. Kini, The ‘Cottagers’ berada di urutan ke-19 klasemen sementara Liga Inggris. Jarak 13 poin harus mereka kejar di sisa 9 laga bila ingin bertahan di kasta tertinggi. Bakal tambah sulit buat Fulham untuk lolos bila nanti kalah dari Liverpool.

Namun, baru memecat Claudio Ranieri, kini Fulham bersama pelatih sementara, Scott Parker. Walau sejauh dua laga belum memberikan hasil maksimal, angin segar jelas terasa pada dua laga tersebut. Bila bisa menang atau setidaknya imbang dari Liverpool Fulham bisa kembali berharap bertahan di kasta tertinggi Liga Inggris.

5. Kebugaran pemain Liverpool

Pemain Liverpool merayakan gol Salah. (Foto: REUTERS/Phil Noble)

Baru menghadapi Bayern Muenchen di Liga Champions, Liverpool tentu kelelahan dengan hanya istirahat dalam beberapa hari. Kondisi kurang bugar tersebut pun nantinya bisa dimanfaatkan oleh Fulham. Liverpool bisa melakukan perubahan dengan mengistirahatkan beberapa pemain.

Namun, bila Liverpool menargetkan Liga Inggris, mereka harus berusaha tetap dengan intensitas biasanya dalam menghadapi Fulham. Sedikit perubahan bisa dilakukan, tapi tentu tak bisa langsung semua pemain.

Di atas kertas, Liverpool jelas difavoritkan untuk membungkam Fulham. Namun, pada perebutan gelar dan pertarungan zona merah, semuanya bisa terjadi. Liverpool tak bisa meremehkan Fulham dan harus mempertahankan momentum dengan kemenangan demi bisa jadi juara di akhir musim. (bob)

Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.60